Begal Menyerang Polisi di Binjai Sumatera Utara, Sepeda Motor dan 2 Ponsel Miliknya Raib Digondol Pelaku, Begini Kronologinya

Bripda HBN kehilangan motor dan dua ponsel setelah dibegal di Jalan Binjai.
Bripda HBN kehilangan motor dan dua ponsel setelah dibegal di Jalan Binjai. Source: Foto/Ilustrasi/Unsplash

Binjai, gemasulawesi - Sebuah insiden begal yang melibatkan anggota kepolisian baru-baru ini menghebohkan publik setelah video kejadian tersebut viral di media sosial. 

Bripda HBN, yang merupakan anggota Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumatera Utara, menjadi korban begal di Jalan Binjai km 17, Kota Binjai. 

Dalam kejadian tersebut, sepeda motor milik Bripda HBN bersama dengan dua ponsel dan satu tas berisi pakaian berhasil dirampas oleh para pelaku.

Menurut keterangan yang beredar, kejadian tersebut terjadi saat Bripda HBN tengah melintas di kawasan tersebut pada pagi hari. 

Baca Juga:
Sedang Bersantai di Depot Air Isi Ulang, Seorang Pria di Jakarta Pusat Mendadak Dibacok dengan Golok oleh Orang Tak Dikenal

Ketika itu, ia tiba-tiba disergap oleh sejumlah pelaku yang langsung melakukan aksinya dengan cepat dan terencana. 

Melihat situasi yang mengancam, Bripda HBN memilih untuk menghentikan kendaraannya. 

Pelaku tidak segan-segan mengancam dengan senjata, memaksa korban untuk menyerahkan barang-barang berharga yang dibawanya.

Momen kejadian begal ini dengan cepat menyebar di media sosial, terutama setelah diunggah oleh akun Instagram @medanviralinfo. 

Baca Juga:
Viral Aksi 2 Polisi Gadungan Rampas Motor Korban di Cikarang, Begini Modus Operandi Pelaku

Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas bagaimana para pelaku melakukan aksinya dengan cepat dan tanpa ampun. 

Kejadian ini mengejutkan banyak orang karena korban adalah seorang polisi, yang seharusnya menjadi pelindung dan penegak hukum di masyarakat.

Setelah kejadian, Bripda HBN segera melaporkan insiden tersebut ke Polsek Binjai Timur. 

Kapolres Binjai, AKBP Bambang Utomo, menyatakan bahwa laporan resmi telah diterima dan proses penyelidikan segera dimulai. 

Baca Juga:
BPS Sulawesi Tengah Mencatat Momentum Menjelang Pilkada dan Event Politik Mempengaruhi Jumlah Tamu Hotel Berbintang selama Juli 2024

“Korban tidak mengalami luka fisik, namun kehilangan barang-barang berharga dan trauma dari kejadian ini jelas berdampak signifikan,” ungkap AKBP Bambang Utomo dikutip pada Senin, 2 September 2024.

Dalam upaya penyelidikan, pihak kepolisian memanfaatkan rekaman CCTV dari area sekitar untuk melacak jejak pelaku. 

CCTV menjadi salah satu alat penting untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku yang masih berkeliaran. 

Selain itu, saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian juga sedang diperiksa untuk mendapatkan informasi tambahan mengenai identitas pelaku dan kemungkinan pelaku lainnya yang terlibat.

Baca Juga:
Sah! 40 Orang Anggota DPRD Parigi Moutong Resmi Dilantik Hari ini

AKBP Bambang Utomo juga menambahkan bahwa pihak kepolisian berkomitmen untuk mengungkap kasus ini secara tuntas. 

“Kami terus bekerja keras untuk mengidentifikasi pelaku dan mengembalikan barang-barang yang dirampas. Kasus ini juga menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan keamanan di area rawan kejahatan,” ujarnya.

Kasus begal ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan pihak kepolisian, mengingat pelaku berani melancarkan aksinya bahkan terhadap seorang anggota kepolisian. 

Penanganan kasus ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan lainnya dan meningkatkan keamanan di kawasan tersebut. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Polisi Bekuk Pelaku Begal di Kota Palu

Aparat kepolisian berhasil membekuk pelaku begal di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Tim Resmob Polres Palu dan Tim Scorpion Dit Reskrimun Polda

Disangka Begal Anggota Babinsa di Makassar Dikeroyok Oleh Warga

Disangka Begal Anggota Babinsa di Makassar berinisial Sersan Kepala (Serka) R dikeroyok oleh warga, pengeroyokan terjadi saat korban

Viral Begal di Makassar Serang Warkop Ada Polisi Lagi Nongkrong

Viral sejumlah pemuda diduga begal melakukan penyerangan di sebuah warung kopi (Warkop) di Jl Pengayoman, Kecamatan

Air Susu Dibalas dengan Air Tuba, Sopir Rektor Unmuh Bangka Belitung Ini Jadi Korban Begal

Sopir rektor Unmuh (Universitas Muhammadiyah) Bangka Belitung jadi korban begal, ini nih seperti kata peribahasa 'air susu dibalas dengan air tuba'.

David NAIF Motoran, Sering Disangka Begal Tapi Pakai Motor Mewah

David NAIF, seorang musisi terkenal Tanah Air, seringkali mengalami kejadian yang cukup menggelitik saat sedang motoran, salah satunya sering disangka sebagai begal, David pun sempat menjadi bulan-bulanan netizen.David NAIF, seorang musisi terkenal Tanah Air, seringkali mengalami kejadian yang cukup menggelitik saat sedang motoran, salah satunya sering disangka sebagai begal, David pun sempat menjadi bulan-bulanan netizen.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;