Viral! Ditertibkan Petugas Dishub DKI Jakarta, Juru Parkir Liar Ini Mengaku Sudah Dapat Izin, Punya Backingan Polisi hingga Angkatan Darat

Juru parkir liar yang dirazia petugas Dishub DKI Jakarta ini mengaku punya organisasi sendiri yang melindunginya, mulai dari kepolisian hingga angkatan udara.
Juru parkir liar yang dirazia petugas Dishub DKI Jakarta ini mengaku punya organisasi sendiri yang melindunginya, mulai dari kepolisian hingga angkatan udara. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @terang_media

Jakarta, gemasulawesi – Aksi seorang juru parkir liar yang terjaring razia oleh Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP DKI Jakarta yang protes karena dibawa petugas ke Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat viral di media sosial.

Awalnya, jukir liar tersebut bertanya kepada petugas razia dari Dishub DKI Jakara mengenai alasan dibawanya ke Monumen Nasional. 

Hingga akhirnya jukir liar yang terjaring razia Dishub DKI Jakarta tersebut mengklaim telah mendapat izin menjaga parkir dari pengelola minimarket setempat.

"Saya ada organisasinya gitu pak. Ada kepolisian juga, Angkatan Darat juga ada," ujarnya saat menjelaskan kepada petugas Dishub.

Baca Juga:
Sosok Jose Nerotou, Siswa Kelas 6 SD di Jayapura Papua Ini Jadi Sorotan Gegara Isi Mata Kuliah Kalkulus di Universitas Cenderawasih

Meskipun mendengar pernyataan tersebut, petugas tidak menanyakan lebih lanjut terkait keterlibatan aparat dalam kegiatan jukir tersebut. 

Hal ini menunjukkan bahwa fokus petugas saat itu lebih tertuju pada pelanggaran terhadap aturan parkir liar di wilayah tersebut.

Belakangan ini diketahui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta sedang gencar melakukan penertiban terhadap parkir liar dan juru parkir liar di berbagai kawasan di ibu kota, termasuk di minimarket. 

Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menekankan bahwa keberadaan juru parkir liar di lokasi minimarket atau fasilitas umum lainnya harus ditertibkan dan dibina.

Baca Juga:
Desa Algadang di Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, Dilanda Banjir Bandang, 150 Rumah Warga Tenggelam

Upaya ini bertujuan untuk mengurangi dampak sosial negatif yang muncul akibat praktik parkir liar yang meresahkan.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan sosialisasi dan tindakan persuasif sebelum melakukan penindakan terhadap juru parkir liar, demi mencegah dampak sosial yang merugikan di lapangan," ujarnya dalam keterangannya.

Syafrin juga mengingatkan pengelola parkir untuk mengajukan izin sesuai dengan regulasi yang berlaku. 

Hal ini berdasarkan Perda No 5 Tahun 2012 tentang Perparkiran dan Pergub No 102 Tahun 2013 tentang Penyediaan dan Penyelenggaraan Fasilitas Parkir di Luar Ruang Milik Jalan.

Baca Juga:
Viral! Ibu dan Anak di Sidoarjo Ngamuk Gegara Tak Mau Bayar COD Padahal Paket Sudah Dibuka, Kurir Nyaris Dipukul

Menurut regulasi tersebut, setiap penyelenggara parkir yang memiliki lebih dari lima satuan ruang parkir atau luas area parkir lebih dari 125 meter persegi wajib memiliki izin dari Gubernur.

"Minimarket atau fasilitas umum lain yang telah sesuai dengan Perda dan Pergub tersebut harus memiliki izin penyelenggaraan perparkiran, baik dengan memungut biaya parkir maupun tidak," terangnya. 

Proses pengajuan izin penyelenggaraan perparkiran ini dapat dilakukan secara online melalui aplikasi JakEvo atau situs resmi Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Dipadati Warga yang Berolahraga Pagi, Masyarakat Keluhkan Sulit Mendapatkan Sinyal di CFD Sudirman Jakarta Pusat Hari Ini

Beberapa masyarakat mengeluhkan sulit untuk mendapatkan sinyal di CFD Sudirman, Jakarta Pusat, hari ini, dikarenakan padatnya warga.

Termasuk Menjaga Kebersihan Lingkungan, Pemprov DKI Ajak Warga untuk Meramaikan Pencanangan HUT Jakarta di Bundaran HI pada Hari Minggu

Pemprov DKI Jakarta mengajak masyarakat untuk meramaikan pencanangan HUT Jakarta pada hari Minggu di Bundaran HI.

Langgar Aturan! Aksi 3 Pengendara Moge Melintas di Jalan Layang Non Tol Antasari Jakarta Selatan Viral di Media Sosial, Polisi Buru Pelaku

Polisi siap menindak tegas 3 pengendara moge yang viral setelah melintas di jalan layang non tol (JLNT) Antasari, Jakarta Selatan.

Berbaur dengan Masyarakat, Presiden Jokowi Dilaporkan Kembali Bersepeda di CFD Jakarta Hari Ini

Presiden Jokowi kembali bersepeda di CFD Jakarta pada hari ini dan menyempatkan untuk berinteraksi dengan masyarakat.

Total Ada 531 Kasus, Dinkes Jakarta Utara Dilaporkan Menggiatkan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk untuk Mencegah Penyebaran DBD

Dinkes Jakarta Utara menggiatkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk untuk mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue.

Berita Terkini

wave

Atasi Krisis Dokter, Bupati Erwin Burase Amankan Kuota Kuliah Kedokteran di UNG

Pemda Parigi Moutong resmi bekerja sama dengan Universitas Negeri Gorontalo untuk membuka program afirmasi kedokteran bagi putra daerah.

Pembangunan Sekolah Rakyat Parigi Moutong Dimulai, Kementerian PU Nyatakan Lahan Jonokalora Layak

Kementerian PU nyatakan lahan Sekolah Rakyat Parigi Moutong layak teknis. Bupati Erwin Burase instruksikan pembersihan lahan pekan depan.

Jembatan Bambalemo Parigi Moutong Diusulkan Masuk Proyek Prioritas Kementerian PUPR

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase mendatangi Kementerian PUPR demi memperjuangkan proyek Jembatan Bambalemo dan jalan strategis daerah.

Hama dan Irigasi Rusak Ancam Petani Parigi Moutong, DPRD Desak Kementan Turun Tangan

Petani Parigi Moutong hadapi ancaman gagal panen akibat serangan hama wereng dan tikus. DPRD desak Kementan amankan pasokan pestisida.

Bupati Erwin Burase Temui Wamentan Ajukan Modernisasi Pertanian Parigi Moutong

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase menemui Wamentan Sudaryono guna mempercepat modernisasi teknologi pertanian dan irigasi daerah.


See All
; ;