Miliki Indeks Rawan Bencana Indonesia, Seminar dan Lokakarya Perencanaan Kontigensi Gempa Bumi dan Tsunami Diselenggarakan di Parigi Moutong

<p>Ket.Foto: Kegiatan seminar dan lokakarya perencaan kontigensi gempa bumi dan tsunami dibuka oleh Wakil Bupati Parigi Moutong (Foto/Prokopim Parigi Moutong)</p>
Ket.Foto: Kegiatan seminar dan lokakarya perencaan kontigensi gempa bumi dan tsunami dibuka oleh Wakil Bupati Parigi Moutong (Foto/Prokopim Parigi Moutong)

Parigi Moutong, gemasulawesi – Telah diadakan seminar serta lokakarya dalam perencanaan kontigensi gempa bumi dan tsunami di Kabupaten Parigi Moutong.

Kegiatan seminar dan lokakarya rencana kontigensi gempa bumi dan tsunami ini turut dibuka oleh Wakil Bupati Parigi Moutong di lantai dua Kantor Bupati pada Selasa, 29 Agustus 2023.

Di samping itu, melalui seminar dan lokakarya rencana kontigensi gempa bumi dan tsunami ini dikatakan oleh Kaban Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Irdan ST dalam laporan bahwa Parigi merupakan daerah yang rawan gempa bumi dan tsunami.

Baca: Dinas Koperasi dan UMKM Fokus Pengembangan Lima Produk UMKM Andalan Parigi Moutong

Sehingga dalam hal ini badan BPBD Parigi Moutong pun melakukan beberapa tahap terkait program yang telah dilakukan sebelumnya.

Irdan pun turut menyampaikan, kegiatan ini merupakan program Proyek Prakarsa Ketangguhan Bencana Indonesia atau Indonesia Disaster Resilience Intiatives Project (IDRIP).

Melalui kegiatan ini pula berujuan untuk meningkatkan siaga masyarakat dalam upaya mitigasi, siap siaga serta peringatan dini dalam menghadapi gempa bumi dan tsunami.

Baca: Prestasi Luar Biasa, Bupati Parigi Moutong Berhasil Mendapatkan Penghargaan Golden Award SIWO 2023

Serta diharapkan seluruh peserta yang hadir untuk memberikan tanggapan serta masukan guna memperkuat isi dokumen rencana kontigensi.

Sementara itu, dalam sambutan yang disampaikan Diannitta Agustinawati SE, M. MB selaku Direktoran Kesiapsiagaan Keduputian Pencegahan BNPB menuturkan progam penyusunan kontigensi gempa dan tsunami ini dari IDRIP.

“Dokumen rencana kontigensi ini bukan milik badan BPBD, namun pemerintah daerah Parimo, guna menjadi panduan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Parimo jika terjadi bencana dapat menghindar,” tutur Diannritta.

Baca: Kecamatan Tomini Kembali Raih Prestasi Dalam Acara Musabaqah Tilawatil Qur’an ke XVI Tingkat Kabupaten Parigi Moutong 2023

“Saya juga berharap, dokumen kontigensi ini dapat menjadi panduan bagi seluruh opd Camat maupun Desa. Harapam kami dari BPBD pusat kepada Pemerintah Kabupaten Parimo, agar dokumen ini dapat dibuat menjadi PERBUP,” lanjutnya.

Demikian, Badrun Nggai selaku Wakil Bupati Parimo menyampaikan apresiasinya kepada BPBD Kabupaten Parigi Moutong bersama BPBD Pusat dalam melakukan pembuatan dokumen kontigensi.

“Penyusunan rencana kontigensi ini wajib dilakukan oleh Pemda. Mengingat Kabupaten Parimo ini memiliki Indeks Rawan Bencana Indonesia (IRBI) yang telah dirilis oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana,” ucap Badrun dalam sambutannya.

Baca: 244 Personil Polres Parigi Moutong Dibantu TNI akan Amankan Pelaksanaan Pilkades

“Wilayah Kabupaten Parimo ini juga diketahui telah rawan bencana, baik itu bencana alam dan non alam,” lanjutnya yang dikutip pada Kamis, 31 Agustus 2023.

Wabup pun kembali mengatakan potensi-potensi yang menjadikan Kabupaten Parimo ini menjadi rawan bencana.

“Sebab potensi bencana di wilayah Parimo ini disebabkan oleh Perubahan iklim, Degradasi sumber daya alam dan lingkungan serta biogeofisik alam. Sehingga menimbulkan fenomena yang menjadi pemicu bencana,” tutupnya. (*/Naaf)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim           
Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Dinas Koperasi dan UMKM Fokus Pengembangan Lima Produk UMKM Andalan Parigi Moutong

Lima produk UMKM Parigi moutong juarai event beberapa waktu lalu di Kota Tomohon menjadi fokus Dinas Koperasi dan UMKM untuk dikembangkan.

Cuaca Mengejutkan Sulawesi Utara: Prakiraan Tantangan Angin Kencang dan Ketidakpastian Hujan pada 31 Agustus 2023

Pada 31 Agustus 2023, wilayah Sulawesi Utara akan mendapatkan mendapatkan tantangan cuaca yang memerlukan suatu kewaspadaan.

Cuaca Sulawesi Tengah pada 31 Agustus 2023: Ancaman Ekstrem di Poso Melalui Prakiraan Cuaca yang Mencekam

Pada 31 Agustus 2023, wilayah Sulawesi Tengah akan terdampak cuaca ekstrem dan salah satu wilayah yang terdampak adalah Poso.

Tantangan Cuaca Ekstrem Sulawesi Selatan: Prakiraan Ancaman Angin Kencang di Pesisir Timur pada 31 Agustus 2023

Pada 31 Agustus 2023, wilayah Sulawesi Selatan akan sedikit mengkhawatirkan karena beberapa wilayahnya akan diterjang angin kencang.

Menghadapi Ancaman Angin Kencang: Prakiraan Cuaca Sulawesi Utara 30 Agustus 2023 yang Penuh Tantangan

Pada 30 Agustus 2023, wilayah Sulawesi Utara akan memiliki kondisi cuaca yang enegangkan karena angin kencang akan mengancam wilayah ini.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;