Hasil SWAB Akan Diusulkan Menjadi Syarat Masuk Parimo

Hasil SWAB Akan Diusulkan Menjadi Syarat Masuk Parimo

Berita Parigi moutong, gemasulawesi- Hasil SWAB akan diusulkan menjadi syarat masuk ke Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) khusus berlaku bagi warga asal zona merah.

Hal tersebut diungkapkan Anggota DPRD Parigi moutong, Hi Suardi dalam wawancaranya di gema sulawesi podcast Sabtu malam 3 Oktober 2020.

Menurutnya, penting untuk menjadi perhatian oleh pemerintah daerah terkait perbatasan Parigi moutong.

“Mengingat kita berdampingan dengan sejumlah daerah yang masuk kategori zona merah. Kita yang zona hijau atau kuning saja oleh daerah yang dinyatakan zona merah diwajibkan memperlihatkan hasil rapid tes,” tuturnya.

Tentu sebagai wilayah yang belum masuk kategori merah Parigi moutong harus lebih ketat lagi, salah satunya dengan memberlakukan persyaratan wajib SWAB jika pengunjung asal zona merah akan masuk di Parigi moutong.

Baca Juga: Pemerintah Kota Palu Kembali Gelar Operasi Yustisi

Itu lebih rasional kata dia, harusnya yang berasal dari zona hijau berkunjung ke zona merah cukup menunjukkan Surat keterangan Berbadan Sehat (SKBS), tapi ini harus menunjukkan hasil rapid tes masa berlaku lima hari.

“Kasian warga yang memang kesehariannya bolak balik Parigi-Palu seperti Sopi taksi atau penjual hasil bumi. Akhirnya mereka paling merasakan dampak kerugian ekonomi,” tegasnya.

Terkait persoalan subsidi dari pemerintah daerah Parigi moutong dalam hal biaya rapid tes, untuk saat ini kata belum ada solusi terkait itu. Mengingat kondisi anggaran paska pemotongan dari pusat sebagai dampak dari penyebaran covid-19 cukup memberatkan daerah.

“Agak sulit itu bisa kita realisasikan. Karena memang kondisi keuangan daerah sangat tidak memadai untuk saat ini,” terangnya usai wawancara di studio gema Sulawesi podcast.

Tetapi kata dia, pihaknya akan berupaya untuk coba mendiskusikan ke pihak Pemerintah daerah Parigi moutong agar bisa berkomunikasi dengan Pemkot Palu membahas itu.

Ia berharap, apapun kebijakan yang dikeluarkan tidak memberikan dampak yang bisa berakibat fatal terhadap perekonomian warga.

“Kita ini bekerja untuk memikirkan nasib mereka, tentu penting ada kajian mendalam terkait berbagai kebijakan yang kita keluarkan,” pungkasnya.

Baca Juga: Muharram Nurdin Sebut Kasus Sugeng Terkesan Dipaksakan

Laporan: Muhammad Irfan Mursalim

...

Tags

Artikel Terkait

wave

Pemerintah Kota Palu Kembali Gelar Operasi Yustisi

Pemerintah Kota Palu bersama TNI-POLRI kembali menggelar operasi yustisi, guna mencegah penyebaran wabah Covid-19.Operasi yustisi kali ini menyasar pelaku usaha di Kota Palu seperti kafe, restoran, rumah makan dan tempat karaoke.

Tiga Jurus Rusdi Mastura Sejahterakan Warga Sulteng

Rusdi Mastura menyebut terdapat tiga langkah untuk bisa mensejahterakan warga Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Meski Pandemi Corona, Sulteng Tetap Izinkan Objek Wisata Beroperasi

Meski kasus pandemi virus corona di Provinsi Sulawesi Tengah meningkat, Dinas Pariwisata Sulteng tetap mengizinkan objek wisata beroperasi.

Parimo Salurkan 1200 Ton Beras untuk KPM PKH

Pemerintah daerah (Pemda) melalui Dinas Sosial Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyalurkan bantuan 1200 ton beras kepada warga atau Kelompok Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH).

Muharram Nurdin Sebut Kasus Sugeng Terkesan Dipaksakan

Ketua DPD PDIP Provinsi Sulteng, Muharram Nurdin menyebut penetapan tersangka Sugeng Salilama dalam kasus dugaan korupsi aset di  Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) terkesan dipaksakan.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;