Usut Kasus Kematian Pasutri Lansia di Cipondoh Tangerang, Polisi Beberkan Sejumlah Fakta Baru

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengungkap fakta baru tentang kematian pasutri di Cipondoh.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengungkap fakta baru tentang kematian pasutri di Cipondoh. Source: Foto/Dok. Polda Metro Jaya

Tangerang, gemasulawesi - Kasus kematian tragis pasangan suami istri lanjut usia, BK (70) dan RB (60), di Cipondoh, Kota Tangerang, semakin menarik perhatian publik. 

Pihak kepolisian setempat terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap misteri di balik kematian mereka.

Dalam perkembangan terbaru, polisi telah membeberkan fakta-fakta mengejutkan mengenai insiden tersebut.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, mengungkapkan bahwa hasil penyelidikan menunjukkan adanya kekerasan yang dilakukan menggunakan benda tajam. 

Baca Juga:
Innalillahi! Bocah 8 Tahun Meninggal Dunia Usai Tertabrak Taksi Saat Mengejar Bus Telolet di Ragunan Jakarta Selatan

"Kami menemukan dua pisau dapur yang diduga digunakan dalam insiden ini," jelasnya, dikutip pada Jumat, 4 Oktober 2024.

Fakta mengejutkan lainnya adalah luka yang dialami kedua korban. RB ditemukan terbaring di atas tempat tidur dengan 42 luka terbuka.

Sementara BK ditemukan di atas kursi dengan delapan luka terbuka di bagian perut, yang diperkirakan merupakan tindakan bunuh diri. 

Kombes Zain menambahkan, "Kondisi jasad kedua korban menunjukkan bahwa ini adalah kasus kekerasan yang serius."

Baca Juga:
Kasus Korupsi Pengadaan APD Covid 19 di Kemenkes Seret Pejabat dan Pengusaha, KPK Tahan 3 Tersangka Baru, Ini Sosoknya

Penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa tidak ada tanda-tanda perampokan di dalam rumah mereka. 

"Tidak ada kerusakan pada pintu atau jendela, dan properti di dalam rumah dalam kondisi rapi," jelas Zain. 

Penemuan lain yang menarik perhatian adalah sebuah buku tulis yang berisi wasiat, yang diyakini ditulis oleh BK. 

"Ahli bahasa kami telah mengonfirmasi bahwa tulisan dalam buku itu adalah milik BK," ujarnya.

Baca Juga:
Kebakaran Hebat! Lantai 5 Mal Ciputra Jakarta Barat Hangus Dilahap Api, Operasional Ditutup Sementara

Dari hasil pemeriksaan dan keterangan saksi, polisi menyimpulkan bahwa insiden ini adalah kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). 

"Motif di balik kejadian ini adalah ketidakharmonisan dalam rumah tangga mereka," tambah Kombes Zain. 

Ia juga mengungkapkan bahwa beban psikologis, termasuk masalah kesehatan dan finansial, menjadi faktor pendorong BK untuk melakukan bunuh diri setelah menyerang istrinya.

Kasus kematian BK dan RB ini telah menimbulkan keprihatinan di masyarakat, terutama terkait dengan isu KDRT yang masih marak. 

Baca Juga:
BEI Sebut Total Transaksi Pasar Modal di Sulawesi Utara pada Tahun Ini hingga Agustus 2024 Mencapai 3,17 Triliun Rupiah

Pihak kepolisian berharap, dengan mengungkap fakta-fakta ini, akan ada kesadaran yang lebih tinggi tentang pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental dalam rumah tangga.

Dengan penyelidikan yang masih berlanjut, polisi berkomitmen untuk mengungkap semua fakta terkait kasus ini demi memberikan keadilan bagi kedua korban. 

Masyarakat diharapkan lebih peka terhadap masalah KDRT dan berani melapor jika melihat tanda-tanda kekerasan dalam rumah tangga. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Innalillahi! Bocah 8 Tahun Meninggal Dunia Usai Tertabrak Taksi Saat Mengejar Bus Telolet di Ragunan Jakarta Selatan

Tertabrak taksi saat tengah mengejar bus telolet di kawasan Ragunan Jakarta Selatan, seorang bocah 8 tahun meninggal di tempat.

Kebakaran Hebat! Lantai 5 Mal Ciputra Jakarta Barat Hangus Dilahap Api, Operasional Ditutup Sementara

Si jago merah melahap lantai 5 Mal Ciputra, manajemen tutup sementara untuk penyelidikan lebih lanjut.

BEI Sebut Total Transaksi Pasar Modal di Sulawesi Utara pada Tahun Ini hingga Agustus 2024 Mencapai 3,17 Triliun Rupiah

Total transaksi pasar modal di Provinsi Sulawesi Utara pada tahun ini hingga bulan Agustus 2024 mencapai lebih dari 3 triliun rupiah.

Sebanyak 7 Anak Tuna Rungu di Tomohon Sulawesi Utara Mendapatkan Alat Bantu Dengar

Dilaporkan bahwa alat bantu dengar didapatkan oleh sebanyak 7 anak tuna rungu di Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara.

Cagub Sulsel Danny Pomanto Tegaskan Pesta Demokrasi Bukanlah Ajang untuk Saling Adu Kekuatan Uang

Pesta demokrasi, ditegaskan oleh calon gubernur Sulawesi Selatan, bukanlah ajang untuk saling adu kekuatan uang.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;