Untuk Lakukan Langkah Perbaikan, Ketua MPR Sebut Jusuf Kalla Mendukung Pembentukan Badan Layanan Penerimaan Negara oleh Prabowo

Ket. Foto: Ketua MPR Menyatakan Jusuf Kalla Mendukung Pembentukan Badan Layanan Penerimaan Negara oleh Prabowo Subianto
Ket. Foto: Ketua MPR Menyatakan Jusuf Kalla Mendukung Pembentukan Badan Layanan Penerimaan Negara oleh Prabowo Subianto Source: (Foto/Instagram/@bambang.soesatyo)

Politik, gemasulawesi – Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, menyatakan Jusuf Kalla mendukung rencana dari Prabowo Subianto membentuk Badan Layanan Penerimaan Negara, yang mengacu ke berbagai negara maju seperti Amerika Serikat.

Menurut Bambang Soesatyo, melalui Badan Penerimaan Negara, secara bertahap diharapkan dapat mendorong capaian tax ration hingga dapat mencapai 23 persen.

Dalam keterangannya hari ini, tanggal 23 Mei 2024, Bambang Soesatyo juga mengungkapkan apresiasi dukungan Jusuf Kalla mengenai pentingnya Indonesia melakukan pemisahan antara Kementerian Keuangan dan Badan Layanan Penerimaan Negara atau BPLN.

Baca Juga:
Dorong untuk Memimpin Parpol, Projo Sarankan Presiden Jokowi Bergabung ke Partai yang Nasionalis dan Kerakyatan

Diketahui jika Badan Layanan Penerimaan Negara membawahi Pajak, Bea Cukai dan PNBP.

Selain itu, Badan Layanan Penerimaan Negara mempunyai haluan negara sebagai perencanan pembangunan nasional.

Dikatakan Bambang jika Jusuf Kalla juga menaruh harapan besar pada Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka selaku presiden dan wakil presiden terpilih untuk melakukan berbagai langkah perbaikan.

Baca Juga:
Terkait Anies Baswedan, Zulkifli Hasan Sebut Alasan PAN Tidak Mendukung Dikarenakan Merupakan Bagian Koalisi Indonesia Maju

“Langkah perbaikan yang diharapkan adalah lebih konkret untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Bambang Soesatyo yang juga akrab disapa dengan Bamsoet tersebut menerangkan jika Jusuf Kalla juga memberikan pandangan mengenai pentingnya penataan dalam Pemilu sehingga ke depannya dapat lebih murah, mudah, efektif dan efisien.

“Evaluasi yang menyeluruh diperlukan sejak pelaksanaan Pemilu langsung di tahun 20024 hingga tahun 2024,” ujarnya.

Baca Juga:
Parpol Pendukung Telah Berpencar, Anies Baswedan Dinilai Akan Sulit Mencari Partai Pengusung Jika Ingin Maju di Pilkada Jakarta

Menurutnya, dengan melakukan hal tersebut, maka dapat ditemukan kekurangan dan kelebihannya sehingga pada akhirnya dapat dilakukan perbaikan secara menyeluruh.

Dia menyatakan Indonesia telah mengalami pasang surut dinamika berbagai Pemilu. Sehingga tidak ada salahnya jika pada pemerintahan yang akan datang, baik eksekutif dan legislatif dapat duduk bersama dengan melibatkan berbagai pihak.

Dia menegaskan jika Pemilu tidak boleh dinodai dengan praktik-praktik transaksional biaya tinggi dan juga politik uang atau money politic.

Baca Juga:
RPH Telah Selesai Dibahas, Mahkamah Konstitusi Akan Membacakan Putusan Dismissal Terkait Perkara Sengketa Pileg 2024 Hari Ini

Bambang Soesatyo menyatakan hal-hal seperti itu pada ujungnya hanya akan membuat korupsi menjadi merajalela.

“Untuk saat ini, masih ada pekerjaan rumah yang harus menjadi perhatian, yaitu mengenai masih adanya ketidakpastian hukum, padahal, dalam pengelolaan perekonomian, kepastian hukum adalah yang utama,” tandasnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Terkait Pilkada, Anies Baswedan Akui Khawatir Lawan Akan Menggunakan Cara yang Sama Seperti pada Saat Pilpres

Anies Baswedan mengungkapkan kekhawatirannya jika lawan dalam Pilkada akan menggunakan cara yang sama seperti pada saat Pilpres.

PKB Akan Membuat Poros Tandingan di Pilkada Jawa Timur, Golkar Sebut Khofifah Sulit Dilawan Karena Memiliki Arus Besar

Mengenai poros tandingan PKB, Golkar menyampaikan Khofifah Indar Parawansa sulit untuk dilawan dikarenakan mempunyai arus besar.

Musyawarah Dewan Partai, Yusril Sebut PBB Akan Tetap Menyumbangkan Pikiran untuk Pemerintah meski Tidak Lolos ke Parlemen

Yusril Ihza Mahendra menyampaikan PBB akan tetap menyumbangkan pikiran untuk pemerintah meski tidak lolos ke parlemen.

Mantan Sekda H Ardi Kadir Mantap Maju Menjadi Bakal Calon Bupati Parigi Moutong, Ini Sejumlah Partai yang Telah Ditempati Mendaftar!

Mantan Sekda Kabupaten Parigi moutong H Ardi Kadir S.pd MM mantap untuk maju menjadi salah satu Bakal calon bupati Parigi moutong

Segala Macam Koreksi Akan Menjadi Masukan, Menteri Dalam Negeri Sepakat Sistem Terkait Pemilu Perlu untuk Dikaji Ulang

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, sepakat sistem yang berkaitan dengan Pemilu perlu untuk dikaji ulang kembali.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;