Tiga Wanita Texas Digugat atas Kematian Setelah Membantu Aborsi

<p>Keterangan Foto : penolakan aborsi di Texas,(Foto:/Twitter/angeladavidson)</p>
Keterangan Foto : penolakan aborsi di Texas,(Foto:/Twitter/angeladavidson)

Internasional, gemasulawesi – Tiga wanita di Texas sedang dituntut atas kematian yang salah oleh seorang pria di Texas.

Marcus Silva yang diwakili Jonathan Mitchell mengklaim bahwa mereka telah melanggar larangan di Texas tentang keputusan hakim Roe Wade.

“Ini adalah pelanggaran dari larangan yang diberlakukan negara sejak mahkamah agung AS membatalkan keputusan hakim Roe Wade,” kata Jonathan Mitchell.

Baca : Pasangan Pelaku Aborsi Tujuh Janin di Makassar Diperiksa Kejiwaannya

Dalam gugatan yang diajukan, Marcus Silva menuduh mereka membantu dalam aborsi yang dilakukan sendiri sama saja dengan membantu pembunuhan.

Marcus Silva menuntut para tergugat untuk membayar ganti rugi atas tindakan aborsi sebesar 1 juta dollar.

“Kami meminta para tergugat membayar ganti rugi sebesar 1 juta dollar amerika,” tambahnya.

Baca : Mahasiswi Hamil di Sulawesi Tenggara Ini Meninggal di Wisma Usai Jalani Praktik Aborsi

Wanita yang minum obat pada Juli mahkamah agung menjatuhkan hak konstitusional untuk aborsi sejak 1973 tidak disebutkan dalam gugatan tersebut.

Kelompok-kelompok hak aborsi dari Center for Reproductive Rights mengutuk gugatan itu, menyebutnya sebagai taktik intimidasi.

“Ini adalah upaya untuk menakut-nakuti orang agar tidak mendapatkan perawatan aborsi,” kata Autumn Katz seorang pengacara di Center for Reproductive Rights.

Baca : Tujuh Gugatan Sengketa Pilkades Parigi Moutong Ditolak

Selain itu hukum di Texas mengatur tentang pemidanaan terhadap produsen obat aborsi dan penyedia jasa aborsi di Texas.

Hal tersebut diungkapkan oleh Pengacara dari kelompok hukum konservatif Thomas More Society, Briscoe Cain.

“Siapa pun yang terlibat dalam mendistribusikan atau memproduksi pil aborsi akan dituntut hingga terlupakan,” kata Cain.

Baca : Istri Tersangka Teroris Makassar Ajukan Praperadilan

Hukum Texas melindungi perempuan yang melakukan aborsi agar tidak dimintai pertanggungjawaban dan tidak dapat dipidana oleh pihak yang berwenang.

Tuntutan hukum yang menantang pembatasan aborsi telah muncul di seluruh AS karena klinik telah ditutup di negara bagian yang didominasi Partai Republik. (*/Siti)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Satu Orang Tewas Akibat Topan Freddy yang Menghantam Mozambik

Internasional, gemasulawesi &#8211; Topan Freddy menghantam Mozambik pada Sabtu 11 Maret 2023, menewaskan satu orang , mengakibatkan kerusakan atap rumah. Salah seorang penduduk Mozambik bernama Vania menjelaskan jika topan menyebabkan penutupan satu kota di Mozambik. “Kota merupakan zona larangan pergi tidak ada toko atau bisnis yang buka semuanya ditutup kami dikurung,” kata Vania . Baca [&hellip;]

Panama Memberi Kanada Lampu Hijau untuk Mengoperasikan Terminal Pelabuhan Rincon

Internasional, gemasulawesi &#8211; Otoritas Maritim Panama telah mencabut penangguhan operasi First Quantum Minerals di pelabuhan Punta Rincon. Juru bicara Mineral Panama, First Quantum&#8217;s Unit Panama menyebutkan jika penangguhan pelabuhan di Cobre Panama telah berakhir. “Penangguhan tertanggal 26 Januari telah berakhir ,” kata juru bicara Mineral Panama, First Quantum&#8217;s Unit Panama yang tidak ingin disebutkan identitasnya. [&hellip;]

PBB telah Mengumumkan Pemilu Libya Akan Diadakan Tahun Ini

Internasional, gemasulawesi &#8211; Proses politik untuk menyelesaikan lebih dari satu dekade konflik di Libya telah terhenti. Utusan PBB Libya Abdoulaye Bathily mengatakan penundaan tersebut karena sejak pemilihan pada Desember 2021 terjadi perselisihan tentang kelayakan kandidat utama. “Jika undang-undang pemilu diberlakukan pada bulan Juni, pemilihan nasional dapat diadakan pada akhir tahun,” kata Abdoulaye Bathily. Baca : [&hellip;]

Sutradara Drama The Glory Akui Dirinya Pelaku Bullying Semasa Sekolah, Sebelumnya Sempat Membantah

Sebelum sutradara drama The Glory akui dirinya pelaku bullying semasa sekolah, sutradara Ahn Gil Ho sempat membantah rumor yang beredar tersebut bahwa hal yang dikatakan oleh Mr. A itu tidaklah benar.

Seribu Tiga Ratus Migran Berhasil Diselamatkan di Italia

Internasional, gemasulawesi &#8211; Lebih dari 1.300 migran telah diselamatkan dalam tiga operasi terpisah di ujung selatan Italia. Penjaga pantai Crotone menyebutkan dalam dua minggu setidaknya 74 orang tewas ketika perahu mereka menabrak batu di dekat pantai crotone. “Sebuah Kapal telah membawa 500 migran dari satu kapal lebih dari 100 mil ke laut, kemudian membawa mereka [&hellip;]

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Laut Bercerita yang Akan Dibintangi Reza Rahardian, Adaptasi dari Novel Sejarah Legendaris

Laut Bercerita adalah proyek film besar yang akan dibintangi Reza Rahardian, berkisah tentang seorang aktivis di era reformasi

Alan Ritchson Akan Berperang Melawan Ancaman dari Dunia Lain dalam Film War Machine di Netflix: Inilah Sinopsisnya

Alan Ritchson tampil dalam film laga fiksi ilmiah baru, War Machine, yang akan tayang di Netflix pada bulan Maret

Inilah Sinopsis Tolong Saya (Dowajuseyo), Film Horor Hasil Kolaborasi Sineas Indonesia dan Korea Selatan

Tolong Saya (Dowajuseyo) adalah film horor hasil kolaborasi sineas Indonesia dan Korea Selatan, dibintangi Saskia Chadwick

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan


See All
; ;