Ditetapkan Tersangka Kasus KDRT, Ferry Irawan Terancam Dipenjara 5 Tahun

waktu baca 2 menit
Ferry Irawan Terancam Dipenjara 5 Tahun pasca ditetapkan polisi sebagai tersangka kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

, gemasulawesi.com – Ferry Irawan Terancam Dipenjara 5 Tahun pasca ditetapkan polisi sebagai tersangka kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga ().

Kabid Humas Kombes Dirmanto mengatakan, Ferry Irawan diduga melakukan tindakan kepada istrinya .

“Kami sudah melakukan gelar perkara, lalu ditetapkan bahwa Saudara FI (Ferry Irawan, red) naik statusnya dari saksi menjadi tersangka,” jelas Dirmanto, Kamis 12 Januari 2023.

BACA: Sang Ibu Jadi Korban KDRT, Verrel Bramasta Diminta Pulang Netizen Gebukin Ferry Irawan

Dirmanto menjelaskan, olah TKP dilakukan di salah hotel di Kota Kediri pada Rabu 11 Januari 2023.

Selain itu, penyidik ​​juga mewawancarai enam saksi di Kediri. Antara lain housekeeping, resepsionis dan sejumlah karyawan hotel, serta CCTV.

Di TKP, carabinieri menemukan beberapa barang bukti.

BACA: Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara, BMKG Ingatkan Masyarakat Potensi Bencana

Misalnya seprai dan handuk yang berlumuran darah. Polisi juga mengambil beberapa sampel darah

Jadi hari ini Kamis (12/1/2023), akan mengirimkan surat panggilan kepada Ferry Irawan untuk datang pada Senin (16/1/2023) untuk diperiksa sebagai tersangka.

Atas perbuatannya tersebut, Ferry Irawan Terancam Dipenjara.

BACA: Jenderal Rudy Mutasi Anggotanya, 3 Kapolres dan 3 PJU Polda Sulteng

Karena didakwa pasal 44 dan 45 UU no 23 tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga dengan hukuman 5 tahun penjara.

“Ada kekerasan fisik dan psikologis,” katanya.

Sebelumnya, melaporkan kasus yang dilakukan Ferry Irawan suaminya pada Minggu 8 januari 2023 ke Polresta Kediri.

BACA: Ombudsman Sulteng Target 150 Laporan Masyarakat Sepanjang Tahun 2023

Keesokan harinya atau Senin, 9 Januari 2023, kasus tersebut dilimpahkan ke Bareskrim .

Venna mengaku diperlakukan kasar oleh suaminya di sebuah hotel di Kediri, Jawa Timur hingga menyebabkan hidungnya berdarah.

Rupanya, aksi tersebut bukan pertama kali dialami .

Melalui pengacaranya, Venna mengaku mengalami ancaman fisik dan psikis selama 3 bulan terakhir. (*/Hakir)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.