60 Hari, Target Parimo Selesaikan Temuan BPK

<p>Foto: Wabup Parimo,-H Badrun Nggai.</p>
Foto: Wabup Parimo,-H Badrun Nggai.

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Dalam waktu 60 hari kedepan target Pemda Parimo selesaikan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Sulawesi Tengah.

“Beberapa item kegiatan tahun anggaran 2020 jadi temuan. Namun, terima kasih kepada semua perangkat daerah dan BPK. Karena masih meraih prestasi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas pengelolaan keuangan dan aset daerah,” ungkap Wakil Bupati Parimo, H. Badrun Nggai, usai membuka kegiatan di Dinas Sosial Parimo, Senin 31 Mei 2021.

Ia mengatakan, prestasi itu diraih karena ketentuan dan harapan BPK dapat terselesaikan dengan baik.

Penyelesaian temuan berdasarkan pada rekomendasi BPK RI. Dan akan menjadi tanggungjawab perangkat daerah masing-masing. Sesuai dengan surat pernyataan.

Baca juga: Banyak Temuan BPK, BPKAD Parigi Moutong Minta Laporan Keuangan Akurat

“Kami tidak menginginkan adanya penundaan penyelesaian. Harapannya, dapat terselesaikan pada tahun yang sama,” tegasnya.

Terkait komitmen itu kata dia, pihaknya akan mengundang perangkat daerah yang terdapat temuan, agar menyelesaikannya segera.

Catatan penting BPK adalah terus memperbaiki manajemen akuntasi pengelolaan keuangan, terutama aset daerah. Dan seluruh kegiatan fisik harus sesuai dengan aturan yang ditetapkan.

“Itu dilakukan agar prestasi WTP dapat terus dipertahankan,” sebutnya.

Dalam pengawasan kegiatan fisik, yang dilakukannya pada tahun sebelumnya, temuan kegiatan fisik tidak banyak. Dan telah terselesaikan seluruhnya.

Sementara aset daerah kata dia, seperti kendaraan dinas masih digunakan pejabat lama, akan segera ditindaklanjuti. Bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri Parimo.

“Kemarin KPK datang, sebagai upaya pencegahan dan evaluasi. Sehingga, komitmen dengan BPK RI harus dipenuhi. Tujuannya, agar Parimo semakin baik kedepan,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK sambangi DPRD diskusi tentang pencegahan korupsi bersama Anggota legislatif (Anleg) DPRD Parimo.

“Kami ingin mengingatkan kembali, tentang praktek-praktek korupsi. Sementara tugasnya, memberikan tips-tips untuk pencegahan,” ungkap Deputi Direktorat Koordinasi, Supervisi dan Pencegahan KPK RI, Rusfian.

Ia mengatakan, KPK sering lakukan koordinasi terkait pencegahan ke Pemerintah daerah. Sebagai komitmen merawat upaya pemberantasan korupsi.

“Untuk upaya pemberantasan korupsi, jadi kita sentuh eksekutif dan legislatif,” sebutnya.

Ia menambahkan, ada beberapa program area intervensi yang dilakukan KPK terhadap Pemda. Khusus untuk perencanaan dan penganggaran APBD, prosesnya harus dilakukan sesuai dengan aturan.

Baca juga: Polda: Ribuan Kasus Kejahatan di Sulteng Selama 2020

Laporan: Novita Ramadhani

...

Artikel Terkait

wave

Rehab Bendung dan Irigasi Gumbasa Tahap II Target Rampung 2023

Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Palu, rehab bendung dan irigasi Gumbasa target rampung 2023.

Gempa Magnitudo 5,1 Getarkan Toli-Toli

Gempa berkekuatan magnitudo 5,1 menggetarkan Toli-Toli, Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu 29 Mei 2021, lokasi 1,07 LU, 120,02 BT

Polsek Palu Selatan Bekuk Dua Pelaku Curanmor

Sat Reskrim Polsek Palu Selatan, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, bekuk dua pelaku pencurian kendaraan bermotor Curanmor.

Polisi Selidiki Penemuan Mayat di Kampung Lere, Kota Palu

Polres Palu sementara menyelidiki penyebab kematian mayat ditemukan di Jalan cumi-cumi, Kelurahan Kampung Lere, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Mobil Truk Bermuatan Tabung Oksigen Masuk Jurang Kebun Kopi

Mobil truk bermuatan tabung oksigen masuk jurang Kebun Kopi Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, jenis Mitsubishi Nopol DN 8633 VJ.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;