Sampaikan Ucapan Selamat Atas Pelantikan Prabowo Sebagai Presiden, Ganjar Pranowo Suarakan Upaya Persatuan Indonesia

Tangkap layar video Ganjar Pranowo ketika bertemu dengan Presiden baru Indonesia, Prabowo Subianto
Tangkap layar video Ganjar Pranowo ketika bertemu dengan Presiden baru Indonesia, Prabowo Subianto Source: (Foto/Instagram/@ganjar_pranowo)

Nasional, gemasulawesi - Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka secara resmi dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia pada 20 Oktober 2024.

Dalam sidang paripurna di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, mereka mengucapkan sumpah jabatan di hadapan pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Sidang paripurna ini dibuka oleh Ketua MPR, Ahmad Muzani, yang memimpin jalannya prosesi pelantikan.

Setelah pengucapan sumpah, Prabowo dan Gibran menandatangani berita acara pelantikan yang kemudian diserahkan kepada pimpinan MPR.

Baca Juga:
Meskipun Sudah Dilantik Jadi Wapres, Said Didu Sebut Nama Gibran Rakabuming Bukan Wakil Presiden Indonesia ke-13

Dengan resmi terlantiknya pasangan ini, Prabowo dan Gibran siap menjalankan amanah sebagai Presiden dan Wakil Presiden untuk periode 2024-2029.

Momen ini menandai babak baru dalam pemerintahan Indonesia di bawah kepemimpinan mereka.

Di tengah suasana pelantikan yang berlangsung khidmat, Ganjar Pranowo, mantan lawan Prabowo dalam Pemilihan Presiden 2024, turut menyampaikan ucapan selamat melalui sebuah video singkat di akun Instagram pribadinya, @ganjarpranowo.

Dalam video tersebut, Ganjar memberikan penghormatan kepada Prabowo atas pelantikannya sebagai Presiden baru Republik Indonesia.

Baca Juga:
Profil Pratiwi Noviyanthi, YouTuber Viral Karena Uang Donasi Korban Air Keras Agus Salim, Ternyata Mantan Pramugari

"Hari ini saya menyampaikan selamat kepada bapak Prabowo Subianto, atas pelantikan sebagai Presiden Republik Indonesia," ungkap mantan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam pesannya di video.

Tidak hanya mengucapkan selamat, Ganjar Pranowo juga menekankan pentingnya persatuan dalam membangun masa depan Indonesia.

Dia menyerukan agar seluruh elemen bangsa menghormati perbedaan dan bersama-sama bekerja demi kesejahteraan rakyat.

"Indonesia adalah milik kita semua, dan masa depan hanya bisa kita bangun dengan pemikiran yang baik buat kita hari ini, dengan orang yang bekerja sebaiknya-baiknya hari ini, bukan dengan percecokan tidak berkesudahan. Untuk itu, kita perlu mengembangkan sikap respect (menghormati) terhadap perbedaan satu sama lain demi mencapai tujuan bersama, menciptakan negara yang sejahtera dan pemerintahan yang adil," tambah Ganjar Pranowo dengan penuh keyakinan.

Pesan persatuan dan ajakan untuk menghargai perbedaan yang disampaikan Ganjar menunjukkan sikap kenegarawannya, meskipun sebelumnya bersaing dalam kontestasi pilpres.

Ganjar mengajak seluruh pihak untuk melangkah bersama demi kemajuan Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Meskipun Sudah Dilantik Jadi Wapres, Said Didu Sebut Nama Gibran Rakabuming Bukan Wakil Presiden Indonesia ke-13

Pengamat media sosial Said Didu menyebut nama Gibran Rakabuming Raka bukan sebagai Presiden Republik Indonesia ke-13 meskipun sudah dilantik

Profil Pratiwi Noviyanthi, YouTuber Viral Karena Uang Donasi Korban Air Keras Agus Salim, Ternyata Mantan Pramugari

Berikut ini profil YouTube Pratiwi Noviyanthi yang baru-baru ini kembali viral karena polemik uang donasi korban air keras Agus Salim

Profil Sherly Tjoanda, Istri Mendiang Benny Laos yang Diajukan Sebagai Cagub Maluku Utara Gantikan Suaminya

Dikenal sebagai figur yang peduli dan aktif, Sherly Tjoanda siap meneruskan perjuangan demi kemajuan Maluku Utara. Ini profilnya.

Soal Pertemuan Prabowo dan Megawati Ketika Pelantikan Presiden, Ketua MPR Sebut Hal Itu Batal dan Ungkap Alasannya

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menegaskan bahwa Ketua PDIP Megawati Soekarnoputri batal bertemu Prabowo Subianto di pelantikan Presiden

Proyek Penyelamatan Badak Jawa di Banten Diduga Jadi Ladang Korupsi, ICW Bongkar Fasilitas Konservasi yang Tak Terurus

Indonesia Corruption Watch atau ICW ungkap dugaan korupsi di proyek konservasi badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon Banten

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;