Minyak Kelapa Sawit Diklaim Sumbang Devisa USD 15 Miliar

<p>Foto/Humas Protokol Provinsi Sulteng.</p>
Foto/Humas Protokol Provinsi Sulteng.

Berita Sulawesi tengah, gemasulawesi- Minyak Kelapa sawit diklaim memberikan sumbangan devisa ekspor senilai USD 15 miliar di Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), Ir Gulat Manurung MP C APO pada pengukuhan pengurus DPW APKASINDO Sulawesi tengah Jum’at 20 November 2020 di salah satu hotel Kota Palu.

Baca juga: Peduli Banjir Parimo, 18 Desa di Kasimbar Sumbang 1,7 Ton Beras

Gulat Manurung meminta pihak berkepentingan untuk tidak menengok persoalan kelapa sawit secara parsial.

“Luas lahan kelapa sawit di Indonesia sudah mencapai 16,3 juta hektar, sekitar 7 hektar atau 43 persen perkebunan sawit rakyat,” ungkapnya.

Baca juga: Minyak Kelapa Kampung Premium, Industri Parimo ‘Go Nusantara’

Menurutnya, sumbangan keuntungan minyak yang dihasilkan kelapa sawit memastikan neraca perdagangan di Indonesia pada periode itu mendapatkan nilai surplus.

Lanjut dia, ada sekitar 2,6 juta tenaga kerja langsung yang bekerja di sector sawit dan sekitar 3 juta tenaga kerja tidak langsung serta petani.

Baca juga: Total 100 Ha Program Peremajaan Kelapa di Parimo

Sementara itu, gubernur Sulawesi tengah yang diwakili Pj Sekretaris daerah provinsi Sulteng Mulyono SE Ak MM, secara resmi membuka forum petani sawit yang bertemakan penguatan kemitraan pelaku usaha perkebunan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani sawit.

Dalam sambutannya gubernur Sulteng yang dibacakan Mulyono, mengucapkan selamat atas terbentuknya DPW APKASINDO di Sulteng.

Baca juga: Ribuan Napi Lapas di Sulawesi Tengah Dapat Remisi Idul Fitri 1441 H

“Selamat kepada saudara-saudara pengurus DPW APKASINDO Sulawesi Tengah yang sudah dipercayakan sepenuhnya untuk menggerakkan organisasi,” jelas gubernur dalam sambutan tertulisnya.

Baca juga: Positif Covid 19 Sulawesi Tengah Tembus 1453 Orang Per Tanggal 21 November 2020

Gubernur Sulteng berharap, pengurus yang telah dikukuhkan bersama pelaku usaha perkenunan untuk proaktif membantu pemerintah daerah dalam hal membina dan membimbing petani kelapa sawit.

Selain Pj Sekdaprov Sulawesi tengah, pengukuhan itu juga dihadiri oleh Forkopimda Provinsi Sulawesi Tengah dan seluruh Petani yang tergabung dalam Forum Petani Sawit Sulawesi Tengah.

Baca juga: Parigi Moutong Kaji Intervensi VCO dan Blondo Pada Bayi

Laporan: Muhammad Irfan Mursalim

...

Artikel Terkait

wave

Total 100 Ha Program Peremajaan Kelapa di Parimo

Total 100 Ha, program peremajaan kelapa dari bantuan Pemerintah Pusat di Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah.

BKPSDM: Hasil Sidang Kode Etik Diserahkan kepada Bupati

BKPSDM Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah menyebut hasil sidang kode etik puluhan ASN yang diduga melanggar disiplin akan diserahkan kepada Bupati.

33 PNS Dinilai Langgar UU ASN

Sebanyak 33 Pegawai Negeri Sipil atau PNS di lingkup Pemerintah daerah Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah, diduga langgar UU ASN.

Pengadaan 3 Juta Dosis Vaksin Sinovac Telan Anggaran 633 milyar

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan anggaran Rp 633,846 milyar untuk pengadaan kebutuhan 3 juta dosis vaksin sinovac. Rp211.282/dosis

Banyak Pelanggaran Kode Etik Pemilu di Sulteng

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu atau DKPP menyebut banyak pelanggaran kode etik Pemilu di Provinsi Sulteng.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;