Polisi Selidiki Pelaku Pemberi Wafer Berisi Benda Tajam

<p>Foto: Wafer berisi silet, Antarafoto.</p>
Foto: Wafer berisi silet, Antarafoto.

Gemasulawesi– Polisi masih menyelidiki kasus pemberian wafer berisi benda tajam seperti paku, silet, hingga staples diberikan kepada anak-anak di Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Jember, Jawa Timur.

“Kami masih mencari tahu keberadaan pelaku. Berdasarkan laporan dari orangtua, pelaku yang memberikan makanan wafer itu adalah seorang lelaki,” ungkap Kapolsek Patrang AKP Hedi Supadmo di Jember, Senin 2 Agustus 2021.

Belum tertangkapnya pelaku, membuat polisi belum mengetahui pasti motif pemberian wafer itu. Korbannya anak berumur tiga tahun dan sembilan tahun.

Baca juga: BPK Simpulkan Kinerja Pencegahan KPK Belum Efektif

Menurut dia, sudah ada dua anak menerima wafer berisi benda tajam itu.

“Modusnya pelaku menyebarkan kue wafer pada anak-anak di seputar Jalan Cempedak, RT 3 RW 8 Kelurahan Jember Lor,” papar dia.

Orang itu, kemudian memberikan makanan wafer dalam kemasan. Namun, saat dibuka makanan itu ternyata berisikan benda tajam berbahaya, seperti silet, paku, hingga staples.

Baca juga: Korban Tabrak Lari Mobil Rescue di Makassar Dapat Santunan

Mengetahui hal itu orangtua anak-anak penerima makanan itu akhirnya melaporkannya ke polisi. Perbuatan itu tidak terekam CCTV karena di lingkungan perkampungan.

“Beberapa waktu lalu pernah kejadian, kemarin Jumat ada warga laporan pada kami,” kata dia.

Baca juga: Pemkot Makassar Rencana Sweeping Rapid Antigen

Baca juga: Pemerintah Diminta Sanksi Perusahaan Lalai Jamin Kesehatan Pekerja

Polisi lakukan pendalaman pengejaran pelaku

Saat ini polisi masih melakukan pendalaman penyelidikan untuk mengejar pelaku.

Pihaknya meminta para orangtua lebih waspada terhadap makanan yang diberikan orang tidak dikenal kepada anak-anaknya.

Baca juga: Kejari Poso Sulteng Selidiki Aliran Dana Covid-19

Untuk menghindari kejadian serupa terulang, warga diminta lebih waspada dan dapat mengawasi anak-anaknya saat bermain.

Polisi juga meminta warga segera melapor jika ada tindakan mencurigakan dan meresahkan di wilayahnya.

“Ketika mengetahui segera melaporkan,” pungkasnya. (***)

Baca juga: P2TP2A Parimo Kawal Kasus Penganiayaan Anak Libatkan Oknum Polisi

Baca juga: Sabet Emas Olimpiade Tokyo, Ganda Putri Greysia-Apriani Banjir Bonus

...

Artikel Terkait

wave

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa di GBK

Polisi mulai selidiki dugaan pengeroyokan mahasiswa di GBK, Jakarta Pusat. Dari laporan diketahui Zaelani korban dari tindakan Satpam.

Polisi Bekuk Pencuri Bugil di Cafe Banjarmasin

Pencuri bugil di cafe di Banjarmasin, Kalimantan Selatan berhasil dibekuk kepolisian, keduanya merupakan residivis atau pernah dipenjara.

Polisi Amankan Sembilan Pelaku Penganiayaan Pasutri

Kapolres Pelalawan Provinsi Riau berhasil mengamankan sembilan orang pelaku penganiayaan Pasutri berinisial Ad (35) dan YH (27).

Polisi Amankan Istri Siram Minyak Goreng Panas ke Suami

Siram minyak goreng panas ke suami, satu wanita berinisial RS (40) warga Desa Dena, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima diamankan polisi.

Polisi Bekuk Pria Ludahi Petugas PLN

Aparat kepolisian di Medan membekuk seorang pria ludahi petugas PLN sedang bertugas melakukan penagihan rekening listrik di cafe milik pelaku

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;