Pasien Diduga Terkena Hepatitis Akut Misterius Bertambah 18 Pasien

<p>Pasien Diduga Terkena Hepatitis Akut Misterius Bertambah 18 Pasien</p>
Pasien Diduga Terkena Hepatitis Akut Misterius Bertambah 18 Pasien

Kesehatan, gemasulawesi – Pasien diduga terkena hepatitis akut misterius di Indonesia bertambah 18 pasien, ini berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 11 Mei 2022.

Hal tersebut dijelaskan oleh Dr Mohamad Syahril Direktur Utama Rumah Sakit Sulianti Saroso (RSPI) dalam konferensi pers yang dilakukan secara virtual.

“9 Laki-Laki, 8 perempuan dan satu lagi masih dalam proses verifikasi, dari 18 kasus yang diduga hepatitis akut misterius tersebut,” Jelasnya

Dr Mohammad Syahril juga mengatakan, 18 kasus yang diduga hepatitis akut misterius tersebut tersebar dibeberapa provinsi diantaranya, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Jawa Timur, dan juga DKI Jakarta.

Syahril menjelaskan, 18 kasus tersebut terdiri dari 9 kasus klasifikasi tertunda (dalam pemeriksaan), 7 kasus discarded/disingkirkan, 1 kasus kemungkinan (kemungkinan hepatitis akut) dan 1 kasus menunggu proses verifikasi.

“Dari 18 kasus yang diduga hepatitis akut misterius itu 7 orang pasien sudah meninggal” jelasnya.

Baca: 158 KK Desa Mulat Terkena Dampak Banjir Dari Luapan Air Sungai Lama

Lanjut Syahril, dari segi usia, 6 pasien didominasi oleh anak berumur 5-9 tahun, 4 orang 10-14 tahun, 4 orang 0-4 tahun dan 4 orang 15-20 tahun.

Kemudian, kata dia, gejala dari 18 kasus tersebut antara lain demam, mual, muntah, kehilangan nafsu makan, diare akut, malaise (lemah dan lesu), nyeri otot, mata kuning, gatal-gatal.

“Dan beberapa diantaranya air urine seperti warna teh, perubahan warna feses dengan sesak nafas,” ucapnya. (*)

Baca: 13 Cara Memulai Bisnis Online Mudah, Praktekkan Sekarang!

...

Artikel Terkait

wave

Posyandu Kabupaten Parigi Moutong Berjumlah 1.317 Unit

Berdasarkan laporan oleh Dinas Kesehatan Parigi Moutong jumlah Posyandu yang ada saat ini di kabupaten parigi moutong

Keberadaan Posyandu Dapat Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Ibu Dan Anak

Posyandu Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak sangat di perlukan dalam mendekatkan upaya promotif dan preventif kepada masyarakat.

Indonesia Berpeluang Merubah Status Pandemik Jadi Endemik

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebut Indonesia berpeluang merubah status pandemik Covid-19 menjadi endemik,

Seorang Anak di Medan Meninggal Diduga Akibat Hepatitis Misterius

Seorang anak di Medan, Sumatera Utara meninggal dunia diduga terjangkit penyakit hepatitis misterius, Pasien tersebut sempat menjalani

Menteri Kesehatan Pastikan PMK Resiko Menular ke Manusia Rendah

Menteri Kesehatan Pastikan PMK Resiko Menular Ke Manusia Rendah, dia menghimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir pada penyakit ini.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;