Harga Cabai Merah Keriting di Kabupaten Sleman Dilaporkan Mengalami Penurunan yang Signifikan

Ket. Foto: Harga CMK di Sleman Menurun Signifikan
Ket. Foto: Harga CMK di Sleman Menurun Signifikan Source: (Foto/Unsplash/HaYaTT ZW)

Sleman, gemasulawesi – Harga cabai merah keriting atau CMK di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, mengalami penurunan yang signifikan, hanya mencapai 6.000 rupiah per kilogram di pasar lelang.

Kondisi membuat harga jauh di bawah biaya produksi. Petani bertahan dengan strategi budidaya berbiaya rendah.

Sugeng, yang merupakan salah satu petani cabai di Samberembe Wetanb, Candibinangun, Pakem, Sleman, menerangkan meski harga rendah, dia terus merawat tanamannya dengan menggunakan pupuk organik dan agensia hayati untuk menekan biaya produksi.

Baca Juga:
Sebanyak 361 Mahasiswa Universitas Terbuka Kendari Menggelar Kegiatan OSMB dan PKBJJ

“Saya banyak memakai pupuk organik dan juga agensia hayati sehingga biayanya dapat ditekan,” ujarnya.

Teknologi budidaya ramah lingkungan yang diterapkan oleh Sugeng mendapatkan apresiasi Plt Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman yang bernama Suparmono.

“Penerapan teknologi itu sejalan dengan SOP atau standard operating procedure budidaya cabai sehat ramah lingkungan yang diterbitkan pada tahun 2023,” ucapnya.

Baca Juga:
KPU Sulawesi Tenggara Menggandeng Kejati untuk Memberikan Penyuluhan Hukum Tindak Pidana Pilkada

Suparmono menerangkan di tahun 2023, Dinas Pertanian Sleman telah menerbitkan SOP budidaya cabai sehat ramah lingkungan, selain untuk meningkatkan adaptasi DPI, menjaga kualitas produk juga tujuannya untuk meningkatkan keuntungan petani.

Berkaitan dengan harga cabai merah keriting yang rendah, dia menjelaskan bahwa hal ini adalah akibat dari hukum permintaan dan penawaran.

Berdasarkan data dari hortukultura nasional, produksi cabai merah keriting dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Sumatera mengalami peningkatan.

Baca Juga:
Pj Gubernur Gorontalo Sebut Perayaan HUT PMI ke 79 Menjadi Momentum dalam Mitigasi Bencana

Meski demikian, Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman memprediksi bahwa harga cabai akan mulai naik pada awal bulan November dan mencapai puncaknya pada bulan Desember.

Dia optimis target nilai tukar petani atau NTP sebagai ukuran kesejahteraan petani akan tercapai.

NTP merupakan rasio antara indeks harga yang diterima oleh petani dengan indeks harga yang dibayar oleh petani.

Baca Juga:
Kepergok Bawa APK Paslon, Camat Negeri Katon di Lampung Ini Sembunyi di Bawah Meja Saat Diperiksa

“Selama 2 tahun berturut-turut, sektor hortikultura memberikan kontribusi yang paling tinggi pada NTP dibandingkan dengan sub sektor lainnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Sebanyak 361 Mahasiswa Universitas Terbuka Kendari Menggelar Kegiatan OSMB dan PKBJJ

Kegiatan OSMB dan PKBJJ dilaporkan digelar oleh 361 mahasiswa Universitas Terbuka Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.

KPU Sulawesi Tenggara Menggandeng Kejati untuk Memberikan Penyuluhan Hukum Tindak Pidana Pilkada

Kejati digandeng oleh KPU Sulawesi Tenggara untuk memberikan penyuluhan hukum tindak pidana Pilkada di Baubau.

Pj Gubernur Gorontalo Sebut Perayaan HUT PMI ke 79 Menjadi Momentum dalam Mitigasi Bencana

Perayaan HUT PMI yang ke-79 menjadi momentum dalam mitigasi dan adaptasi bencana akibat perubahan iklim yang terjadi.

Kepergok Bawa APK Paslon, Camat Negeri Katon di Lampung Ini Sembunyi di Bawah Meja Saat Diperiksa

Bawaslu amankan Camat Negeri Katon usai kepergok bawa Alat Peraga Kampanye Paslon di mobil dinasnya.

Pengeroyokan Brutal! Juru Parkir di Medan Ini Tewas Mengenaskan dengan 7 Luka Tusuk, Polisi Buru Pelaku Utama

Pengeroyokan berujung maut di Medan. Tiga pelaku ditangkap, polisi masih kejar pelaku utama penusukan.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;