Dilakukan Hanya 1 Hari, Mendagri Sebut Pemilu Indonesia Salah Satu yang Paling Rumit di Dunia

Ket. Foto: Menteri Dalam Negeri Mengatakan Jika Pemilu di Indonesia Adalah Salah Satu Pemilu yang Paling Rumit di Dunia
Ket. Foto: Menteri Dalam Negeri Mengatakan Jika Pemilu di Indonesia Adalah Salah Satu Pemilu yang Paling Rumit di Dunia Source: (Foto/Instagram/@titokarnavian)

Nasional, gemasulawesi – Menurut laporan, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyatakan jika pemilu di Indonesia adalah salah satu pemilu yang paling rumit di dunia.

Selain itu, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengatakan jika pemilu di Indonesia juga termasuk yang paling kompleks di dunia.

“Pemilu yang diadakan di Indonesia adalah salah satu pemilu yang paling besar di dunia yang dilakukan dalam waktu 1 hari untuk 5 jenis pemilihan,” katanya.

Baca Juga:
Akui Ada Perubahan Data Perolehan Suara Caleg pada Sirekap, KPU Sebut Karena Sinkronisasi Sistem

Mendagri menyebutkan jika 5 jenis pemilihan tersebut adalah pemilihan capres dan cawapres, DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten atau Kota dan DPD.

Tito juga membandingkan pemilu di Indonesia dengan pemilu beberapa negara yang lain, seperti yang Cina.

“Untuk Cina, dia tidak melakukan pemilu, karena 1 partai, sosialis, sedangkan untuk India, mereka melakukan proses pemilu hampir 2 bulan dikarenakan per negara bagian,” ujarnya.

Baca Juga:
Miliki Banyak Kekayaan Alam, Menteri KKP Sebut Indonesia Perlu Tekankan Pentingnya Implementasi 5 Kebijakan Ekonomi Biru

Lebih lanjut, Menteri Dalam Negeri mengatakan jika Amerika Serikat juga sama halnya dengan India, melakukannya per negara bagian dan berturut-turut waktunya dalam beberapa bulan.

“Kalau Indonesia hanya 1 hari dan ditambah juga dengan adanya pemilihan DPD, DPR, DPRD tingkat 1 dan tingkat 2, maka itu menjadikan pemilu di Indonesia salah satu yang paling rumit di seluruh dunia,” terangnya.

Tito mengungkapkan jika memobilisasi masyarakat ke TPS untuk memilih, yang termasuk di dalamnya memobilisasi petugas yang jumlahnya hampir 8 juta orang dan pengawas yang berjumlah 800.000 orang bukan pekerjaan yang mudah.

Baca Juga:
Sebut Telah Ditandatangani, Presiden Jokowi Sampaikan Perpres Publisher Rights Tidak Berlaku untuk Content Creator

“Karena itu, penyelenggaraan pemilu tidak mungkin sempurna,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Mendagri juga mengakui kemungkinan kekurangan-kekurangan yang terjadi dalam pemilu.

“Yang lebih penting adalah kekurangan tersebut bukan kekurangan yang sistematis, masif dan juga terstruktur,” jelasnya.

Baca Juga:
Terkait Komunikasi dengan Pihak Taliban, Menlu Sebut Indonesia Dukung Penetapan Utusan Khusus PBB untuk Afghanistan

Menurut Tito, jika ada kekurangan yang terjadi seperti kesalahan-kesalahan input, surat suara yang robek atau cacat, serta beberapa hal yang lainnya, maka itu harus diulangi dan juga diajukan keberatannya.

“Saya menyarankan untuk menggunakan mekanisme yang ada,” pungkasnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Kasus Dugaan Korupsi Kementan, Tim Jaksa KPK Akan Buka Perbuatan Pidana Syahrul Yasin Limpo di Persidangan

Menurut laporan, tim jaksa KPK nanti akan membuka perbuatan pidana yang dilakukan oleh Syahrul Yasin Limpo di persidangan.

Banjir Demak, Warga yang Bertahan di Posko Pengungsian Kini Cari Ikan untuk Dimakan

Menurut laporan, warga yang masih tinggal di pengungsian akibat banjir di Demak, sekarang mencari ikan untuk mereka makan.

Ingatkan Kualitas Putusan Hal Terpenting, Presiden Jokowi Apresiasi MA yang Telah Memutus 99,47 Persen Perkara Sepanjang Tahun 2023

Presiden Jokowi mengapresiasi Mahkamah Agung yang telah memutus sekitar 99,47 persen perkara di sepanjang tahun 2023.

Jelang Ramadhan dan Lebaran, Menko Airlangga Sebut Pemerintah Terus Jaga Ketersediaan Sembako

Menko Airlangga Hartarto mengungkapkan jika pemerintah terus menjaga ketersediaan sembako menjelang Ramadhan dan Lebaran.

Surya Paloh dan Jokowi Bertemu, Pengamat Politik Nilai Sinyal Kuat Nasdem Gabung Koalisi Indonesia Maju

Pengamat politik menyebutkan jika pertemuan Presiden Jokowi dengan Surya Paloh adalah sinyal kuat Nasdem bergabung Koalisi Indonesia Maju.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;