Soroti Dukungan Masyarakat Indonesia di Pemilu, Prabowo Subianto Dikabarkan Menerima Telepon dari Presiden Korea Selatan

Ket. Foto: Prabowo Subianto Menerima Telepon dari Presiden Korea Selatan yang Menyoroti Dukungan Masyarakat Indonesia di Pemilu
Ket. Foto: Prabowo Subianto Menerima Telepon dari Presiden Korea Selatan yang Menyoroti Dukungan Masyarakat Indonesia di Pemilu Source: (Foto/Instagram/@prabowo)

Politik, gemasulawesi – Menurut laporan, Prabowo Subianto menerima telepon dari Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol.

Hal tersebut terungkap dalam siaran pers yang disampaikan oleh Tim Media Prabowo Subianto pada hari ini, 18 April 2024.

Dalam siaran pers tersebut disebutkan jika dalam percakapan telepon dengan Prabowo Subianto tersebut, Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, menyoroti dukungan yang diberikan oleh masyarakat Indonesia kepadanya dalam Pilpres tahun 2024.

Baca Juga:
Akan Tetap Ambil Formulir Pilgub Sumut dari PDI P, Airlangga Sebut Golkar Hanya Memberikan Penugasan kepada Bobby Nasution

Yoon Suk Yeol juga mengungkapkan harapannya, yakni Prabowo Subianto dapat membawa Indonesia menjadi lebih makmur dari sebelumnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Korsel juga menyinggung tentang hubungan baik yang telah terjalin antara Indonesia dengan Korea Selatan selama beberapa dekade.

“Saya ingin terus melanjutkan kerja sama antara Indonesia dengan Korea Selatan di berbagai bidang, mulai dari politik, ekonomi hingga sosial-budaya,” katanya.

Baca Juga:
Dipersilakan Surya Paloh Maju ke Pilkada Jakarta, Anies Baswedan Nyatakan Masih Fokus Mengawal Proses Sengketa Pilpres di MK

Diketahui jika Prabowo mengucapkan terima kasihnya untuk ucapan selamat tersebut dan menyatakan akan berusaha untuk mendorong terjalinnya hubungan yang baik antara kedua negara.

“Terima kasih untuk telepon ini, saya merasa sangat dihormati,” ujarnya.

Prabowo menambahkan jika dia juga berharap dapat bertemu dengan Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, untuk dapat berbincang lebih lanjut dan juga secara mendalam.

Baca Juga:
Nilai Tidak Sesuai Fakta, KPU Meyakini Mahkamah Konstitusi Akan Menolak Permohonan Sengketa Hasil Pilpres 2024

Menanggapinya, Yoon Suk Yeol menyampaikan jika dia juga berharap dalam waktu dekat dengan Prabowo Subianto dan mengharapkan semua persiapan hingga pelantikan nanti berjalan dengan lancar.

Selain dari Presiden Korea Selatan, Prabowo Subianto juga mendapatkan ucapan selamat dari Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, melalui percakapan telepon yang dilakukan keduanya.

Diketahui jika Erdogan juga mengucapkan selamat Ramadhan, serta membahas konflik yang terjadi di Jalur Gaza yang hingga kini masih berlangsung.

Baca Juga:
Terkait Pilkada, Kaesang Pangarep Sebut Masih Menimbang Peluangnya untuk Maju dan Melihat Dinamika ke Depan

Sementara itu, setelah sebelumnya mendapatkan berbagai ucapan selamat karena terpilih menjadi presiden baru Indonesia, Prabowo Subianto juga sempat melakukan kunjungan ke luar negeri, seperti Cina dan Jepang, yang dilakukan pada akhir bulan Maret hingga awal bulan April 2024 lalu.

Disebutkan jika dia berkunjung ke Cina untuk memenuhi undangan dari Presiden Cina, Xi Jinping. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Minta Bertanya tentang Isu kepada yang Menggaungkan, Kaesang Pangarep Tegaskan Erina Gudono Tak Akan Maju di Pilbup Sleman

Kaesang Pangarep menegaskan istrinya, Erina Gudono, tidak akan maju dalam Pemilihan Bupati Sleman di bulan November mendatang.

Dalam Rangka Silaturahmi, Sejumlah Elite Politik di Koalisi Indonesia Maju Menghadiri Acara Halal Bihalal Idul Fitri Partai Golkar

Sejumlah elite politik menghadiri acara halal bihalal yang diadakan oleh Golkar, termasuk Kaesang Pangarep dan Luhut Binsar Pandjaitan.

Soroti Keterangan Menko PMK tentang Kunjungan Jokowi, Tim Hukum Anies dan Cak Imin Nyatakan Tidak Sesuai dengan Fakta di Lapangan

Tim hukum Anies Baswedan dan Cak Imin menyampaikan keterangan Menko PMK tentang kunjungan Jokowi tidak sesuai dengan fakta.

Sebut Prestasinya Cukup Membanggakan, Pengamat Politik Nyatakan PDI P Kesulitan untuk Mengimbangi Figur Bobby Nasution di Sumut

Menurut pengamat politik, Indra Fauzan, PDI P kesulitan dalam mengimbangi figur Bobby Nasution di Provinsi Sumatera Utara.

Nilai Petitum yang Diajukan Pemohon Tidak Beralasan Hukum, Yusril Optimis MK Akan Mengesahkan Perolehan Suara Setiap Paslon

Yusril Ihza Mahendra menyatakan keyakinannya jika MK akan mengesahkan perolehan suara dari masing-masing paslon.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;