Update! 15 Orang Diamankan Polres Ponorogo Buntut Ledakan Balon Udara Berisi Petasan di Desa Muneng yang Buat 4 Remaja Alami Luka Bakar

Polres Ponorogo mengamankan 15 orang buntut ledakan balon udara di Desa Muneng.
Polres Ponorogo mengamankan 15 orang buntut ledakan balon udara di Desa Muneng. Source: Foto/ Tangkap layar Twitter/@Heraloebss

Ponorogo, gemasulawesi  - Tragedi yang menimpa empat remaja di Desa Muneng, Kecamatan Balong, Ponorogo, akibat ledakan balon udara yang dilengkapi petasan jadi sorotan.

Polres Ponorogo telah mengambil langkah serius dengan mengamankan 15 orang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait insiden tersebut.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Ryo Pradana, mengonfirmasi bahwa 15 orang yang diamankan terdiri dari lima orang dewasa, delapan anak di bawah umur, dan dua perempuan.

15 orang tersebut sedang menjalani pemeriksaan intensif di Sat Reskrim Polres Ponorogo untuk mengungkap lebih lanjut kronologi dan penyebab kejadian tragis ini.

Baca Juga:
Diduga Terlibat dalam Pusaran Kasus Korupsi Rp271 Triliun di PT Timah Tbk, Istri Harvey Moeis Kembali Diperiksa Kejagung Hari Ini

“Saat ini mereka sedang diperiksa secara intensif di Satuan Reserse Kriminal Polres Ponorogo untuk memahami lebih mendalam mengenai peristiwa tersebut,” jelas AKP Ryo.

Awal mula peristiwa ledakan balon udara yang mengandung petasan ini terjadi pada Senin, 13 Mei 2024, sekitar pukul 06.05 WIB.

Menurut penuturan AKP Agus Wibowo, kronologi kejadian dimulai saat balon udara yang hendak dinaikkan masih berada di tanah, namun petasan yang dinyalakan justru meledak secara tiba-tiba.

Kejadian ini berbeda dengan prosedur biasa, di mana balon biasanya diangkat terlebih dahulu sebelum petasan diaktifkan untuk menghiasinya.

Baca Juga:
Viral Sejumlah Aduan Masyarakat di Media Sosial Soal Kinerja Bea Cukai, Presiden Jokowi Siap Turun Gunung, Segera Gelar Rapat Khusus

Insiden ini mengakibatkan beberapa orang mengalami luka-luka yang cukup serius.

Dari kejadian tragis tersebut, empat orang dilaporkan mengalami luka-luka.

Salah satu korban yang paling parah adalah Ilham Nugroho, seorang remaja berusia 16 tahun, yang mengalami luka bakar mencapai 63 persen di beberapa bagian tubuhnya.

AKP Ryo menekankan bahwa Polres Ponorogo sebelumnya telah memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak menerbangkan balon udara, terutama menjelang bulan Ramadhan hingga Lebaran.

Baca Juga:
Khususnya untuk Memetakan Kekayaan Laut Dalam hingga Potensi Bencana, Luhut Sarankan Prabowo Membeli Kapal Riset dengan Alat Canggih

Himbauan ini sudah dikeluarkan sejak beberapa tahun yang lalu, namun masih banyak yang mengabaikannya.

Kapolres Ponorogo, AKBP Anton Prasetyo, berharap bahwa tragedi ini menjadi yang terakhir dan mengajak masyarakat untuk lebih mematuhi peraturan demi keamanan bersama.

Ia menegaskan pentingnya mengambil pelajaran dari kejadian ini agar tidak terulang di masa yang akan datang.

Semoga para korban segera pulih dan insiden seperti ini tidak terjadi lagi di masa depan, sehingga keamanan dan keselamatan masyarakat dapat terjaga dengan baik. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Buntut Meledaknya Balon Udara Berisi Petasan di Ponorogo yang Sebabkan 4 Remaja Terluka, Polisi Berhasil Amankan 13 Orang untuk Diperiksa

13 orang berhasil diamankan polisi dalam kasus ledakan balon udara yang berisi petasan di Ponorogo dan membuat 4 remaja mengalami luka bakar

Balon Udara Berisi Petasan Meledak Hebat di Ponorogo, 4 Orang Alami Luka Bakar Cukup Serius, Polisi Lakukan Penyelidikan

Balon udara yang berisi petasan tiba-tiba meledak di area persawahan Desa Muneng, Ponorogo hingga membuat 4 orang mengalami luka bakar.

Nikmati Keajaiban Alam dari Telaga Ngebel Ponorogo yang Memukau Serta Ketenangan di Pelukan Gunung Wilis

Kupas Tuntas, gemasulawesi – Telaga Ngebel merupakan tempat yang dikelilingi oleh cerita-cerita mistis yang menarik perhatian banyak orang. Namun karena keindahan alam dari Telaga Ngebel yang eksotis jauh lebih menarik untuk dinikmati. Ketika Anda berada di Telaga Ngebel, Anda akan terpesona oleh keindahan alam yang memukau dan memberikan pengalaman yang luar biasa. Walaupun sebelumnya mungkin […]

Keindahan Menakjubkan Puncak Pringgitan: Menyaksikan Pesona Alam Ponorogo dari Ketinggian yang Menakjubkan

Kupas Tuntas, gemasulawesi – Bagi Anda yang memiliki minat untuk menikmati keindahan alam dari ketinggian di Ponorogo, Puncak Pringgitan adalah pilihan yang menarik untuk dikunjungi. Puncak Pringgitan ini menawarkan pengalaman yang menyenangkan dan menarik bagi para pengunjung yang mencari suasana alam yang indah. Untuk mencapai Puncak Pringgitan tersebut, perjalanan akan membawa Anda melalui hutan pinus […]

Nikmati Surga Tersembunyi dengan Keajaiban Alam di Gunung Beruk Ponorogo yang Menggetarkan Hati

Berikut adalah pesona dari wisata Gunung Beruk Ponorogo, tempat wisata ini tidak pernah sepi oleh para pengunjung.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;