Pemerintah Kota Palu Mengajak Kadin Berkolaborasi Memberdayakan Pelaku UMKM di Palu

Ket. Foto: Pemkot Palu Mengajak Kadin Berkolaborasi Memberdayakan Pelaku UMKM di Palu
Ket. Foto: Pemkot Palu Mengajak Kadin Berkolaborasi Memberdayakan Pelaku UMKM di Palu Source: (Foto/Duan)

Palu, gemasulawesi – Pemerintah Kota Palu mengajak Kadin atau Kamar Daging dan Industri setempat berkolaborasi memberdayakan pelaku UMKM di Palu, yang merupakan ibu kota Sulawesi Tengah.

Plh Wali Kota Palu, Irmayanti Petalolo, dalam pertemuan bersama Kadin dan sejumlah OPD atau Organisasi Perangkat Daerah setempat membahas penguatan UMKM menyampaikan Kadin salah satu pemangku kepentingan di bidang perdagangan yang dapat membantu pengembangan UMKM melalui pemberdayaan.

Irmayanti Petalolo menyatakan UMKM salah satu sub sektor yang tangguh dalam menghadapi fluktuasi ekonomi nasional, oleh karena itu pemerintah daerah melakukan upaya-upaya penguatan upaya agar mereka lebih kokoh.

Baca Juga:
3 Kabupaten di Sulawesi Tengah Telah Teregistrasi untuk Melakukan Kegiatan Ekspor Komoditas Durian ke Cina

Oleh karena itu, peran Kadin sangat diperlukan dalam membantu membangun iklim bisnis yang lebih baik.

Mulai dari penguatan produk usaha hingga ke pemasaran produk.

“Kegiatan usaha atau industri skala besar tentu telah mempunyai tingkat kemapanan sedangkan industri rumahan maupun kegiatan ultra mikro masih memerlukan pendampingan agar ke depannya mereka mandiri dan juga mempunyai pendapatan yang stabil,” ungkapnya.

Baca Juga:
Guna Membantu Masyarakat, Pasar Bergerak Milik Disperindag Kota Palu Mensubsidi Sejumlah Bahan Pangan

Selain pendampingan penguatan produk, di sisi lain Pemerintah Kota Palu telah memfasilitasi UMKM masuk dalam kepesertaan Jamsostek yang diadakan oleh BPJAMSOSTEK.

Menurut data Pemerintah Kota Palu tahun 2023, kurang lebih 20.982 pelaku UMKM telah terdaftar sebagai peserta Jamsostek.

Irmayanti Petalolo yang juga merupakan Sekretaris Daerah Palu mengungkapkan upaya ini adalah bentuk komitmen Pemerintah Kota Palu dalam meningkatkan ekonomi masyarakat.

Baca Juga:
KPU Parigi Moutong Sebut 1.640 Kotak Suara untuk Pilkada 2024 Telah Tiba di Gudang

Dia melanjutkan Pemerintah Kota Palu saat ini telah mempersiapkan etalase usaha berbasis digital lewat program inkubator bisnis.

Sebelum menuju ke pasar yang lebih luas, diperlukan penguatan kapasitas pelaku usaha lewat pelatihan untuk perbaikan manajemen bisnis, perbaikan produk dari yang biasa menjadi unggulan dan ditunjang dengan label serta kemasan, guna menarik minta konsumen.

Dia mengatakan itu sebabnya pihaknya melakukan kolaborasi dengan pemangku kepentingan di bidang perdagangan agar program prioritas Pemerintah Kota Palu dapat tercapai sesuai dengan target realisasi.

Baca Juga:
Aksi Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil di Bekasi Gegerkan Warga, Tas Ransel Berisi Barang Berharga Raib Digondol Pelaku

“Kamo berterimakasih kepada Kadin telah membantu memfasilitasi tempat sebagai pusat kuliner di kawasan hunian tetap atau huntap Talise,” ucapnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

3 Kabupaten di Sulawesi Tengah Telah Teregistrasi untuk Melakukan Kegiatan Ekspor Komoditas Durian ke Cina

Menurut Dinas THP, sebanyak 3 kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah telah teregistrasi untuk melakukan ekspor durian ke Cina.

Guna Membantu Masyarakat, Pasar Bergerak Milik Disperindag Kota Palu Mensubsidi Sejumlah Bahan Pangan

Pasar bergerak milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan Palu mensubsidi sejumlah bahan pangan untuk membantu masyarakat.

KPU Parigi Moutong Sebut 1.640 Kotak Suara untuk Pilkada 2024 Telah Tiba di Gudang

Sebanyak 1.640 kotak suara untuk Pilkada serentak tahun 2024 disebutkan oleh KPU Parigi Moutong telah tiba di gudang.

Aksi Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil di Bekasi Gegerkan Warga, Tas Ransel Berisi Barang Berharga Raib Digondol Pelaku

Kasus pencurian pecah kaca mobil terjadi di Depok, pemilik toko kehilangan tas berisi barang pribadi bernilai tinggi.

Diduga Lakukan Pungli! Warga Bekasi Dipalak Tarif Parkir Tak Wajar oleh Sekuriti di Harapan Indah, Polisi Turun Tangan

Kasus pungli parkir viral di Bekasi, sekuriti tertangkap minta tambahan Rp 10 ribu, bikin warganet geram.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;