Cuaca 12 Juli 2021: Wilayah Potensi Ekstrem Termasuk Sulawesi Tengah

<p>Foto: Citra Satelit Cuaca 11 Juli 2021.</p>
Foto: Citra Satelit Cuaca 11 Juli 2021.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Peringatan dini cuaca 12 Juli 2021, potensi cuaca ekstrem di 25 wilayah, termasuk Sulawesi Tengah.

25 wilayah berpotensi ekstrem dari rilis cuaca 12 Juli 2021 BMKG yaitu 22 daerah berpotensi alami hujan lebat dapat disertai petir dan angin kencang. Di antaranya adalah Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Bengkulu, dan Jambi.

Sementara itu,tiga wilayah lainnya diperkirakan diguyur hujan dapat disertai petir dan angin kencang.

Berikut peringatan dini cuaca ekstrem Senin, 12 Juli 2021, dilansir Bmkg.go.id:

Wilayah berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang yaitu Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, Papua.

Baca juga: Angin Kencang Parigi Moutong, Satu Rumah Nelayan Ongka Malino

Wilayah berpotensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang yaitu Aceh, Sulawesi Selatan.

Wilayah berpotensi angin kencang yaitu Nusa Tenggara Timur.

Dilansir BMKG daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) terpantau memanjang dari pesisir utara Aceh hingga perairan barat Sumatera Utara.

Baca juga: Cuaca 3 Juli 2021: Sulawesi Tengah Potensi Hujan Lebat Disertai Petir

Kemudian, di Samudera Hindia barat Sumatera, dari Riau hingga perairan barat Bengkulu, dari perairan timur Sulawesi Tengah hingga Selat Makassar dan memanjang di Papua bagian tengah.

Daerah pertemuan angin (konfluensi) memanjang dari Semenanjung Malaysia hingga Samudera Hindia barat Sumatera.

Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan disepanjang daerah konvergensi dan konfluensi itu.

Baca juga: Kejati Sulawesi Tengah Kembali Tahan Tersangka Korupsi BPKAD Balut

Cuaca 12 Juli 2021: Wilayah Potensi Ekstrem Termasuk Sulawesi Tengah
Foto: Illustrasi cuaca ekstrem.

Peringatan dini cuaca ekstrem Selasa, 13 Juli 2021

Wilayah berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Wilayah berpotensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang yaitu Aceh, Kep. Riau dan Lampung. (**)

Baca juga: Anggaran PPPK Parigi Moutong Sedot Rp87 Miliar

...

Artikel Terkait

wave

Anggaran PPPK Parigi Moutong Sedot Rp87 Miliar

Pemerintah daerah memperkirakan total anggaran PPPK Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, senilai Rp 87 Miliar, 2343 formasi guru dan kesehatan

Gempa M4,1 Kota Palu, Guncangan Terasa Hingga Sigi

Gempa M4,1 Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu 10 Juli 2021, pukul 14.57 WIB. Huncangan terasa kuat hingga di kabupaten Sigi.

Kejati Sulawesi Tengah Kembali Tahan Tersangka Korupsi BPKAD Balut

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah kembali tahan tersangka korupsi BPKAD Balut atau Banggai Laut tahun anggaran 2020 inisial AM

PPKM Mikro Kota Palu: Ini Syarat Warung Makan Buka 24 Jam

Pemkot menyebut warung makan bisa buka 24 jam jika layanan pesan bungkus PPKM mikro Kota Palu, Sulawesi Tengah, sesuai Instruksi Mendagri

Perawat-Bidan Positif Covid 19, Puskesmas di Sigi Tutup

Sebanyak 11 orang positif covid 19 terdiri dari penjaga Puskesmas, perawat, bidan hingga Kepala Puskesmas, Puskesmas di Sigi tutup sementara.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;