Cuaca Panas Melanda Beberapa Negara, Wakil Presiden Meminta Kemenag Antisipasi dan Siapkan Keperluan Masyarakat untuk Musim Haji

Ket. Foto: Wakil Presiden Meminta Kementerian Agama untuk Mengantisipasi dan Menyiapkan Keperluan Masyarakat untuk Musim Haji di Tengah Cuaca Panas Arab Saudi
Ket. Foto: Wakil Presiden Meminta Kementerian Agama untuk Mengantisipasi dan Menyiapkan Keperluan Masyarakat untuk Musim Haji di Tengah Cuaca Panas Arab Saudi Source: (Foto/Instagram/@kyai_marufamin)

Nasional, gemasulawesi – Wakil Presiden, Maruf Amin, meminta Kementerian Agama untuk mengantisipasi cuaca panas Arab Saudi dalam musim haji tahun ini.

Wakil Presiden, Maruf Amin, juga meminta Kementerian Agama untuk menyiapkan keperluan masyarakat untuk musim haji sekarang ini, terlebih dengan cuaca panas yang sedang melanda beberapa negara.

Menurut Wakil Presiden, untuk musim haji tahun 2024, diperkirakan cuacanya akan panas dan juga banyak jamaah haji yang lansia.

Baca Juga:
Diharapkan Selesai 27 Mei, Menko Marves Sebut Pemerintah Siapkan Relokasi dan Ganti Rugi untuk Masyarakat Terdampak Lahan di IKN

“Saya kira Kemenag harus telah mempersiapkan diri untuk melindungi mereka,” katanya kemarin, 7 Mei 2024.

Maruf juga menyatakan Kementerian Agama perlu untuk menyiapkan panduan dan juga mengawal haji yang sebagian besar adalah lansia.

“Ini perlu dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mengurangi risiko adanya korban,” ujarnya.

Baca Juga:
Innalillahi! Petugas Kebersihan Meninggal Dunia Usai Ditabrak Mobil Toyota Yaris di Jalan Tol Cijago  Depok, Begini Kronologinya

Maruf menambahkan saat ini telah ada korban tewas akibat udara panas yang melanda, yang salah satunya di Thailand.

Dia menegaskan karena itu, diperlukan persiapan dan juga antisipasi lebih awal.

Di sisi lain, Wakil Presiden, Maruf Amin, juga sempat mengatakan jumlah kementerian yang telah ada saat ini dalam bentuk ideal.

Baca Juga:
Hingga Mei 2024, Sebanyak 60 Tersangka yang Terlibat dalam Jaringan Peredaran Narkoba Fredy Pratama Berhasil Diamankan Bareskrim Polri

“Untuk sekarang in, 34 adalah bentuk yang ideal,” imbuhnya.

Menurut Maruf, jumlah 34 kementerian dalam pemerintahannya saat ini telah melewati sejumlah tahap kajian.

Namun, dalam kesempatan tersebut, Maruf juga tidak menutup kemungkinan jumlah kementerian dapat bertambah dengan menyesuaikan keperluan pemerintahan.

Baca Juga:
Ramai di Media Sosial, Efek Samping Fatal Akibat Vaksin AstraZeneca Diduga Picu TTS atau Pembekuan Darah, Begini Faktanya

Lebih lanjut, dia mengungkapkan jika pembangunan desa menjadi salah satu fokus perhatian dari pemerintah.

“Desa adalah lingkup pemerintahan yang paling kecil dan juga memegang peran penting penggerak pembangunan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Wapres menyatakan sesuai dengan arahan Presiden Jokowi mengenai perlunya penguatan Badan Usaha Milik Desa, dia meminta perusahaan negara dan juga swasta yang melakukan operasinya di desa-desa untuk dapat menyertakan BUMDes dan BUMDes Bersama dalam aktivitas bisnis yang dilakukan.

Baca Juga:
Dikelola oleh Kominfo, Presiden Jokowi Dilaporkan Melakukan Peresmian Indonesia Digital Test House Hari Ini

Wakil Presiden, Maruf Amin, menerangkan jika itu dilakukan, maka ekonomi desa akan melaju lebih cepat. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Ditargetkan Selesai Bulan Juli, Menteri PUPR Ungkap Progres Pengerjaan Rumah Dinas Menteri di IKN Telah Mencapai 87 Persen

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menyampaikan progres pengerjaan rumah dinas menteri di IKN, Kalimantan Timur, telah mencapai 87 persen.

Menjelang Keberangkatan Jemaah, Menag Dilaporkan Bertolak ke Arab Saudi untuk Mengecek Persiapan Akhir Layanan Haji

Menteri Agama bertolak ke Arab Saudi hari ini untuk mengecek persiapan akhir layanan haji menjelang keberangkatan jamaah.

Diperkirakan Menarik 50 Ribu Peserta, Menparekraf Sebut Word Water Forum Akan Memberikan Kontribusi Ekonomi hingga 800 Miliar Rupiah

Menparekraf menyebutkan World Water Forum akan memberikan kontribusi ekonomi hingga mencapai 800 miliar rupiah.

Pastikan Keamanan Wisatawan, Sandiaga Uno Sebut Akan Memperkuat Penegakan Regulasi dan Standardisasi Keselamatan Kapal Wisata

Menparekraf, Sandiaga Uno, menegaskan pihaknya akan memperkuat standardisasi dan juga regulasi keselamatan kapal wisata.

Wajib Berbasis Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Mendes PDTT Ingatkan Transformasi Transmigrasi Harus Didasarkan Kesiapan Lahan

Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar, menyatakan transformasi transmigrasi harus didasarkan kesiapan lahan.

Berita Terkini

wave

Dugaan Skandal Bisnis Solar Ilegal Seret Nama Kasatreskrim Parigi Moutong

Nama Kasatreskrim Parigi moutong, Anugerah Tarigan terseret dalam pusaran isu dugaan bisnis solar ilegal.

Berebut Dana Pusat, Kabid SD Ingatkan Masalah Hibah Tanah Hambat Perbaikan Sekolah di Parimo

Ratusan sekolah di Parigi Moutong terancam gagal revitalisasi akibat sengketa lahan. Disdikbud minta kepsek percepat urus dokumen hibah.

Parigi Moutong dan Minahasa Tenggara Rancang Koalisi Pertanian, Fokus ke Inovasi Bibit dan Durian

Wakil Bupati Minahasa Tenggara pimpin rombongan kunker ke Parigi Moutong guna pelajari inovasi pusat bibit dan pengembangan sektor pertanian

Jason Statham Kembali dengan Film Thriller Penuh Aksi Lainnya, Mutiny! Berikut Sinopsisnya

Jason Statham akan kembali dengan film laga thriller baru berjdulu Mutiny, penuh dengan adegan aksi yang mendebarkan

Dugaan Skandal Tambang PT Pantas Indomining Pagimana: "Mafia Koordinat" dan Mandulnya Penegakan Hukum

Beroperasi sejak tahun 2012 sebagai pemegang IUP tidak menjamin PT Pantas Indomining tidak melanggar aturan mengelola lahan di luar konsesi.


See All
; ;