Viral Sekelompok Pemuda di Gresik Ini Lakukan Aksi Cat Hingga Tanam Pohon Pisang di Jalan Raya, Warganet Mendukung

Tangkap layar video aksi sekelompok pemuda mengecat jalan raya di Gresik supaya bisa memberi tanda kerusakan jalan kepada pengendara
Tangkap layar video aksi sekelompok pemuda mengecat jalan raya di Gresik supaya bisa memberi tanda kerusakan jalan kepada pengendara Source: (Foto/Instagram/@lensasidayu)

Gresik, gemasulawesi - Aksi beberapa pemuda di Gresik, Jawa Timur saat mengecat jalan raya menjadi sorotan publik baru-baru ini.

Diketahui bahwa kumpulan pemuda yang mengatasnamakan Sidayu Syahdu x Masyarakat Sidayu tersebut melakukan aksi cat jalan raya pada Senin malam, 30 September hingga Selasa dini hari, 1 Oktober 2024.

Dalam sebuah video singkat yang diunggah oleh akun Instagram @lensasidayu, tampak pada pemuda tersebut saling gotong royong mengecat jalan raya dengan cat putih.

Aksi ini bertujuan untuk menandai beberapa kerusakan di jalan raya, supaya pengendara bisa waspada.

Baca Juga:
Nasib Istri Pimpinan Ponpes di Aceh Barat yang Diduga Siram Air Cabai ke Santri, Begini Tindakan yang Dilakukan Polisi

Menurut keterangan yang ditulis oleh @lensasidayu, aksi cat jalan ini dilakukan sekelompok pemuda di sepanjang jalan raya Deandles Golokan hingga Ngawen.

Diketahui bahwa sepanjang jalan raya Deandles Golokan hingga Ngawen merupakan jalan yang cukup ramai dilewati para pengendara, baik dari Gresik maupun Kabupaten lainnya.

Jika dilihat dari video yang diunggah, tampak banyak sekali lubang pada jalan tersebut, sehingga beberapa tanda yang diberikan sekelompok pemuda tersebut juga banyak.

Selain memberi tanda dalam bentuk huruf X atau lingkaran, sekelompok pemuda tersebut juga tampak menuliskan kalimat dalam bahasa Jawa "Bejak Kabeh Lek", yang artinya rusak semua.

Baca Juga:
Sekda Provinsi Sulawesi Selatan Menekankan Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen

Menariknya, tidak hanya mengecat jalan, sekelompok pemuda tersebut juga menancapkan pohong pisang di lubang jalan rusak tersebut, yang menandakan bahwa kerusakan di titik tersebut memang sangat parah.

Menanggapi aksi sekelompok pemuda ini, warganet khususnya di wilayah Gresik pun turut memberikan pujian.

"oh makanya, semangat," tulis salah satu akun Instagram @ama***.

"Tak dukung bgt," tulis balasan lain dari akun @ibu***.

Meskipun tidak memperbaiki jalan raya yang rusak, aksi sekelompok pemuda di Gresik ini tentunya bisa dikatakan cukup positif.

Dengan adanya tanda di titik jalan yang mengalami kerusakan, pengendara di jalan raya Gresik tersebut tentunya akan lebih waspada dan mampu menghindari lubang jalan.

Namun, hal itu saja tentunya tidak cukup, pihak pemerintah terutama di wilayah Gresik tentu harus cepat turun tangan untuk memperbaiki jalan raya agar bisa kembali bagus dan nyaman untuk digunakan pengendara. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Nasib Istri Pimpinan Ponpes di Aceh Barat yang Diduga Siram Air Cabai ke Santri, Begini Tindakan yang Dilakukan Polisi

Begini kelanjutan kasus istri pimpinan pondok pesantren di Aceh Barat yang siram salah satu santri dengan air cabai sebagai hukuman

Sekda Provinsi Sulawesi Selatan Menekankan Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen

Belanja pegawai maksimal 30 persen sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 ditekankan oleh Sekda Prov Sulsel.

Pemerintah Kota Palu Mengajak Kadin Berkolaborasi Memberdayakan Pelaku UMKM di Palu

Kadin diajak berkolaborasi oleh Pemerintah Kota Palu memberdayakan pelaku UMKM di Palu, yang merupakan ibu kota Sulteng.

3 Kabupaten di Sulawesi Tengah Telah Teregistrasi untuk Melakukan Kegiatan Ekspor Komoditas Durian ke Cina

Menurut Dinas THP, sebanyak 3 kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah telah teregistrasi untuk melakukan ekspor durian ke Cina.

Guna Membantu Masyarakat, Pasar Bergerak Milik Disperindag Kota Palu Mensubsidi Sejumlah Bahan Pangan

Pasar bergerak milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan Palu mensubsidi sejumlah bahan pangan untuk membantu masyarakat.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;