Gubernur Sulawesi Tengah Minta Tata Kelola Ketersediaan Oksigen Dibenahi

<p>Foto: Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura.</p>
Foto: Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura.

Gemasulawesi– Gubernur Sulawesi Tengah minta tata kelola ketersediaan oksigen di rumah sakit dibenahi.

“Direktur rumah sakit untuk lebih serius melakukan pembenahan ketersediaan oksigen. Agar tabung kosong oksigen di rumah sakit jangan sampai menumpuk,” ungkap Gubernur Sulawesi Tengah H Rusdy Mastura melalui keterangan tertulis, Minggu 15 Agustus 2021.

Ia menyebut, rumah sakit harus sesuaikan distribusinya dengan pelayanan distributor oksigen terdekat.

Baca juga: Krisis Tabung Oksigen: Parigi Moutong Minta Bantuan ke Pemprov Sulawesi Tengah

Tata kelola ketersediaan oksigen itu harus menjadi perhatian kita bersama, bupati dan wali kota serta kepala Dinas Kesehatan.

Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura meminta tata kelola ketersediaan oksigen di rumah sakit (RS) segera dibenahi.

Permintaan pembenahan tata kelola ketersediaan oksigen itu, karena Gubernur melihat ketersedian oksigen merupakan hal sangat vital dalam perawatan pasien covid19 di rumah sakit.

Gubernur Sulawesi Tengah juga meminta kepada seluruh direktur rumah sakit agar memastikan ketercukupan oksigen.

Direktur rumah sakit harus memperhitungkan ketersediaan oksigen dengan jumlah pasien dirawat di rumah sakit selama 24 jam.

“Saya meminta direktur rumah sakit jangan teledor terhadap ketersediaan oksigen rumah sakit karena nyawa pasien menjadi taruhannya,” tuturnya.

Ia menambahkan, dirinya banyak memperoleh informasi langsung, jika oksigen kosong di rumah sakit sementara sudah dibutuhkan pasien.

Baca juga: Gubernur Sulawesi Tengah Minta Pengurangan Mobilitas Masyarakat 

Krisis Tabung Oksigen: Parigi Moutong Minta Bantuan ke Pemprov Sulawesi Tengah

Sebelumnya, Pemda Parigi Moutong minta bantuan ke Pemprov Sulawesi Tengah, terkait krisis tabung oksigen di RSUD Anuntaloko Parigi untuk merawat pasien positif covid19.

“Iya, kami meminta bantuan ke Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah. Dan secepatnya kami akan diajukan ke Pemprov,” ungkap Sekretaris daerah Parigi Moutong, Zulfinasran Ahmad.

Sejak melonjaknya pasien menjalani perawatan di rumah sakit, kondisi krisis tabung oksigen tidak hanya berlaku di Parigi Moutong.

“Tidak bisa dipungkiri kebutuhan tabung oksigen memang meningkat. Oleh karena itu kami sedang mengupayakan agar oksigen selalu tersedia di rumah sakit,” tutupnya. (***)

Baca juga: Lagi, Lima Pasien Covid19 Meninggal Dunia di Parigi Moutong

...

Artikel Terkait

wave

Update Covid19 Sulawesi Tengah: Tingkat Kesembuhan 66,88 Persen

Update covid19 Sulawesi Tengah menurut data Dinkes 14 Agustus 2021, fatality mencapai 2,93 persen, tingkat kesembuhan sebesar 66, 88 persen.

Walikota Resmi Kukuhkan Anggota Paskibraka Kota Palu

Walikota Palu secara resmi kukuhkan anggota Paskibraka Kota Palu tahun 2021 pada peringatan HUT RI, dan ini menjadi sebuah kebanggaan.

Hari ini Tiga Pasien Covid19 Meninggal di Parigi Moutong

Hari ini, sebanyak tiga pasien covid19 meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anuntaloko Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng

Ada Cadangan Gas Hidrokarbon di Sulawesi Tengah

Kepala Divisi Pemboran SKK Migas, Pertamina EP Surya Widyantoro melaporkan penemuan cadangan gas hidrokarbon di Banggai, Sulawesi Tengah.

Gubernur Sulawesi Tengah Minta Pemuka Agama Kampanye Prokes

Gubernur Sulawesi Tengah H Rusdy Mastura meminta dukungan pemuka agama kampanye Prokes untuk mengimbau masyarakat tetap patuh.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;