Aksi Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil di Bekasi Gegerkan Warga, Tas Ransel Berisi Barang Berharga Raib Digondol Pelaku

Modus pecah kaca mobil kembali terjadi di Depok, korban kehilangan tas berisi barang-barang berharga.
Modus pecah kaca mobil kembali terjadi di Depok, korban kehilangan tas berisi barang-barang berharga. Source: Foto/Ilustrasi/Pixabay

Depok, gemasulawesi - Kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil kembali menjadi perhatian di wilayah Sukmajaya, Kota Depok. 

Seorang pemilik toko menjadi korban pencurian, ketika kendaraannya diparkirkan di Jalan KH M Yusuf Raya. 

Saat itu, korban terpaksa memarkir mobilnya sekitar 10 meter dari tempat usahanya karena area depan toko sudah penuh dengan kendaraan para tamu.

Sayangnya, ketika hendak memindahkan mobilnya, korban terkejut melihat kaca pintu bagian kiri mobil sudah pecah. 

Baca Juga:
Diduga Lakukan Pungli! Warga Bekasi Dipalak Tarif Parkir Tak Wajar oleh Sekuriti di Harapan Indah, Polisi Turun Tangan

Tak hanya itu, tas ransel miliknya yang berisi barang-barang berharga telah hilang. Peristiwa tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat.

Menurut keterangan dari Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Hendra, tas yang dicuri berisi barang-barang pribadi milik korban yang bernilai cukup tinggi. 

“Korban memarkirkan mobilnya sekitar 10 meter dari toko karena area depan penuh. Saat hendak memindahkan mobil ke depan, kaca pintu bagian kiri mobil sudah pecah, dan tas ranselnya yang berisi barang berharga hilang," ungkap AKP Hendra, pada Rabu, 2 Oktober 2024.

Petugas kepolisian segera melakukan penyelidikan untuk mengusut kasus ini. 

Baca Juga:
Geger! Pelamar Kerja di Jakarta Selatan Ribut Gara-Gara Dimintai Uang oleh Kantor Rekrutmen, Begini Kronologinya

Pada Rabu pagi, pihak kepolisian telah melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti yang dapat membantu proses penyelidikan lebih lanjut. 

Hendra juga menjelaskan bahwa saat ini pihak kepolisian masih dalam tahap penyelidikan dan terus berusaha mencari pelaku pencurian tersebut.

“Kami telah melaksanakan cek TKP sekitar pukul 07.00 WIB dan saat ini kasus masih dalam proses lidik. Kami juga sedang mengumpulkan bukti-bukti serta memeriksa beberapa saksi di sekitar lokasi kejadian,” lanjutnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada, terutama ketika meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan yang diparkir di tempat umum. 

Baca Juga:
Dikenal Jadi Dosen Baik, Anak Didik Marissa Haque di Kampus Ini Mengaku Sangat Kehilangan Sosok Istri Ikang Fawzi

Warga dianjurkan untuk memarkir kendaraan di tempat yang lebih aman dan terpantau guna mencegah aksi pencurian dengan modus pecah kaca seperti ini.

Kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil memang sering terjadi, terutama di tempat-tempat umum yang tidak terpantau dengan baik, seperti jalan-jalan yang sepi atau lokasi parkir yang jauh dari pengawasan. 

Pihak kepolisian berharap agar kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati terhadap barang-barang pribadi yang ditinggalkan di dalam mobil. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Diduga Lakukan Pungli! Warga Bekasi Dipalak Tarif Parkir Tak Wajar oleh Sekuriti di Harapan Indah, Polisi Turun Tangan

Kasus pungli parkir viral di Bekasi, sekuriti tertangkap minta tambahan Rp 10 ribu, bikin warganet geram.

Geger! Pelamar Kerja di Jakarta Selatan Ribut Gara-Gara Dimintai Uang oleh Kantor Rekrutmen, Begini Kronologinya

Pelamar kerja di Jakarta Selatan ribut setelah dimintai uang oleh kantor rekrutmen, polisi akhirnya mediasi.

Demi Bisa Liburan ke Australia, Wanita Asal NTT Ini Nekat Begal Sopir Taksi Online di Surabaya

Pelaku begal di Surabaya nekat menyerang sopir taksi online demi uang, tapi rencananya gagal setelah ditangkap warga.

TMMD ke-122 Resmi Digelar di Parigi Moutong, Dandim 1306/Kota Palu: Diharapkan Berdampak Positif Bagi Masyarakat

TMMD ke-122 resmi digelar di Kabupaten Parigi moutong, kegiatan tersebut sebaik bukti sinergitas TNI dengan Pemda dan masyarakat.

Keracunan Massal di Acara Selawatan Kediri, 155 Warga Jadi Korban, Ini Penyebabnya

Keracunan massal di Kediri, 155 warga terpapar, makanan dan minuman kedaluwarsa diduga jadi sumber masalah.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;