Gubernur Sulawesi Tengah Minta Pengurangan Mobilitas Masyarakat

<p>Foto: Gubernur Sulawesi Tengah, H Rusdy Mastura.</p>
Foto: Gubernur Sulawesi Tengah, H Rusdy Mastura.

Gemasulawesi– Gubernur Sulawesi Tengah H Rusdy Mastura meminta pengurangan mobilitas masyarakat di luar rumah. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

Pengurangan mobilitas masyarakat, menyusul lonjakan kasus terkonformasi positif diluar pulau Jawa dan Bali dalam sepekan terakhir.

“Saya mengharapkan agar arahan Presiden RI dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri Kesehatan (Menkes), dapat kita patuhi dan laksanakan didaerah,” ungkap Rusdy usai Rapat Koordinasi Penanganan covid19 yang di Pimpin langsung Presiden Indonesia Ir Joko Widodo, Sabtu 7 Agustus 2021.

Baca juga: Penyaluran Bantuan Sosial Tunai Fokus di Pulau Bali dan Jawa

Pengurangan mobilitas masyarakat itu, salah satunya tidak mengizinkan acara pesta resepsi pernikahan sementara. Tujuannya, untuk menekan angka penularan virus corona di wilayah Sulawesi Tengah.

Dia pun menegaskan, penanganan covid19 harus dilaksanakan mulai dari Hulu hingga hilir.

“Kalau lalai di hulu pasti kondisi penanganan di Dinas Kesehatan pasti kawalahan,” tegasnya.

Kemudian, dia juga meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), segera berkoordinasi dengan TNI dan Polri membahas tentang pengurangan mobilitas masyarakat itu.

Dia menghimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi Prokol Kesehatan (Prokes) dengan baik. Bahkan, meminta untuk mengurangi aktifitas diluar rumah, jika tidak dalam kondisi penting.

“Kalau tidak terlalu penting sekali, lebih baik berada di rumah saja dulu,” imbuhnya. 

Diketahui, Gubernur Sulawesi Tengah didampingi Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rudy Dewanto, Kadis Kesehatan saat mengikuti Rapat Koordinasi itu.

Rakor itu juga diikuti Kabinet Indonesia Maju, Panglima TNI, Kapolri, Pangdam, Kapolda, Danrem, Gubernur, Bupati dan Walikota.

Presiden minta respon atas lonjakan kasus covid19 di luar Jawa dan Bali

Presiden menyampaikan arahanannya, yakni meminta respon cepat pemerintah daerah, terkait perkembangan kasus. Sebab, dua minggu terakhir perkembangan lonjakan 52 persen berada di Luar Jawa dan Bali.

Presiden RI meminta Panglima, TNI dan Polri agar melihat lonjakan di wilayahnya, serta berperan mengurangi mobilitas masyarakat.

Menurunkan mobilitas masyarakat merupakan salah satu catatan Presiden saat menyampaikan arahannya. Kemudian, ia meminta gencar pelaksanaan testing dan tresing.

Selain itu, ia pun meminta segera dibentuk tempat isolasi terpusat, melibatkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam percepatan penanganan pasien, untuk mengurangi angka kematian. Terakhir, ia pun meminta percepatan pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat.

Presiden berharap, seluruh pihak dapat mendukung pelaksanaan vaksinasi.

“Kalau ada vaksin langsung dihabiskan jangan distok, vaksin akan didistribusi ke daerah,” tutupnya. (***)

Baca juga: Ditengah Perhelatan Pilkada Serentak, Positif Covid 19 Melonjak Signifikan di Sulteng

...

Artikel Terkait

wave

Jokowi: Petani di Indonesia Harus Menarik Minat Generasi Muda

Presiden Jokowi mendorong petani di Indonesia harus jadi profesi menjanjikan, menyejahterakan dan menarik minat generasi muda bidang pertanian

Berikut Cara Alami Pulihkan Anosmia

Berikut cara alami pulihkan Anosmia atau kemampuan mencium aroma, Indera penciuman begitu penting untuk mempertahankan kualitas hidup.

Menko PMK: Beras Bansos Berkualitas Buruk Sudah Diganti

Menko PMK Muhadjir Effendy menyebut beras Bansos berkualitas buruk di Pandeglang, Jawa Barat, sudah diganti dengan berkualitas standar BULOG.

Diduga 92 WNI Langgar UU Keimigrasian Malaysia

Diduga sebanyak 92 WNI langgar UU Keimigrasian Malaysia Nomor 63 Tahun 1959. Pasalnya, tidak memiliki dokumen perjalanan yang sah.

Latsar CPNS Formasi 2018 Parigi Moutong Diikuti 200 Peserta

Sebanyak 200 ikuti Latsar CPNS formasi 2018 Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, terdiri dari Golongan III 147 orang dan Golongan II 53.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;