Ada Kemungkinan Tersangka Baru Dalam Kasus Mafia Migor

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Ilustrasi

Kupas Tuntas, gemasulawesi – Direktur Penyidikan  Kejaksaan Agung Supardi menegaskan kasus korupsi mafia minyak goreng (migor) tidak akan berakhir hanya dengan empat tersangka. Kejaksaan Agung akan terus mengembangkan kasus tersebut berdasarkan fakta dan bukti hukum yang ditemukan penyidik.

“Ya nanti ada kejutan, tunggu minggu ini atau minggu depan”, ujarnya.

Supardi meyakinkan pihaknya akan terus mempublikasikan kasus mafia migor. Mulai dari siapa saja yang terlibat dalam korupsi mafia migor hingga masyarakat yang menjadi korbannya. Perkembangan kasus akan disiarkan dari kapuspenkum atau melalui JAMPidsus.

Baca: Jaksa Agung Beri Atensi Khusus Berantas Mafia Tanah

Sebelumnya, penyidik Kejaksaan Agung menetapkan empat tersangka dan langsung menangkap mereka sehubungan dengan kasus dugaan korupsi terkait konsesi fasilitas ekspor minyak sawit mentah () pada Januari 2021-Maret 2022.

Kejaksaan Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin mengatakan, tim penyidik Kejaksaan telah memperoleh cukup bukti menetapkan keempat orang tersebut sebagai tersangka dalam kasus korupsi penyediaan fasilitas CPO.         

Ke 4 tersangka tersebut merupakan Direktur Jendral Perdagangan Luar Negeri Kementrian Perdagangan Indrashari Wisnu Wardhana, Presiden Komisaris PT Wilmar Nabati Master Parulian Tumanggor, Direktur Senior Corporate Affairs Permata Hijau Group, Stanley MA dan Pierre Togar Sitanggang selaku Direktur Jenderal PT Bagian Umum Musim.

Baca: Menteri Luhut Minta KPK Penjarakan Mafia Pelabuhan

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menginstruksikan jajaran Kementerian Perdagangan untuk membantu proses penegakan hukum dalam kasus dugaan gratifikasi atau suap dalam pemberian  persetujuan ekspor yang melibatkan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Indrasari Wisnu Wardhana.          

Wilmar Group telah menyatakan dukungan penuhnya terhadap undang-undang tersebut aparat penegak hukum yang menjebak para pejabat senior ini.

Baca: Kemendag Akan Jalin Kerjasama Dengan APH, Tindak Penimbun Migor

“Kami menerima penuh penegakan hukum yang di lakukan kejaksaan agung terkait izin persetujuan ekspor sawit itu,” Terang Wilmar Group dalam keterangan tertulisnya.

Dalam pernyataan tersebut, pihak Wilmar menyatakan telah memenuhi semua peraturan yang berlaku terkait dengan izin ekspor kelapa sawit.

Sementara itu, PT Musim Mas ragu-ragu menanggapi penetapan tersangka General Manager PT Musim Mas, Komisaris Umum, Togar Sitanggang. (*)

Baca: Stok Migor di Sumatera Barat Surplus 3,1 Juta Liter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.