Mengenai Putusan MK Terkait Hasil Pilpres, Ketua MPR Sebut Masih Menyisakan PR untuk Parlemen dan Pemerintah yang Akan Datang

Ket. Foto: Ketua MPR Menyampaikan Putusan MK Mengenai Hasil Pilpres Masih Menyisakan PR untuk Pemerintah dan Parlemen yang Akan Datang
Ket. Foto: Ketua MPR Menyampaikan Putusan MK Mengenai Hasil Pilpres Masih Menyisakan PR untuk Pemerintah dan Parlemen yang Akan Datang Source: (Foto/Instagram/@bambang.soesatyo)

Politik, gemasulawesi – Bambang Soesatyo, yang merupakan Ketua MPR, menyatakan jika putusan MK mengenai sengketa hasil Pilpres tahun 2024, masih menyisakan PR atau pekerjaan rumah untuk parlemen dan juga pemerintah yang akan datang.

Menurut Bambang Soesatyo, selain putusan hasil Pilpres atau PHPU, masih ada juga sejumlah putusan MK yang berkaitan dengan uji materi UU Pemilu yang harus ditindaklanjuti.

Bambang Soesatyo menyampaikan jika salah satunya adalah berkaitan dengan aturan main dalam pemilu legislatif dan pemilu presiden serta wakil presiden.

Baca Juga:
Terkait Peran untuk Membantu, NasDem Sebut Memulainya dengan Menyiapkan Ide Besar untuk Pemerintahan Prabowo dan Gibran

Dalam keterangannya kemarin, 27 April 2024, Bambang Soesatyo menyatakan jika pandangan yang diungkapkan oleh sejumlah pihak dan juga pendapat para ahli juga dapat menjadi masukan yang berharga untuk melakukan pembaruan hukum nasional.

“Ini agar penyelenggaraan Pemilu ke depannya semakin demokratis,” katanya.

Bambang Soesatyo mencontohkan pandangan Prabowo Subianto yang pernah menyampaikan jika demokrasi di Indonesia berisik dan melelahkan, serta pandangan dari SBY yang menyatakan politik semakin mahal.

Baca Juga:
Buka Peluang, PPP Sebut Mungkin Dapat Mencalonkan Menparekraf Sandiaga Uno di Pilkada DKI Jakarta

Dia melanjutkan jika sejumlah pandangan tersebut menunjukkan indikasi diperlukan adanya evaluasi untuk menyempurnakan sistem Pemilu.

“Baik itu dari segi peraturannya ataupun dari teknis di lapangan,” ujarnya.

Menurut Bambang, terdapat beberapa hal yang perlu disempurnakan dalam UU Pemilu yang akan datang, seperti yang berkaitan dengan sistem Pemilu, ambang batas parlemen, konversi suara menjadi kursi, hingga biaya politik yang mahal.

Baca Juga:
Sebut Masih Dikaji, Surya Paloh Ungkap Pihaknya Tidak Menutup Kemungkinan Mencalonkan Anies Baswedan di Pilkada Jakarta

Lebih lanjut, dia memaparkan jika ada baiknya penyempurnaan UU Pemilu selesai pada awal pemerintahan mendatang.

“Jika selesai di tahun 2025 atau 2026, maka partai politik dan juga penyelenggara Pemilu dan pihak yang terkait lainnya akan memiliki cukup waktu untuk melakukan sosialisasi hingga pelaksanaan Pemilu tahun 2029,” terangnya.

Ketua MPR menerangkan jika kajian yang dilakukan oleh LIPI dan KPK sejak tahun 2017 lalu menekankan pentingnya negara untuk hadir memberikan dukungannya terhadap pendanaan partai politik.

Baca Juga:
Prabowo dan Gibran Tidak Hadir dalam Acara Halal Bihalal, PKS Pastikan Akan Ada Kegiatan Silaturahmi Lanjutan

Hal tersebut, menurutnya, agar partai-partai politik tidak tersesat dalam memenuhi kebutuhan operasionalnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Undang Prabowo ke Acara Halal Bihalal, Pengamat Nilai Merupakan Cara PKS untuk Menurunkan Tensi Politik Pilpres 2024

Pengamat mengatakan jika undangan halal bihalal yang ditujukan ke Prabowo merupakan cara PKS untuk menurunkan tensi politik.

Dinilai Sukses Meningkatkan Raihan Kursi DPRD, Golkar DKI Tegaskan Tetap Mendorong Ahmed Zaki Iskandar Maju Pilkada Jakarta

Golkar DKI Jakarta tetap mendorong Ahmed Zaki Iskandar untuk maju dalam Pilkada DKI Jakarta pada bulan November mendatang.

Mengenai Peluang Dirinya Maju di Pilkada, Kaesang Pangarep Akui Masih Melihat Perkembangan Dinamika Politik

Kaesang Pangarep menyampaikan bahwa mengenai peluang dirinya maju di Pilkada, dia masih melihat perkembangan dari dinamika politik.

Sebut Sahabat Lama, Prabowo Subianto Dikabarkan Mengunggah Momen Pertemuannya dengan Surya Paloh

Prabowo Subianto diketahui mengunggah momen pertemuannya dengan Surya Paloh di akun media sosial pribadinya.

Termasuk Peralatan Sekolah, Gibran Sebut Urusan Siswa Menjadi Salah Satu Prioritas Program Kerja Pemerintahan Prabowo

Gibran menyampaikan urusan siswa menjadi salah satu prioritas program kerja pemerintahan Prabowo Subianto.

Berita Terkini

wave

Dugaan Kerabat Dekat Kasatreskrim Parigi Moutong Terlibat PETI Kebal Hukum, Propam Polda Turun Tangan

Kabid Propam Polda Sulteng Roy Satya Putra, S.I.K. berikan perhatian khusus terkait dugaan skandal Kasatreskrim Parigi moutong, Tarigan.

Dugaan Skandal Bisnis Solar Ilegal Seret Nama Kasatreskrim Parigi Moutong

Nama Kasatreskrim Parigi moutong, Anugerah Tarigan terseret dalam pusaran isu dugaan bisnis solar ilegal.

Berebut Dana Pusat, Kabid SD Ingatkan Masalah Hibah Tanah Hambat Perbaikan Sekolah di Parimo

Ratusan sekolah di Parigi Moutong terancam gagal revitalisasi akibat sengketa lahan. Disdikbud minta kepsek percepat urus dokumen hibah.

Parigi Moutong dan Minahasa Tenggara Rancang Koalisi Pertanian, Fokus ke Inovasi Bibit dan Durian

Wakil Bupati Minahasa Tenggara pimpin rombongan kunker ke Parigi Moutong guna pelajari inovasi pusat bibit dan pengembangan sektor pertanian

Jason Statham Kembali dengan Film Thriller Penuh Aksi Lainnya, Mutiny! Berikut Sinopsisnya

Jason Statham akan kembali dengan film laga thriller baru berjdulu Mutiny, penuh dengan adegan aksi yang mendebarkan


See All
; ;