Heboh Warga Jogja Tertipu Acara Palsu yang Mengatasnamakan HUT Yogyakarta ke-268, Begini Respon dari Pihak Pemkot

Tangkap layar video viral panggung  tanpa panitia acara palsu yang mengatasnamakan HUT Yogyakarta di Alun-alun Selatan
Tangkap layar video viral panggung tanpa panitia acara palsu yang mengatasnamakan HUT Yogyakarta di Alun-alun Selatan Source: (Foto/Instagram/@jogja24jam)

Yogyakarta, gemasulawesi - Acara palsu yang mengatasnamakan hari ulang tahun atau HUT Jogja baru-baru ini menghebohkan warga Yogyakarta.

Diketahui bahwa DI Yogyakarta akan mengadakan serangkaian acara HUT ke-268, namun ada pihak yang diduga memanfaatkan hal itu menjadi keuntungan pribadi.

Dilansir dari video singkat yang diunggah ulang di akun Instagram @jogja24jam, tampak ada sekelompok warga yang merasa tertipu dengan kegiatan olahraga dalam rangka HUT Jogja.

Pada video singkat yang direkam oleh salah satu ibu-ibu tersebut, tampak terdapat panggung tanpa panitia satupun di kawasan Alun-alun Selatan Yogyakarta, diketahui bahwa kejadian tersebut terjadi pada Minggu 6 Oktober 2024.

Baca Juga:
Penemuan Ikan Hiu Makan Jasad Perempuan Hebohkan Warga Alor NTT, Korban Diduga Seorang Penyelam dari Amerika Serikat

"Halo halo panitia fun bike yang mengadakan acara katanya hari ulang tahun Jogja, mana mana panitia?" kata ibu-ibu yang merekam video tersebut.

Ibu tersebut juga menjelaskan jika dirinya berasal dari Klaten dan punya tiket kegiatan seharga Rp 15 ribu hingga Rp 25 ribu.

"Ini dari Klaten, ada tiket seharga limolas, dua puluh, nggonaku selawe ewu (Ini dari Klaten, ada tiker seharga lima belas, dua puluh, punyaku dua puluh lima ribu)," lanjut penjelasan ibu-ibu dalam video.

Menanggapi viralnya informasi acara palsu yang mengatasnamakan ulang tahun Yogyakarta tersebut, pihak Pemkot Yogyakarta pun buka suara.

Baca Juga:
Pembangunan Ponpes Tahfizhul Quran Hj Opy Maulidiar di Konawe Selatan Mengusung Konsep Pendidikan Kemandirian

Pemkot Yogyakarta menyebut jika pihaknya tidak berafiliasi dengan pihak yang mengadakan acara palsu tersebut.

"Sehubungan dengan adanya info terkait acara Jalan Sehat, Senam, Sepeda Gembira, kami menegaskan bahwa Pemkot Yogyakartatidak berafiliasi dengan kegiatan tersebut." Tulis pihak Pemkot Yogyakarta melalui Instagram story di akun @pemkotjogja pada Minggu 6 Oktober 2024.

Selain itu, pihak Pemkot Yogyakarta juga menambahkan bahwa pihaknya tidak menanggung kerugian atau dampak dari adanya kegiatan palsu tersebut.

"Sehingga dampak yang mingkin timbul dari pelaksanan kegiatan tersebut di luar tanggung jawab Pemkot Yogyakarta," tambah penjelasan dari Pihak Pemkot Jogja.

Pemkot Jogja juga menghimbau kepada masyarakat untuk senantiasa memeriksa keabsaan informasi terkait HUT Yogyakarta di saluran resmi, supaya tidak tertipu oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Penemuan Ikan Hiu Makan Jasad Perempuan Hebohkan Warga Alor NTT, Korban Diduga Seorang Penyelam dari Amerika Serikat

Jasad seorang perempuan ditemukan di dalam perut ikan hiu di Timor Leste, kabar ini juga hebohkan warga Alor NTT

Pembangunan Ponpes Tahfizhul Quran Hj Opy Maulidiar di Konawe Selatan Mengusung Konsep Pendidikan Kemandirian

Pembangunan Pondok Pesantren Tahfizhul Quran Hj Opy Maulidiar di Konsel, Provinsi Sultra mengusung konsep pendidikan kemandirian.

Gunung Merapi Keluarkan 15 Kali Guguran Lava ke Arah Barat Daya dengan Jarak Luncur Maksimum 1.500 Meter

Guguran lava dilaporkan dimuntahkan oleh Gunung Merapi yang bergerak menuju ke arah barat daya atau Kali Bebeng.

Harga Cabai Merah Keriting di Kabupaten Sleman Dilaporkan Mengalami Penurunan yang Signifikan

Penurunan harga yang signifikan dilaporkan dialami oleh cabai merah keriting atau CMK di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

Sebanyak 361 Mahasiswa Universitas Terbuka Kendari Menggelar Kegiatan OSMB dan PKBJJ

Kegiatan OSMB dan PKBJJ dilaporkan digelar oleh 361 mahasiswa Universitas Terbuka Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;