Anak Ketua DPRD Ambon Lakukan Penganiayaan Kepada Pelajar Berusia 15 Tahun Hingga Tewas Lantaran Tak Disapa, Kepolisian Tegaskan Tak Akan Pilih-Pilih

<p>Ket.Foto: Seorang anak ketua DPRD Ambon telah lakukan penganiayaan terhadap bocah pelajar hingga tewas (Foto/Ilustasi/Freepik)</p>
Ket.Foto: Seorang anak ketua DPRD Ambon telah lakukan penganiayaan terhadap bocah pelajar hingga tewas (Foto/Ilustasi/Freepik)

Nasional, gemasulawesi – Seorang anak Ketua DRPD Ambon dikabarkan telah lakukan penganiayaan kepada seorang pelajar berusia 15 tahun hingga akhirnya tewas.

Peristiwa penganiayaan yang terjadi pada malam hari Minggu, 30 Juli 2023 di depan asrama Polri, Talake, Ambon, Maluku dimana seorang anak Ketua DPRD Ambon tersebut tidak disapa oleh pelajar tersebut saat memasuki lorong kompleks.

RRS, pelajar korban penganiayaan yang dilakukan anak Ketua DPRD Ambon diketahui Tengah berboncengan bersama temannya menggunakan motor yang sedang menuju ke rumahnya di Talake untuk mengambil jaket.

Baca:Dua Dekade Parigi Moutong, Harus Bisa Menggenjot Pembangunan

Ketika korban bersama temannya sampai gapura, Abdi Toisuta yang merupakan Anak DPRD Ambon tersebut sedang berjalan kaki dan tiba-tiba dirinya marah dan mengejar korban hingga berhenti.

Pada video yang beredar di media sosial, pelaku yang diketahui merupakan anak kedua dari Elly Toisuta langsung memukul kepala belakang korban sebanyak tiga kali hingga akhirnya korban pingsan di atas motor.

Diduga pelaku tersinggung sebab korban dan temannya masuk ke kompleks tanpa menyampaikan teguran kepadanya.

Baca:Kebijakan Penerimaan CPNS Tahun 2020 Dipertanyakan

“Masuk kompleks tuh tagor abang – abang lai,” ujar pelaku disertai melontarkan pukulan ke kepala korban.

Mengetahui kejadian itu, keluarga korban pun langsung keluar rumah dan menegurnya.

Pelaku yang kala itu masih emosi pun menjawab dengan nada tinggi disertai lambaian tangan ke arah keluarga, dimana dirinya akan bertanggung jawab.

Baca:Korban dari Viralnya Seorang Wanita Diduga Sengaja Ditabrak Kekasihnya Telah Melapor, Kepolisian Sebut Korban dan Pelaku Sempat Mengendarai Motor Beriringan: Korban Laporkan Dugaan Penganiayaan

Beta akan tanggung jawab semuanya,” tuturnya kembali yang dikutip pada Selasa, 1 Agustus 2023.

Korban pun akhirnya dilarikan ke RS Leimena untuk segera mendapatkan perawatan medis.

Namun, nyawa korban pun tak dapat diselamatkan.

Baca:Ayah David Ozora Sebut Dugaan Adanya Mafia Ikut Andil dalam Kasus Penganiayaan Agar Mario Dandy Tak Dikenakan Pasal: Pemutarbalikkan Fakta Dilakukan Kepolisian

Di samping itu Irjen Pol Lotharia Latif, Kapolda Maluku telah memerintahkan kepada Kapolresta Ambon serta Pulau Lease untuk segera lakukan proses hukum.

Lotharia pun turut menegaskan bahwa semua tindakan pidana harus tetap dilakukan tanpa membandingkan status atau menyangkut anak pejabat dan tidaknya.

“Kapolda telah memerintahkan Kapolres Ambon untuk segera mencari dan menangkap pelaku untuk segera di proses hukum,” tuturnya Kombes Pol Roem Ohoirat, Kabid Humas Polda Maluku.

Baca:Sadis! Dalam Sidang Perdana Hari ini, Jaksa Sebut Mario Dandy Bersenang-senang Saat Lakukan Penganiayaan Hingga Targetkan Kepala Korban: Terdakwa Telah Berpikir Tenang dan meneguhkan Niat

“Tidak ada pilih-pilih dalam menegakkan hukum, semua sama di depan hukum,” lanjutnya. (*/Naaf)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim           

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Perkara Sakit Hati Karena Dibully, Seorang Pelajar di SMA Favorit Banjarmasin Tega Menikam Temannya Menggunakan Alat Senjata Tajam

Seorang pelajar SMA di Banjarmasin telah menikam temannya menggunakan alat senjata tajam, motifnya karena sakit hati sering dibully.

Gegara Kesal Direcoki Saat Tengah Bermain Catur, Seorang Dokter RS Bahagia Makassar Memukul Seorang Anak Hingga Terjatuh dan Alami Luka di Area Bibir

Seorang dokter RS Bahagia Makassar terlihat memukul seorang anak karena kesal dirinya direcoki saat Tengah bermain catur.

Seorang Pekerja Sawit di Kalimantan Barat Diterkam Buaya Saat Bekerja, Korban Alami Luka Parah di Area Kaki Akibat Gigitan

Seorang wanita yang merupakan pekerja sawit di Kalimantan Barat diterkam buaya saat dirinya sedang bekerja di sekitar anak sungai.

Usai Viral Seorang Pelamar Mengaku Jadi Korban Dugaan Penipuan Lowongan Pekerjaan di Ruko Galaxy Bekasi, Kini Kondisinya Tutup Hingga Kepolisian Belum Bisa Pastikan Kebenarannya

Dengan viralnya seorang pelamar yang diduga menjadi korban penipuan lowongan pekerjaan di ruko Galaxy Bekasi, ruko terlihat tutup.

Terungkap Modus yang Dilakukan Oknum Imigrasi dalam Kasus TPPO Organ Ginjal ke Kamboja, Kini Tersangka Bertambah Menjadi 15 Orang

Telah diungkap oleh kepolisian, dimana oknum imigrasi dalam kasus TPPO Organ ginjal ke Kamboja meloloskan para korban melalui jalur khusus.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;