Proyek Penyelamatan Badak Jawa di Banten Diduga Jadi Ladang Korupsi, ICW Bongkar Fasilitas Konservasi yang Tak Terurus

Ilustrasi badak Jawa yang dilindungi namun pihak yang melakukan proyek konservasi diduga tidak serius melakukan pekerjaannya
Ilustrasi badak Jawa yang dilindungi namun pihak yang melakukan proyek konservasi diduga tidak serius melakukan pekerjaannya Source: (Foto/Pixabay/@RonPorter)

Nasional, gemasulawesi - Indonesia Corruption Watch (ICW) baru-baru ini membeberkan dugaan korupsi yang terjadi dalam proyek konservasi badak Jawa di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, Banten.

Dugaan ini mencuat setelah ICW melakukan investigasi mendalam terkait penggunaan anggaran dalam proyek yang seharusnya bertujuan melindungi salah satu spesies langka yang ada di Indonesia.

Meskipun badak Jawa termasuk hewan yang dilindungi dan upaya konservasi sangat penting untuk mencegah kepunahannya, ICW menemukan indikasi bahwa proyek ini tidak dikelola dengan serius oleh pihak terkait.

Melalui unggahan di akun resmi Twitter mereka pada 18 Oktober 2024, ICW menyindir keras kinerja pemerintah terkait pengelolaan proyek tersebut.

Baca Juga:
Rekomendasi 30 Ucapan Selamat Hari Santri 2024 yang Paling Menyentuh, Cocok untuk Diunggah di Media Sosial

"Saking kreatifnya pemerintah Indonesia, proyek penyelamatan (konservasi) Badak Jawa saja bisa dijadikan untuk peluang buat korupsi. Parah gak tuh?!!" tulis ICW dalam unggahan mereka di akun @antikorupsi.

Unggahan ini juga disertai dengan sejumlah gambar yang menjelaskan kondisi fasilitas konservasi yang tidak terurus.

Dalam periode 2019 hingga 2023, ICW mencatat sebanyak 26 ekor badak Jawa mati akibat perburuan liar, sebuah angka yang seharusnya bisa dicegah jika konservasi dilakukan dengan baik.

Namun, pihak yang bertanggung jawab tampaknya tidak menjalankan tugasnya dengan optimal.

Baca Juga:
Baru Dibentuk Jokowi! Ternyata Ini Tugas Korps Pemberantasan Korupsi Polri, Salah Satunya Pengamanan Aset Hasil Korupsi

Salah satu temuan ICW adalah bangunan riset Arboretum di kawasan konservasi yang sudah tidak difungsikan. Bangunan tersebut tampak terkunci dan beberapa kaca jendelanya pecah, menunjukkan tidak adanya upaya perawatan.

Selain itu, terdapat proyek pembangunan kandang ternak yang dibangun pada tahun 2021 dengan anggaran sebesar Rp2,8 miliar, tetapi kini sudah tidak berfungsi dan terlihat rusak.

ICW juga menyoroti keberadaan pos penjaga yang menghabiskan anggaran Rp3,4 miliar namun tidak lagi digunakan secara semestinya.

Pos tersebut tampak kosong dan tidak berpenghuni, padahal fungsi utamanya adalah untuk menjaga keamanan kawasan konservasi selama 24 jam.

Temuan-temuan ini menimbulkan pertanyaan serius tentang efektivitas pengelolaan dana konservasi dan apakah anggaran besar yang dikeluarkan benar-benar digunakan sesuai peruntukannya.

ICW menyerukan agar pemerintah segera melakukan audit menyeluruh dan memastikan bahwa proyek konservasi badak Jawa tidak lagi menjadi ladang korupsi. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Rekomendasi 30 Ucapan Selamat Hari Santri 2024 yang Paling Menyentuh, Cocok untuk Diunggah di Media Sosial

Berikut ini adalah beberapa rekomendasi ucapan Selamat Hari Santri 2024 untuk merayakan momen hari santri tahun ini

Kronologi Ni Luh Puspa Dapat Tawaran Jadi Wakil Menteri di Kabinet Prabowo, Mengaku Mendadak Dihubungi Mayor Teddy

Presenter Ni Luh Puspa secara tiba-tiba mendapatkan tawaran sebagai wakil Menteri di kabinet Prabowo, begini kata Ni Luh Puspa

Baru Dibentuk Jokowi! Ternyata Ini Tugas Korps Pemberantasan Korupsi Polri, Salah Satunya Pengamanan Aset Hasil Korupsi

Sudah diresmikan Presiden Jokowi, begini tugas Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri

Anies Baswedan Turut Ramaikan Istilah Omakase yang Viral Karena Erina Gudono, Begini Kata Mantan Capres RI Tersebut

Anies Baswedan tampak turut meramaikan istilah Omakase yang baru-baru ini viral karena unggahan istri Kaesang, Erina Gudono

Cara Cek Dapat Bansos atau Tidak dengan Mudah, Pastikan NIK KTP Anda Terdaftar Sebagai Penerima Bantuan Sosial

Berikut ini cara mengecek NIK KTP terdaftar sebagai penerima Bantuan Sosial atau tidak, pengecekan penerima Bansos bisa dilakukan dari HP

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;