Satreskrim Polres Talaud Berhasil Gagalkan Pencurian 135 Baterai PLTS Milik Pemda, Total Kerugian Aset Negara Capai Rp5,3 Miliar

Satreskrim Polres Talaud berhasil menggagalkan upaya pencurian 135 baterai PLTS di perbatasan utara Indonesia.
Satreskrim Polres Talaud berhasil menggagalkan upaya pencurian 135 baterai PLTS di perbatasan utara Indonesia. Source: Foto/Dok. Polres Kepulauan Talaud

Talaud, gemasulawesi - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepulauan Talaud terus melaksanakan upaya pencegahan tindak kriminal dengan berhasil menggagalkan pencurian ratusan baterai PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya).

Dimana pencurian ratusan baterai PLTS tersebut merupakan aset negara senilai 5,3 miliar rupiah yang ada di wilayah perbatasan utara Indonesia, Pulau Nanusa.

Kapolres melalui Kaur Bin Opsnal (KBO) Sat Reskrim Ipda IPDA ROSYADE ARIQ FEPIOSANDI, S.Tr.K menyampaikan bahwa total kerugian negara akibat kejadian ini mencapai Rp. 5.327.767.477,- dengan pihak Pemda Kabupaten Kepulauan Talaud sebagai korban.

Kronologis pengungkapan dimulai pada Rabu, 31 Januari 2024, saat anggota Reskrim Polres Kepulauan Talaud mendapat informasi mengenai baterai PLTS yang diangkut di atas KM. SABUK NUSANTARA 69.

Baca Juga:
Dipimpin Pj Sekda Sulsel, OPD Pemprov Sulawesi Selatan Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Terdampak Banjir dan Tanah Longsor

Lalu pada pukul 22.00 WITA, anggota Reskrim Polres Kepulauan Talaud yang dipimpin oleh Kaurbinopsnal dan katim resmob satreskrim IPDA ROSYADE ARIQ FEPIOSANDI, S.Tr.K melakukan pengecekan di KM. SABUK NUSANTARA 69 yang sedang bersandar di pelabuhan kapal laut Melonguane. Hasilnya, ditemukan 135 buah baterai PLTS.

"Pukul 22.00 Wita, anggota Reskrim melakukan pengecekan langsung di atas kapal yang sedang bersandar di Pelabuhan Melonguane. Hasilnya, ditemukan 135 buah baterai PLTS setelah dilakukan pengecekan," lanjutnya.

Baterai tersebut kemudian diamankan oleh anggota Reskrim ke Kantor Polres Kepulauan Talaud.

Sementara itu, barang bukti lainnya masih tertahan di pelabuhan laut Kakorotan, berupa 78 buah baterai PLTS.

Baca Juga:
Yuk Rasakan Ketenangan Alam dengan Pengalaman Ngopi di Sawah, Membumikan Keindahan Pedesaan Bogor yang Nyaman!

"Selain itu, terdapat 78 buah baterai PLTS yang masih tertahan di Pelabuhan Kakorotan sebagai barang bukti lainnya," tambahnya.

Dua orang telah diidentifikasi sebagai terlapor, yaitu SAC alias Ian dan BBW alias Ipan, dan mereka telah menjalani pemeriksaan oleh pihak Satreskrim Polres Kepulauan Talaud.

"Dalam kasus ini, terdapat dua orang sebagai terlapor, yaitu SAC dan BBW. Saat ini, Pihak Satresrim Polres Kepulauan Talaud telah melakukan pemeriksaan," ujar Kapolres Talaud.

Mereka disangkakan dengan Pasal 363 Ke-4e, 5e KUHP subs Pasal 362 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1e KUHP, Pasal 56 Ke-1e, 2e KUHP. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Tim Resmob Polres Bitung Amankan Remaja yang Curi Uang Rp13,5 Juta dari Mobil Korban, Mengaku Gunakan Uang Curian untuk Beli Barang Ini

Polisi amakan remaja berusia 16 tahun yang mencuri uang Rp13,5 juta dari mobil korban. Mengaku gunakan uang curian tersebut untuk beli ini.

Tim Resmob Polres Bitung Amankan Remaja yang Curi Uang Rp13,5 Juta dari Mobil Korban, Mengaku Gunakan Uang Curian untuk Beli Barang Ini

Polisi amakan remaja berusia 16 tahun yang mencuri uang Rp13,5 juta dari mobil korban. Mengaku gunakan uang curian tersebut untuk beli ini.

Berhasil Melumpuhkan KKB di Tahun 2023, 11 Personel Polda Papua dan Polres Pegunungan Bintang Dapat Penghargaan dari Kapolri, Ini Rinciannya

Kapolri memberikan penghargaan kepada 11 personel atas prestasi mereka dalam melumpuhkan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pada tahun 2023.

Bongkar Kejanggalan Kasus Kematian Brigadir RAT di Jakarta, Propam Polda Sulawesi Utara Periksa Kasat Lantas dan Kapolresta Manado

Kasus kematian Brigadir RAT yang diduga bunuh  diri menuai kejanggalan, Kasat Lantas dan Kapolresta Manado diperiksa Propam Polda Sulut.

Terkait Kematian Brigadir RAT yang Diduga Bunuh Diri di Jakarta, Begini Tanggapan Kasi Humas Polresta Manado Ipda Agus Haryono

Kematian Brigadir RAT yang ditemukan tak bernyawa di dalam mobil dan diduga bunuh diri jadi sorotan, Kasi Humas Polresta Manado buka suara.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;