Aturan Baru Presiden Jokowi Mengenai Penjualan Rokok Eceran

<p>Ket Foto: Ilustrasi rokok. (Foto/Pixabay)</p>
Ket Foto: Ilustrasi rokok. (Foto/Pixabay)

Nasional, gemasulawesi – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberlakukan aturan baru terkait penjualan rokok.

Selanjutnya, penjualan rokok eceran akan dilarang melalui rancangan peraturan pemerintah perubahan peraturan pemerintah nomor 109 tahun 2012 tentang perlindungan zat yang mengandung zat adiktif berupa produk tembakau bagi kesehatan.

Pembentukannya berdasarkan Pasal 116 Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 juga mengubah berbagai ketentuan lainnya.

Baca: Kebakaran Pasar Sentral Makassar, Tiga Saksi Diperiksa Polisi

  1. Peningkatan persentase area gambar dan teks peringatan kesehatan pada kemasan produk tembakau.
  2. Ketentuan untuk rokok elektronik.
  3. Larangan iklan, promosi, dan sponsor di media komputer.
  4. Larangan penjualan rokok batangan.
  5. Mengawasi iklan, promosi, sponsor produk tembakau di media penyiaran, media dalam dan luar ruangan, dan media teknologi informasi.
  6. Aplikasi dan aplikasi.
  7. Dukungan komputer dan penetapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Aturan terakhir ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Tidak hanya pembuat rokok dan perokok, pedagang tradisional dan pedagang kaki lima juga resah dengan larangan penjualan rokok eceran.

Baca: Cara Mengecek Kuota Pengumuman SNBP 2023, Simak Cara dan Syaratnya

Selain sektor migas, tembakau dan rokok merupakan penyumbang utama penerimaan negara. Padahal, dana besar telah dialokasikan dari cukai rokok untuk BPJS Kesehatan.

Di sisi lain, peredaran rokok terus dibatasi oleh pemerintah dengan alasan untuk kesehatan masyarakat. masyarakat. Di antaranya adalah kenaikan bea cukai menjadi 10% yang akan berlaku pada tahun 2023. (*/KSD)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Cara Mengecek Kuota Pengumuman SNBP 2023, Simak Cara dan Syaratnya

Bagaimana cara mengecek pengumuman kuota SNBP 2023? Pengumuman SPP SNBP efektif dapat diakses pada 28 Desember 2022

H-1 Natal, Sebanyak 1,1 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Sebanyak 1,15 juta kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-7 sampai dengan H-1 Hari Raya Natal 2022 atau periode 18 hingga

Sebanyak 114 Kecelakaan Terjadi di Hari Pertama Operasi Lilin 2022

Sebanyak 114 kecelakaan yang terjadi pada hari pertama pelaksanaan Operasi Lilin 2022 berdasarkan catatan Polri dimulai sejak Jumat, 23

Menhub Sebut Waspadai Gelombang Tinggi di Selat Sunda

Menteri Perhubunghan (Menhub) menyebutkan PT ASDP untuk memantau kondisi cuaca dan waspadai ancaman gelombang laut tinggi di Selat Sunda

Budayawan Ridwan Saidi Meninggal Dunia

Budayawan dan Sejahrawan Betawi, Ridwan Saidi, meninggal dunia pada Minggu 25 Desember 2022 pukul 08.35 di Tangerang Selatan,

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;