Menpora Apresiasi Penuh Festival Sandeq Sulawesi Barat

waktu baca 3 menit
Foto/Istimewa

Berita Sulawesi Barat, gemasulawesi – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali, Apresiasi penuh gelaran Festival Sandeq 2022, milik pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang digelar beberapa hari di Pantai manggar Balikpapan, pada Jumat 9 September 2022.

Festival Sandeq dikatakan sebagai langkah untuk mendukung keberadaan Ibukota Negara (IKN) yang ditandai dengan penyerahan produk oleh Sekda mewakili seluruh provinsi di Indonesia.

Penyerahan komoditas itu oleh perwakilan dari provinsi di seluruh Indonesia merupakan simbol dukungan Indonesia terhadap perkembangan IKN, sebagaimana gelaran Sandeq Festival 2022.

Menpora mengatakan patut apresiasi Festival Sandeq merupakan contoh bagi daerah lain. Menurutnya, acara ini menunjukkan bahwa sebagai daerah kecil mampu menghadirkan kegiatan inovatif dengan kondisi anggaran yang terbatas.

Zainuddin mengumumkan bahwa pelaksanaan Festival Sandeq dipercepat karena adanya tantangan dari Menteri Pemuda dan Olahraga. Ini disepakati sambil menunggu konfirmasi bahwa kapal itu berlabuh di Pantai Manggar pada 7 September.

“Ini olahraga torurism kalau para passandeq tidak kuat fisiknya tidak akan sampai di pantai Manggar ini, tapi karena mereka punya kekuatan fisik dan keberanian, pelayaran laut mereka akan sampai di pantai Manggar ini,” kata dia.

Zainuddin mengatakan, tentu kami mengapresiasi pemerintah daerah yang sudah mulai menggenjot kehidupan sport tourism.

Menurut dia, festival ini patut diapresiasi. Selain itu, acara ini dapat diselenggarakan tanpa menggunakan dana APBD.

“Ini salah satu contoh inovasi daerah, tidak ada halangan untuk melakukan suatu kegiatan. Tuhan (PJ Gubernur Sulawesi Barat) harus menunjukkan bahwa ini bisa dilakukan di tempat lain. Ini salah satu inspirasi untuk menjadi mandiri,” katanya.

Zainuddin berharap Festival Sandeq semakin memperkuat komitmennya untuk mendukung perkembangan IKN. Ia menekankan tujuan IKN untuk pemerataan pembangunan.

Ia mengatakan, agar tidak ada lagi Jawa sentris. IKN itu ada di Kaltim, yang di tengah-tengah bisa diurus siapa saja.

Ia berharap Festival Sandeq tahun depan bisa berlanjut dan lebih meriah lagi.

Ia menyampaikan bahwa Festival Sandeq juga dapat digabungkan dengan Haornas karena dia percaya bahwa Festival Sandeq berperan dalam menyambut Haornas ke Balikpapan.

Sementara itu, Akmal Malik, Gubernur Sulawesi Barat PJ menyampaikan apresiasinya atas kehadiran multipartai tersebut.

Menurutnya, festival ini sukses berkat kerjasama dan dukungan semua pihak dalam melaksanakan kegiatan ini. Termasuk memampukan Walikota Balikpapan untuk mendukung berbagai rangkaian acara sebagai bagian dari Sandeq Festival 2022.

“Walaupun Sulbar kecil dengan budget Rp 1,9 miliar, kami memiliki keberanian yang besar. Seperti Sandeq kecil yang berani mengarungi samudera. Ini adalah inspirasi bagi Indonesia. Bukan bergantung pada bahan bakar, melainkan hanya bergantung pada angin untuk mengarungi lautan,” katanya.

Baca: Enam Desa di Luwu Terendam Banjir Akibat Tanggul Jebol

Ia menjelaskan, sandeq adalah mahakarya maritim Indonesia. Menjadi inspirasi bagi Indonesia.

Di tempat yang sama, Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengucapkan terima kasih atas ide Festival Sandeq yang berlangsung di Balikpapan selama beberapa hari. Menurutnya, acara tersebut merupakan momen untuk meningkatkan semangat generasi yang mencintai laut.

“Dorongan ini memicu semangat kami, khususnya generasi kami, untuk cinta laut,” ucapnya. (*/Ikh)

Baca: Tolak Harga BBM Naik, Ribuan Massa Ojol di Makassar Demo

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.