Baru Terungkap! Tahanan Narkoba yang Tewas Usai Dikeroyok 6 Rekannya Ternyata Baru Ditahan Sehari di Rutan Cilodong Depok

Tersangka narkoba tewas dikeroyok di Rutan Cilodong. Para pelaku telah diamankan dan kasus sedang diselidiki.
Tersangka narkoba tewas dikeroyok di Rutan Cilodong. Para pelaku telah diamankan dan kasus sedang diselidiki. Source: Foto/Ilustrasi/Pixabay

Depok, gemasulawesi - Kematian tragis RA, seorang tahanan narkoba berusia 26 tahun, di Rutan Kelas I Cilodong, Kota Depok, mengejutkan banyak pihak. 

RA tewas setelah dikeroyok oleh enam tahanan lain hanya sehari setelah masuk ke dalam rutan tersebut.

Kasus ini pertama kali terungkap ketika Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Arya Perdana, mengungkapkan sebuah fakta baru bahwa RA baru ditahan pada 29 Agustus 2024 lalu.

Belum genap 24 jam berada di rutan, RA mengalami kekerasan berat dari tahanan lainnya. 

Baca Juga:
Dilempar OTK dari Luar Tembok, Upaya Penyelundupan Narkoba Jenis Sabu Digagalkan Petugas Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Poso

"RA baru satu hari berada di Rutan Cilodong. Rekaman CCTV menunjukkan pemukulan dan penendangan yang brutal," jelas Arya Perdana pada Minggu 1 September 2024.

Pihak kepolisian juga mengungkapkan bahwa RA menunjukkan perilaku yang dianggap tidak sopan oleh tahanan lain. 

Tindakan ini diduga memicu kemarahan dan kekerasan dari enam orang berinisial I, T, S, L, A, dan Y. 

"Laporan dari saksi dan rekaman CCTV menunjukkan bahwa RA dikeroyok karena tindakannya yang dianggap tidak pantas," tambah Arya.

Baca Juga:
Dengan Meminta Semua Jajarannya untuk Memfokuskan Program dalam Mendukung Makassar Kota Rendah Karbon, Pembangunan Berbasis Ramah Lingkungan Didorong Wali Kota

Dalam video CCTV yang beredar, tampak jelas bagaimana RA dipukul dan ditendang secara brutal oleh kelompok tahanan tersebut.

"Rekaman CCTV di lokasi kejadian memperlihatkan kekerasan yang ekstrem, termasuk pemukulan dengan benda keras dan penendangan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi.

Saat ini, RA tengah menjalani autopsi untuk memastikan penyebab kematiannya. Hasil autopsi diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih rinci mengenai luka-luka yang dialami korban dan mengonfirmasi penyebab kematiannya. 

"Autopsi sedang dilakukan untuk mengidentifikasi luka-luka dan penyebab kematian RA," ujar Arya Perdana.

Baca Juga:
Kebakaran di Salah Satu Tenant Restoran di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Api Telah Berhasil Dipadamkan

Para pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan RA sudah diamankan dan sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut. 

Pihak kepolisian berkomitmen untuk mengejar keadilan dan mengambil tindakan tegas terhadap mereka. 

"Kami telah mengamankan semua pelaku dan akan terus mendalami kasus ini untuk memastikan keadilan bagi korban," tegas Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi.

Kasus ini menyoroti pentingnya reformasi dalam sistem keamanan dan pengawasan di lembaga pemasyarakatan. 

Baca Juga:
Tanggapi Kabar Geng WNI yang Meresahkan di Jepang, Kemenlu Meminta Warga Negara Indonesia di Luar Negeri Menghormati Norma Budaya Setempat

Pihak berwenang di Rutan Cilodong diminta untuk meningkatkan prosedur keamanan guna mencegah kejadian serupa di masa depan. 

"Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur keamanan di rutan untuk menjaga keselamatan tahanan," pungkas Arya Perdana. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Dilempar OTK dari Luar Tembok, Upaya Penyelundupan Narkoba Jenis Sabu Digagalkan Petugas Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Poso

Petugas Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Poso menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu yang dilempar OTK dari luar tembok.

Sadis! Seorang Tahanan Narkoba di Rutan Cilodong Kota Depok Dikeroyok 6 Rekannya hingga Tewas, Begini Peran Masing-masing Pelaku

Kasus kekerasan di Rutan Cilodong, tahanan narkoba tewas setelah dikeroyok oleh enam tahanan lainnya. Polisi tangkap 6 pelaku.

Bekerja Sama dengan BRIN, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Temanggung Melakukan Penelitian tentang Buah Kopi Busuk pada Tanaman

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Temanggung melakukan penelitian tentang buah kopi busuk pada tanaman.

Agar Dapat Bermanfaat untuk Ketahanan Pangan, Pemkot Tasikmalaya Targetkan 1 Juta Tanaman Pangan di Pekarangan Rumah Warga maupun Lahan Kosong Tahun 2024

Pemerintah Kota Tasikmalaya, Jabar, menargetkan 1 juta tanaman pangan di pekarangan rumah warga maupun lahan kosong tahun 2024.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;