Pemerintah Kota Palu Kembali Gelar Operasi Yustisi

<p>Operasi Yustisi di Salah satu Kafe Yang Ada di Kota Palu (Foto/ist)</p>
Operasi Yustisi di Salah satu Kafe Yang Ada di Kota Palu (Foto/ist)

Berita kota palu, gemasulawesi- Pemerintah Kota Palu bersama TNI-POLRI kembali menggelar operasi yustisi, guna mencegah penyebaran wabah Covid-19.

Operasi yustisi kali ini menyasar pelaku usaha di Kota Palu seperti kafe, restoran, rumah makan dan tempat karaoke.

Kepala Satuan Polisi Pamung Praja (Satpol-PP) Kota Palu, Trisno Yunianto DP mengatakan, operasi yustisi tersebut terdapat beberapa kafe belum memenuhi protokol kesehatan.

“Sehingga kami berikan sanksi berupa teguran bagi semua pelaku usaha yang tidak memberlakukan protokol kesehatan,” jelasnya saat dikonfirmasi, Sabtu 3 Oktober 2020 malam.

Baca Juga: Tiga Jurus Rusdi Mastura Sejahterakan Warga Sulteng

Ditegaskannya para pelaku yang sebelumnya sudah di berikan sanksi berupa  teguran tertulis  dan kemudian melanggar lagi maka akan dilakukan penutupan sementara serta pencabutan izin usaha.

“Pelaku usaha maupun perorangan agar selalu mematuhi protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19 ini,” tuturnya.

Ia menargetkan operasi yustisi akan menyasar 10 tempat usaha, jika ditemukan pelanggaran protocol Kesehatan maka akan langsung dilakukan penindakan.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali berlakukan buka tutup jalan mencegah penyebaran pandemi covid-19.

Apalagi kata dia, saat ini terjadi peningkatan cukup signifikan positif corona di wilayah kota Palu.

“Saya mengingatkan warga agar tetap menjalankan protokol kesehatan penanganan covid-19. Apalagi, saat ini angka terkonfimasi positif di Kota Palu meningkat drastis,” ungkap Wali Kota Palu Hidayat, di Palu, Jumat 25 September 2020.

Menurutnya, kebijakan pelonggaran protokol kesehatan dari Pemerintah Pusat memberi andil kenaikan angka covid-19.

Sehingga, kebijakan buka tutup jalan di pintu masuk Kota Palu sempat tidak diberlakukan lagi.

“Namun, Pemerintah Kota Palu kembali mengambil kebijakan menerapkan buka tutup jalan di pintu masuk. Dulu, pemberlakuan penutupan pintu masuk pukul 22.00 Wita. Saat ini mulai pukul 23.00 malam sampai pukul tujuh pagi,” urainya.

Ia meminta maaf kepada warga, apabila kebijakan buka tutup pintu masuk Kota Palu kembali diberlakukan demi menjaga kesehatan warga di wilayahnya.

Sehingga, dia menginginkan agar perihal buka tutup pintu masuk itu disampaikan kepada sanak keluarga yang notabene akan melakukan perjalanan ke Kota Palu. Sehingga, tidak tertahan di perbatasan.

Baca Juga: Meski Pandemi Corona, Sulteng Tetap Izinkan Objek Wisata Beroperasi

Laporan: Aldi

...

Artikel Terkait

wave

Tiga Jurus Rusdi Mastura Sejahterakan Warga Sulteng

Rusdi Mastura menyebut terdapat tiga langkah untuk bisa mensejahterakan warga Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Meski Pandemi Corona, Sulteng Tetap Izinkan Objek Wisata Beroperasi

Meski kasus pandemi virus corona di Provinsi Sulawesi Tengah meningkat, Dinas Pariwisata Sulteng tetap mengizinkan objek wisata beroperasi.

Parimo Salurkan 1200 Ton Beras untuk KPM PKH

Pemerintah daerah (Pemda) melalui Dinas Sosial Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyalurkan bantuan 1200 ton beras kepada warga atau Kelompok Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH).

Muharram Nurdin Sebut Kasus Sugeng Terkesan Dipaksakan

Ketua DPD PDIP Provinsi Sulteng, Muharram Nurdin menyebut penetapan tersangka Sugeng Salilama dalam kasus dugaan korupsi aset di  Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) terkesan dipaksakan.

Buronan Pembunuh PSK Tondo Kota Palu Tertangkap

Sempat menjadi buronan, pembunuh Pekerja Seks Komersial (PSK) Tondo Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), akhirnya tertangkap.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;