Gubernur Sulsel Tinjau Bahan Pokok Selama Ramadhan, Lonjakan Harga Bikin Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Harus Lakukan Ini

Ket foto: Cabai Salah Satu Bahan Makanan yang Mengalami Kenaikan Harga
Ket foto: Cabai Salah Satu Bahan Makanan yang Mengalami Kenaikan Harga Source: (Foto/istock.com)

Daerah, gemasulawesi - Gubernur Sulawesi Selatan, Bachtiar Baharuddin, meninjau harga bahan pokok di awal Ramadhan 1445 Hijriah di Pasar Minasa Maupa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, pada Selasa, tanggal 12 Maret 2024.

Bachtiar Baharuddin meninjau berbagai harga dari kebutuhan pokok, termasuk cabai merah besar yang harganya melonjak.

Saat ini, harga cabai merah di Kabupaten Gowa mencapai Rp 50 ribu per kilogram. 

“Saya  perkirakan harga akan naik pada bulan ini karena permintaan meningkat. Produksi tidak bertambah, namun cabai merah besar biasanya digunakan dalam jumlah banyak saat bulan puasa,” ujarnya.

Baca Juga:
Jangan Lewatkan! Arab Saudi dan Pemkot Makassar Bakal Gelar Buka Puasa di Anjungan Losari, Jumlah Antrian Sukses Raih Penghargaan

Bahtiar juga mengarahkan dinas tanaman pangan dan hortikultura untuk meningkatkan produksi.

“Saya langsung menginstruksikan kepada tanaman pangan dan hortikultura bahwa kita perlu menanam lebih banyak tanaman di Malakaji, karena cabai ini berasal dari Malakaji,” lanjutnya.

Diakuinya, provinsi akan menyiapkan benih cabai merah besar untuk masyarakat Gowa.

“Kerja kami untuk provinsi. Bibit cabai akan kami bagikan kepada masyarakat Gowa yang ingin menanam cabai,” ujarnya.

Baca Juga:
Ajudan Prabowo Subianto Dapat Promosi, Ini Jabatan Baru Mayor Teddy yang Jadi Sorotan

Hasil pantauan dari Gubernur Sulawesi Selatan, menerangkan harga bawang merah berkisar Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogram.

Dilanjutkan harga bawang putih di kisaran Rp 38 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga kentang sekitar Rp 15 ribu per kilogram dan jeruk nipis Rp 5 ribu per kilogram.

Harga tersebut tergolong masih di bawah Harga Eceran Tertinggi. (*/DLA)

 

 

...

Artikel Terkait

wave
Jangan Lewatkan! Arab Saudi dan Pemkot Makassar Bakal Gelar Buka Puasa di Anjungan Losari, Jumlah Antrian Sukses Raih Penghargaan

Kedubes Arab Saudi bekerja sama dengan Pemkot Makassar untuk buka puasa bersama. Acara ini dilaksanakan di Anjungan Pantai Losari.

Ajudan Prabowo Subianto Dapat Promosi, Ini Jabatan Baru Mayor Teddy yang Jadi Sorotan

Ajudan Prabowo Subianto, Mayor Teddy, memperoleh  promosi jabatan. Ia menjabat Wakil Komandan Batalyon Infanteri Para Raider 328/Dirgahayu.

Misteri dan Kesejukan Telaga Madiredo, Ini Dia Surga Tersembunyi di Pujon Malang yang Menghadirkan Keindahan Alam Menyegarkan!

Telaga Madiredo surga tersembunyi di Pujon Malang, menawarkan kesegaran air kolam dan cerita mistis yang memikat.

Yuk Berkunjung ke Dosh Holiday, Liburan Ala Belanda di Tengah Kediri yang Miliki Keindahan Unik dan Menarik

Nikmati suasana ala Belanda di Dosh Holiday, destinasi liburan populer di Kediri dengan taman bunga dan kincir angin khas.

Mari Eksplorasi Air Terjun Kedung Angin di Banyuwangi dengan Keindahan Alam yang Menggoda Mata dan Pesona Tak Terlupakan!

Air Terjun Kedung Angin yang tersembunyi di Desa Pekel, Kecamatan Licin, menawarkan keindahan alam yang menakjubkan dan sensasi petualangan.

Berita Terkini

wave

Dugaan Skandal Bisnis Solar Ilegal Seret Nama Kasatreskrim Parigi Moutong

Nama Kasatreskrim Parigi moutong, Anugerah Tarigan terseret dalam pusaran isu dugaan bisnis solar ilegal.

Berebut Dana Pusat, Kabid SD Ingatkan Masalah Hibah Tanah Hambat Perbaikan Sekolah di Parimo

Ratusan sekolah di Parigi Moutong terancam gagal revitalisasi akibat sengketa lahan. Disdikbud minta kepsek percepat urus dokumen hibah.

Parigi Moutong dan Minahasa Tenggara Rancang Koalisi Pertanian, Fokus ke Inovasi Bibit dan Durian

Wakil Bupati Minahasa Tenggara pimpin rombongan kunker ke Parigi Moutong guna pelajari inovasi pusat bibit dan pengembangan sektor pertanian

Jason Statham Kembali dengan Film Thriller Penuh Aksi Lainnya, Mutiny! Berikut Sinopsisnya

Jason Statham akan kembali dengan film laga thriller baru berjdulu Mutiny, penuh dengan adegan aksi yang mendebarkan

Dugaan Skandal Tambang PT Pantas Indomining Pagimana: "Mafia Koordinat" dan Mandulnya Penegakan Hukum

Beroperasi sejak tahun 2012 sebagai pemegang IUP tidak menjamin PT Pantas Indomining tidak melanggar aturan mengelola lahan di luar konsesi.


See All
; ;