Polres Tangerang Selatan Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 15 Tersangka Ditangkap dengan Bukti Mencengangkan

Polres Tangsel berhasil ungkap jaringan narkoba internasional, tangkap 15 pelaku, sita ganja, sabu, dan MDMA.
Polres Tangsel berhasil ungkap jaringan narkoba internasional, tangkap 15 pelaku, sita ganja, sabu, dan MDMA. Source: Foto/Dok. Polda Metro Jaya

Tangerang Selatan, gemasulawesi - Polres Tangerang Selatan (Tangsel) kembali mencatat prestasi besar dalam upaya pemberantasan peredaran narkotika. 

Tidak hanya sekadar menangkap beberapa pengguna atau pengedar lokal, kali ini mereka berhasil membongkar jaringan narkotika berskala internasional yang beroperasi di Indonesia. 

Hasil dari pengungkapan kasus ini membuktikan betapa luasnya jaringan tersebut, yang melibatkan berbagai modus operandi yang canggih. 

Dalam periode Agustus hingga September 2024, Polres Tangsel berhasil menangkap 15 tersangka yang terdiri dari 11 pria dan empat wanita. 

Baca Juga:
Aksi Dukun Palsu di Bengkulu Viral, Ngaku Bisa Menggandakan Uang dari Rp6 Juta Menjadi Rp6 Miliar

Penangkapan ini merupakan hasil dari operasi intensif terhadap tiga kelompok besar, termasuk jaringan antar pulau dan dua jaringan internasional.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor Inkiriwang, dalam konferensi pers menyampaikan bahwa perkara ini adalah salah satu yang paling menonjol selama dua bulan terakhir. 

"Ada beberapa perkara menonjol yang berhasil diungkap pada periode Agustus hingga September 2024. Ada tiga cluster atau kelompok, yaitu satu pelaku antar pulau dan dua jaringan internasional," jelas Victor dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis, 24 Oktober 2024.

Selain penangkapan, polisi juga berhasil menyita barang bukti yang mencengangkan. Dari tangan para pelaku, polisi menyita 642 kilogram ganja, 7,8 kilogram sabu, dan 1,1 kilogram serbuk ekstasi (MDMA). 

Baca Juga:
Buntut Kematian Martinnius Reja, Kuasa Hukum 80 Petugas Damkar Depok Somasi Pemkot, Tuntut Perbaikan Sarana

Jumlah ini menjadi salah satu yang terbesar dalam operasi pemberantasan narkotika di wilayah Tangerang Selatan.

Kesuksesan dalam pengungkapan ini tidak lepas dari kolaborasi antara Polres Tangsel dengan Bea Cukai Soekarno-Hatta dan Bea Cukai Pasar Baru. 

Menurut Victor, kerjasama lintas instansi ini sangat krusial dalam memutus rantai distribusi narkotika yang melibatkan jaringan internasional.

Kasat Narkoba Polres Tangsel, AKP Bachtiar Noprianto, menjelaskan bahwa para pelaku menggunakan beragam modus operandi dalam peredaran narkotika. 

Baca Juga:
Aksi Seorang Pria Hadang Bus TransJakarta dan Pamerkan Senjata Tajam di Kawasan Sarinah Viral

Untuk narkotika jenis ganja, misalnya, pelaku memanfaatkan media sosial sebagai platform penjualan.

Jaringan ini dikendalikan oleh kelompok Sumatera-Jawa yang mendistribusikan ganja ke berbagai wilayah di Indonesia. 

Modus operandi yang digunakan dalam peredaran sabu berbeda lagi. Barang haram tersebut disamarkan bersama barang bawaan penumpang, memanfaatkan jaringan internasional dari Afrika untuk mengelabui petugas.

Sementara itu, untuk peredaran MDMA atau ekstasi, modus yang digunakan semakin canggih. Barang tersebut disimpan dalam tong stainless asbak rokok untuk menghindari deteksi petugas keamanan. 

Baca Juga:
Kepergok Bawa Ganja 200 Gram ke Papua Barat, Pemuda 19 Tahun Ditangkap di Pelabuhan

Jaringan internasional yang mengedarkan MDMA ini berasal dari China, menunjukkan bahwa Indonesia menjadi target serius dalam peredaran narkoba oleh jaringan internasional.

Dengan penangkapan 15 tersangka dan barang bukti yang sangat besar, Polres Tangsel memberikan pesan tegas kepada para pelaku kejahatan narkotika. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Aksi Dukun Palsu di Bengkulu Viral, Ngaku Bisa Menggandakan Uang dari Rp6 Juta Menjadi Rp6 Miliar

Aksi penipuan dukun palsu di Bengkulu menarik perhatian. Polisi gerak cepat tangkap pelaku yang kian meresahkan.

Buntut Kematian Martinnius Reja, Kuasa Hukum 80 Petugas Damkar Depok Somasi Pemkot, Tuntut Perbaikan Sarana

Kuasa hukum dari 80 petugas damkar Kota Depok somasi Pemkot dengan tuduhan kelalaian dalam penanganan.

Aksi Seorang Pria Hadang Bus TransJakarta dan Pamerkan Senjata Tajam di Kawasan Sarinah Viral

Penumpang bus TransJakarta di Sarinah mengalami ketakutan saat dihadang pria bersenjata tajam, pihak kepolisian tengah menyelidiki.

Kepergok Bawa Ganja 200 Gram ke Papua Barat, Pemuda 19 Tahun Ditangkap di Pelabuhan

Penumpang kapal ditangkap Ditresnarkoba Polda Papua Barat karena membawa ganja di dalam ransel seberat 200 gram.

Modus Leasing Palsu! Pria di Jakarta Timur Jadi Korban Perampasan Sepeda Motor, Polisi Buru Pelaku

Modus leasing palsu di Jakarta Timur berujung perampasan motor. Korban tertipu, pelaku melarikan diri.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;