Waspada, Babi Mendadak Mati di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah Virus ASF Mulai Tersebar Luas

<p>Virus ASF sudah mulai menyebar di daerah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah  (Foto/ Instagram/@radiopatria)</p>
Virus ASF sudah mulai menyebar di daerah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Foto/ Instagram/@radiopatria)

Sulawesi Tengah, Gemasulawesi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah mengakui adanya babi ternak yang mendadak mati.

Setelah dilakukan pengecekan, ternak babi positif terkena virus African Swine Fever (ASF).

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemkab Parigi Moutong sudah memberikan himbauan kepada masyarakat untuk selalu melakukan pengecekan kepada hewan ternak babi.

Baca: Bupati Parigi Moutong Himbau Semua Produk Ternak Babi Tidak di Edarkan, Guna Menghindari Penyakit ASF

Pengecekan bisa dilakukan dengan melihat kesehatan babi, membersihkan kandangnya bahkan menyemprotkan desinfektan secara berkala.

Virus ini cukup membahayakan bagi para peternak babi khususnya.

Jika ada satu babi yang positif terjangkit virus ASF, kemungkinan besar penularan sangat mudah dan cepat ke ternak yang lain.

Baca: Disangka Begal Anggota Babinsa di Makassar Dikeroyok Oleh Warga

Hingga saat ini belum ada vaksin untuk menangani atau mencegah penularan virus ASF.

Di Indonesia sendiri, virus ASF masih tergolong virus baru.

Virus ASF ini bukanlah virus flu babi yang seperti dahulu dan virus ASF ini hanya menyerang hewan ternak babi.

Baca: Kepala Desa Marana, Sulawesi Tengah Siap Dibawa ke Jalur Hukum, Jika Baliho Miliknya Mengganggu Warga Sekitar

Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH), saat ini ada sekitar 11.462 babi sedang sakit dan 1.582 sudah mati.

Banyak para peternak yang menjual dan memaksa babi untuk disembelih saat sakit.

Ada kurang lebih 16.576 babi yang terpaksa dipotong saat kondisi sakit, dan 4.380 babi sakit yang tertangani oleh DPKH.

Baca: Waduh Hacker Berhasil Meretas Website Resmi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Beri Pesan Tentang Kasus Asusila Parigi Moutong

Peternak yang memiliki babi yang sedang sakit, disarankan untuk tidak menjual demi mengurangi angka penyebaran penyakit virus ASF.

DPKH Parigi Moutong saat ini sedang proses mengajukan anggaran untuk mengatasi dan mencegah tersebarnya virus ASF di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Bupati Parigi Moutong juga menghimbau masyarakat agar tidak mendistribusikan daging babi untuk olahan produk terlebih dahulu hingga masalah ini bisa teratasi.

Baca: Prakiraan Cuaca Sulawesi Tengah Mengejutkan: Tantangan Cuaca Ekstrem di Buol dan Donggala pada 7 Juni 2023

Selain itu dalam surat edaran, Bupati juga menghimbau agar babi yang sudah mati tidak dibuang di aliran sungai melainkan di kubur agar tidak menimbulkan polusi udara berupa bau dari bangkai.

Selain menimbulkan bau, bangkai yang dibuang di aliran sungai juga bisa membuat air menjadi kotor dan rentan akan virus.

Dalam surat edarannya, Bupati juga menegaskan jika ada pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat Parigi Moutong nantinya akan ada sanksi yang harus mereka dapatkan juga. (*/Dewi)

Editor: Muhammad Azmi Mursali

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di: Google News

...

Artikel Terkait

wave

Cara Unik Caleg DPR RI Dapil Sulteng Perkenalkan Diri Pakai Sepeda Motor, dan Menempuh 3.000 KM untuk Dapat Dukungan

Beda dengan yang lain, Haris Baginda Caleg DPR RI Dapil Sulawesi Tengah perkenalkan diri dengan berkendara sepeda motor keliling Sulawesi Tengah.

Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara Terima Tersangka Kasus Pidana Korupsi PT MIDI dan Barang Bukti

Kejaksaan Tinggi Wilayah Sulawesi Utara melimpahkan tersangka dan barang bukti kasus dugaan korupsi perizinan PT. Midi Utama Indonesia ke PJU.

Kepala Desa Marana, Sulawesi Tengah Siap Dibawa ke Jalur Hukum, Jika Baliho Miliknya Mengganggu Warga Sekitar

Semakin panas kasus penurunan dan pembakaran paksa baliho kepala desa oleh Satpol PP yang ditolak warga Desa Marana, Sulawesi Tengah.

Sebulan Menjadi Buronan, Pelaku Penganiayaan Kakek di Aertembaga, Sulawesi Utara Sudah Tertangkap

Seorang pemuda menjadi buronan selama sebulan, akhirnya bisa diamankan oleh Polsek Aertembaga, Sulawesi Utara atas kasus penganiayaan terhadap seorang kakek berusia 71 tahun.

Perubahan Cuaca Mengejutkan: Manado Sulawesi Utara Sambut Hujan Deras di Siang Hari pada 10 Juni 2023

Pada 10 Juni 2023 Sulawesi Utara akan terhindar dari dampak cuaca ekstrem, tapi meski demikian ada beberapa wilayah yang akan diguyur hujan dihari yang sama.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Korea Pavane yang akan Segera Hadir di Netflix, Menawarkan Kisah Cinta dan Kasih Sayang

Pavane adalah film Korea yang sebentar lagi akan tampil di Netflix, menceritakan kisah tentang cinta dan penyembuhan emosional

Inilah Sinopsis Laut Bercerita yang Akan Dibintangi Reza Rahardian, Adaptasi dari Novel Sejarah Legendaris

Laut Bercerita adalah proyek film besar yang akan dibintangi Reza Rahardian, berkisah tentang seorang aktivis di era reformasi

Alan Ritchson Akan Berperang Melawan Ancaman dari Dunia Lain dalam Film War Machine di Netflix: Inilah Sinopsisnya

Alan Ritchson tampil dalam film laga fiksi ilmiah baru, War Machine, yang akan tayang di Netflix pada bulan Maret

Inilah Sinopsis Tolong Saya (Dowajuseyo), Film Horor Hasil Kolaborasi Sineas Indonesia dan Korea Selatan

Tolong Saya (Dowajuseyo) adalah film horor hasil kolaborasi sineas Indonesia dan Korea Selatan, dibintangi Saskia Chadwick

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.


See All
; ;