DPR Minta Pemerintah Tunda Proyek Tidak Berkaitan Pandemi

<p>Foto: Illustrasi proyek nasional.</p>
Foto: Illustrasi proyek nasional.

Berita nasional, gemasulawesi– Komisi XI DPR menilai penanganan pandemi dan dampaknya harus menjadi prioritas utama. Sehingga, pemerintah diminta menunda proyek tidak berkaitan pandemi.

“Pengalihan anggaran itu akan berdampak signifikan terhadap langkah pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat dan pemulihan ekonomi. Harus selesaikan bahaya di depan mata,” ungkap Wakil Ketua Komisi XI DPR, Fathan Subchi, di Jakarta, Senin 19 Juli 2021.

Proyek tidak berkaitan pandemi anggarannya dapat dialihkan. Antara lain rencana pembangunan ibu kota baru. Suntikan penyertaan modal negara bagi BUMN terlibat dalam proyek kereta cepat. Serta utang luar negeri tidak terkait penanganan pandemi.

Baca juga: Jumlah Penduduk Parigi Moutong Capai 482.794 Jiwa

“Kami menilai dengan perkembangan terbaru, maka sudah saatnya dilakukan perubahan fokus anggaran,” kata dia.

Penyesuaian anggaran serta penundaan proyek tidak berkaitan pandemi mesti dilakukan pemerintah. Karena tidak ada kepastian kapan pandemi Covid-19 akan berakhir.

Selain itu dia menyebutkan, mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), terjadi peningkatan jumlah pengangguran dan orang miskin dibandingkan tahun sebelumnya.

“Hal ini menunjukkan perlunya refocusing atas penanganan pandemi. Kita jangan sampai terlambat melakukan langkah strategis,” ujarnya.

Di samping menunda proyek tidak berkaitan pandemi, pihaknya juga menekankan pentingnya membangun ketahanan pangan. Serta memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

Penguatan ketahanan pangan mesti dilakukan agar Indonesia terhindar dari ancaman krisis pangan pascapandemi.

“Jika masyarakat sehat dan pangan tercukupi, pemerintah akan lebih mudah untuk kembali melanjutkan pembangunan,” ujar dia.

Baca juga: Gelontoran 1,3 Miliar Rupiah, Tekan Pandemi Covid di Palu

PPKM diperlukan menekan laju penularan Covid-19

Sementara, pengetatan PPKM darurat diperlukan agar sukses menekan laju penularan Covid-19.

Dia berpendapat, lebih baik bersakit-sakit selama tiga atau empat minggu dibandingkan kasus Covid-19 terus melonjak dan mengancam peluan pemulihan ekonommi dalam jangka panjang.

Selain tunda proyek tidak berkaitan pandemi, pemerintah pusat diminta mendorong percepatan serapan anggaran penanganan Covid-19 di daerah.

Ketua DPR Puan Maharani mengatakan, serapan anggaran penanganan Covid-19 di daerah masih rendah kendati jumlah kasus positif tengah melonjak.

Realokasi anggaran harus dilakukan segera untuk merespons situasi kedaruratan yang kini terjadi.  Pemerintah pusat diminta memberikan bantuan teknis terkait realokasi anggaran hingga realisasi penyerapannya. (***)

Baca juga: Lima Kabupaten di Sulawesi Tengah Masuk Zona Merah Covid 19

...

Artikel Terkait

wave

Polisi Bekuk Pelaku Pemalsu Situs Bantuan Sosial

Polisi bekuk pelaku pemalsu situs bantuan sosial, seorang pria berinisial RR. Pelaku berhasil meraup untung dari iklan sampai Rp1,5 miliar.

Insentif Belum Cair, Banyak Tenaga Kesehatan Undur Diri

Ketua Dokter Indonesia Bersatu, menyebut banyak Tenaga kesehatan undur diri dan memilih profesi lain di tengah pandemi covid-19.

Indonesia Bangun Kerjasama Perangi Penyelundupan Benih Bening Lobster

Pemerintah Indonesia membangun kerjasama perangi penyelundupan benih bening lobster membuka peluang kerja sama budidaya dengan Vietnam

Bangga, SBY Masuk Scene Film The Tomorrow War

Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY masuk scene Film The Tomorrow War, jadi kebanggaan tersendiri.

Jelang Idul Adha, Wapres Minta Masyarat Potong Kurban di RPH

Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin meminta masyarakat potong kurban di RPH. Dan tidak Shalat Idul Adha berjamaah di masjid maupun di lapangan.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;