MOTM di Semifinal UCL: Thierry Henry Berpendapat Bahwa Seharusnya Vinicius Junior yang Mendapatkan Man Of The Match di Laga Tersebut

<p>Ket Foto: Foto para komentator saat menyaksikan acara UCL dini hari tadi termasuk disitu ada Thierry Henry pemain Legenda Barcelona (Foto/Twitter/Madrid Xtra)</p>
Ket Foto: Foto para komentator saat menyaksikan acara UCL dini hari tadi termasuk disitu ada Thierry Henry pemain Legenda Barcelona (Foto/Twitter/Madrid Xtra)

Bola, Gemasulawesi – Pertandingan semifinal UCL antara Real Madrid dan Manchester City pada malam itu menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan di dunia sepak bola.

Kedua tim memasuki pertandingan ini dengan keyakinan yang tinggi dan berusaha untuk melangkah ke final UCL.

Setelah pertandingan usai, banyak spekulasi dan kontroversi tentang siapa yang seharusnya memenangkan penghargaan Man of The Match (MOTM) dalam pertandingan tersebut.

Baca: Hasil UCL: Real Madrid Menang 2-0 atas Chelsea dan Melaju ke Babak Semifinal!

Salah satu pendapat yang menarik datang dari mantan pemain Arsenal dan Barcelona, Thierry Henry.

Menurut Henry, Vinicius Jr seharusnya memenangkan penghargaan MOTM pada pertandingan tersebut, bukan De Bruyne.

Henry merasa bahwa Vinicius tampil sangat impresif di lapangan, memberikan tekanan yang konstan pada pertahanan City dan berhasil menciptakan beberapa peluang berbahaya bagi Real Madrid.

Baca: Sinopsis Serial Anne Boleyn yang Jadi Trending karena Diperankan oleh Jodie Turner Smith, Berbeda Jauh dengan Karakter Asli

“Vini tidak memenangkan MOTM? Inilah mengapa ada perbedaan antara mantan pemain dan siapa pun yang memilih,” ujar Henry dalam sebuah wawancara pasca-pertandingan.

Namun, tidak semua orang setuju dengan pendapat Henry. Banyak pengamat dan penggemar sepak bola yang merasa De Bruyne adalah pilihan yang tepat untuk memenangkan MOTM.

De Bruyne adalah salah satu pemain kunci dalam pertandingan tersebut, menciptakan banyak peluang untuk City dan bahkan mencetak gol penentu.

Baca: Polisi di Haiti Dibayar Rendah dan Dipersenjatai Untuk Memberontak

Kontroversi tentang siapa yang seharusnya memenangkan penghargaan MOTM di pertandingan tersebut tidaklah mengherankan.

Seperti yang sering terjadi dalam sepak bola, pendapat tentang siapa yang layak memenangkan penghargaan tersebut selalu tergantung pada sudut pandang masing-masing.

Namun, yang pasti adalah bahwa pertandingan tersebut adalah salah satu pertandingan terbaik dalam sejarah UCL.

Baca: Fakta Kemenangan Brasil atas Korea Selatan di Piala Dunia 2022

Semoga pertandingan final nanti akan menjadi lebih baik lagi dan memberikan hiburan yang lebih besar bagi kita semua.  (*/Haris Wahyu Pratama)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Kreativitas Maksimal! Tiga Pemain Ini Jadi Sumber Inspirasi di Liga Inggris Musim Ini, Nomor 2 ada Trippier dari Newcastle United

Bola, Gemasulawesi &#8211; Liga Inggris musim ini banyak terjadi hal-hal yang menarik dan diluar nalar serta menjadi ajang persaingan yang sungguh ketat. Tim-tim papan atas selalu berlomba-lomba untuk memperebutkan gelar juara. Namun, di balik itu semua, ada beberapa pemain yang berhasil mencuri perhatian dengan kreativitas mereka di atas lapangan. Tiga pemain yang layak disebut sebagai [&hellip;]

Hasil Sea Games 2023: Indonesia Tambah Medali Emas Melalui Iqbal Candra Pratama di Cabor Pencak Silat Kelas Putra F Putra!

Nasional, Gemasulawesi &#8211; Pencak Silat telah menjadi salah satu olahraga unggulan Indonesia di ajang SEA Games 2023. Pada SEA Games 2023 di Kamboja, Iqbal Candra Pratama berhasil menyumbangkan medali emas ke-26 bagi Indonesia di kelas Putra F Putra Pencak Silat. Iqbal Candra tampil luar biasa di partai final melawan wakil Malaysia, M. Shahrul Zeckry. Baca: [&hellip;]

Hasil Real Madrid vs Manchester City: Hasil Skor 1-1, Pep Guardiola Akui Kekuatan Real Madrid Begitu Besar di Santiago Bernabeu

Bola, Gemasulawesi &#8211; Dini hari tadi, tanggal 10 Mei 2023, Real Madrid menjamu Manchester City dalam leg pertama semifinal Liga Champions (UCL) di Santiago Bernabeu. Pertandingan berakhir imbang 1-1 setelah Vinicius Junior mencetak gol untuk Real Madrid tepatnya pada menit ke-36. Tak mau kalah dan tertinggal, pemain lini tengah asuhan Pep Guardiola, De Bruyne mencetak [&hellip;]

Pelatih Los Blancos Berikan Komentar! Carlo Ancelotti: Kami Fokus pada Permainan Terbaik Tim, Bukan Hanya Memblokir Haaland

Bola, Gemasulawesi &#8211; Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, memberikan pernyataan jelang pertandingan semifinal UCL antara Manchester City vs Real Madrid dini hari nanti tanggal 10 Mei 2023. Ancelotti menegaskan bahwa timnya tidak merencanakan bagaimana memainkan striker muda yang tengah menjadi sorotan, Erling Haaland, melainkan memainkan tim secara keseluruhan yang terlihat tak terhentikan. Ancelotti yang telah [&hellip;]

Mengulang Sejarah! Pemain Cadangan Lakers Lonnie Walker IV, Ulang Prestasi Kobe Bryant 26 Tahun Lalu di Playoff NBA dengan raihan 15 Poin di Kuarter Keempat

Basket, Gemasulawesi &#8211; Pertandingan playoff antara Los Angeles Lakers dan Golden State Warriors memang selalu menarik perhatian penggemar bola basket. Namun, pada pertandingan terbaru yang berlangsung pada 9 Mei 2023 di Crypto.com Arena. Pemain cadangan Lakers, Lonnie Walker IV, berhasil mencetak sejarah dengan mencetak 15+ poin di kuarter keempat pertandingan playoff NBA, hal yang terakhir [&hellip;]

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;