Hasil SWAB, Danrem Baru 132 Tadulako Sulteng Negatif Corona

<p>Kadinkes Sulawesi Tengah, dr. Reny A Lamadjido.</p>
Kadinkes Sulawesi Tengah, dr. Reny A Lamadjido.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesiHasil uji SWAB, Danrem 132 Tadulako Sulteng yang baru dilantik menunjukkan hasil negatif virus corona.

Danrem 132 Tadulako Sulteng, Brigjen TNI Farid Makruf bersama istri, data hasil SWAB adalah non reaktif atau negatif corona,” ungkap Kadis Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah dr. Reny Lamadjido, Sp.PK, M.Kes, Rabu 10 Juni 2020.

Ia melanjutkan, hal ini perlu disampaikan kepada seluruh warga. Sebabnya, selepas serah terima jabatan di Manado dengan Danrem 132 Tadulako yang beliau ganti pada 6 Juni 2020.

Untuk memastikan Danrem baru terpapar virus corona atau tidak kata dia, sehingga langsung dilakukan SWAB.

“Semoga pelaksanaan tugas dan pelayanan Danrem 132 Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf, M.A. bersama Istri, dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.

Baca Juga: Status OTG, Tim Surveillance Tracking 159 Warga Kota Palu

Sebelumnya, Gubernur beserta 88 staf Pemprov Sulawesi Tengah melakukan rapid test. Dan hasilnya dinyatakan non reaktif atau negatif virus corona.

Usai mengikuti acara pisah sambut Mantan Danrem 132 Tadulako Sulteng, Letkol Agus Sasmita yang dinyatakan terkonfirmasi virus corona. Gubernur dan staf Pemprov Sulteng wajib melakukan rapid test sesuai SOP protokol kesehatan.

“Saya meminta agar semua warga harus sadar dan paham kalau ada kontak dengan orang yang sudah dinyatakan positif virus corona datang kepada petugas kesehatan. Agar dilakukan rapid test. Kita lawan virus ini secara bersama,” ungkap Gubernur SulawesiTengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si.

Hasil rapid test Gubernur diserahkan langsung Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng dr. Reny Lamadjido, Sp.PK, M.Kes.

Gubernur Sulteng bersama 88 staf melakukan rapid test pukul 10.00 WITA di ruang kerja Gubernur.

Sedangkan, hasil rapid test pejabat lainnya bersama staf akan diserahkan hari ini juga. Namun, hasilnya belum dapat diketahui.

Kemudian, Wali Kota Palu Sulteng pun dinyatakan negatif atau non reaktif. Setelah menjalani rapid test usai kontak dengan mantan Danrem 132 Tadulako terkonfirmasi positif corona.

“Alhamdulillah, setelah melakukan rapid test hasilnya adalah non-reaktif virus corona,” ungkap Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Palu Sulteng, Goenawan, S.STP, saat press conference update data Covid-19 Kota Palu.

Ia mengatakan, Wali Kota Palu Sulteng langsung melaksanakan rapid test di Pondok Perawatan OTG dan ODP Asrama Haji. Setelah memperoleh informasi ada yang terkonfirmasi positif virus corona pada suatu acara yang dihadiri.

“Setelah malamnya Wali Kota Palu Sulteng menghadiri suatu acara, besoknya Wali kota langsung melaksanakan rapid test,” tutupnya.

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Masuk Zona Hijau, Parigi Moutong Aman Covid-19

Gugus tugas covid-19 nasional sebut Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah (Sulteng) beserta 91 daerah lainnya masuk zona hijau.

Walikota: Negatif Rapid Test, Syarat Masuk Kota Palu

Wali Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng) menyebut pelaku perjalanan sebelum memasuki wilayahnya, harus membawa hasil rapid test yang menyatakan non-reaktif dari daerah asal keberangkatannya.

Menteri Kelautan Tabur Bibit Udang di Tomoli Sulawesi Tengah

Menteri Kelautan dan Perikanan tabur benih bibit udang paname di Parimo Sulawesi Tengah (Sulteng).

OTG Membludak, Pondok Perawatan Kota Palu Penuh

Orang Tanpa Gejala atau OTG membludak, pondok perawatan covid-19 asrama haji Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng) penuh.

Tujuh Daerah di Sulawesi Tengah Masuk Zona Kuning Covid-19

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengumumkan tujuh daerah di Sulawesi Tengah masuk dengan tingkat risiko rendah atau tergolong zona kuning.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;