Sejumlah Organisasi Perempuan di Sulsel Menilai Perempuan Merupakan Sasaran Empuk dari Politik Uang

Ket. Foto: Perempuan Dinilai Adalah Sasaran Empuk dari Politik Uang
Ket. Foto: Perempuan Dinilai Adalah Sasaran Empuk dari Politik Uang Source: (Foto/ANTARA/Nur Suhra Wardyah.)

Makassar, gemasulawesi – Sejumlah organisasi perempuan di Provinsi Sulawesi Selatan, menilai bahwa perempuan adalah sasaran empuk dari politik uang yang seolah menjadi lazim terjadi pada setiap kontestasi politik atau Pilkada.

Organisasi perempuan itu terdiri dari YPMP atau Yayasan Pemerhati Masalah Perempuan Sulsel, LBH APIK Sulsel, KPI atau Koalisi Perempuan Indonesia Sulsel, Yayasan Swadaya Mitra Bangsa atau Yasmib Sulawesi, komunitas Solidaritas Perempuan atau SP Anging Mammiri, dan YLK Sulawesi Selatan.

Rosniaty Azis, yang merupakan Ketua Yayasan Swadaya Mitra Bangsa atau Yasmib Sulawesi, dalam keterangannya di Makassar menyampaikan hal ini kerap terjadi sebab perempuan mempunyai peran ganda yang juga selalu mementingkan pangan keluarga, apalagi di tengah melonjaknya seluruh harga dari komoditas pangan.

Baca Juga:
Status Aktivitas Vulkanik Gunung Iya di Kabupaten Ende NTT dari Waspada ke Siaga

“Mereka mengetahui bahwa rakyat, apalagi perempuan, dihadapkan dengan biaya hidup, biaya keluarga yang semakin tinggi,” katanya.

Dia menambahkan itu yang dilihat oleh calon.

Dikutip dari Antara, kondisi ini membuat banyak perempuan merasa mau tidak mau memilih berdasarkan imbalan finansial daripada berdasarkan program dan juga visi calon.

Baca Juga:
Viral Gunawan Sadbor Joget Ayam Patuk Pakai Baju Tahanan Usai Jadi Tersangka Judol, Penghuni Penjara Terhibur

Dia menilai calon kepala daerah kerap kali mengeksploitasi isu kemiskinan. Mereka mengetahui betul apa kebutuhan rakyat sehingga memanfaatkannya untuk meraih suara.

Maka dari itu, sejumlah organisasi perempuan di Provinsi Sulawesi Selatan menyerukan Pilkada bebas dari korupsi dan bebas dari praktek politik uang.

Meski mereka menilai fenomena ini sebagai tantangan. Terlebih, politik yang telah sangat merajarela di Indonesia.

Baca Juga:
Pemprov Sultra Mengapresiasi Kegiatan Expo SMK dengan Melestarikan Kerajinan Tenun Khas Sulawesi Tenggara

Dalam kesempatan itu, dia juga menyerukan agar Bawaslu lebih aktif dalam menangani praktik politik uang yang menargetkan perempuan.

“Dalam hal melakukan pengawasan, seharusnya Bawaslu atau Badan Pengawas Pemilihan Umum semakin ketat,” ungkapnya.

Dia menyatakan saat ada transaksi tersebut, ketika Bawaslu mendengar ada dugaan politik uang harus segera turun.

Baca Juga:
Bawaslu Sulbar Meminta Pengawas TPS Dapat Melaksanakan Tugas dengan Profesional dan Berintegritas

Dia menekankan pentingnya mencegah politik uang harus dimulai dari sendiri. Menurutnya, telah saatnya pemilih mulai berpikir cerdas. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave

Viral Gunawan Sadbor Joget Ayam Patuk Pakai Baju Tahanan Usai Jadi Tersangka Judol, Penghuni Penjara Terhibur

Gunawan Sadbor dan rekannya yang jadi tersangka kasus promosi judi online tertangkap kamera melakukan joget ayam patuk di penjara

Pemprov Sultra Mengapresiasi Kegiatan Expo SMK dengan Melestarikan Kerajinan Tenun Khas Sulawesi Tenggara

Kegiatan Expo SMK dengan melestarikan kerajinan tenun khas Sulawesi Tenggara diapresiasi oleh Pemerintah Provinsi Sultra.

Bawaslu Sulbar Meminta Pengawas TPS Dapat Melaksanakan Tugas dengan Profesional dan Berintegritas

Pengawas TPS atau PTPS diminta oleh Bawaslu Sulawesi Barat dapat melaksanakan tugas dengan profesional dan juga berintegritas.

Tokoh Agama dari Semua Agama yang Diakui Negara Akan Laksanakan Deklarasi Pilkada Rukun di Palu

Deklarasi Pilkada rukun akan dilaksanakan oleh tokoh agama dari semua agama yang diakui oleh negara di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Aksi Oknum Polisi di Jakarta Selatan Terekam Pukul Sopir Taksi Online Viral, Begini Kronologi dan Nasibnya Sekarang

Viral! Anggota polisi ini memukul sopir taksi online, menyebabkan pencopotan jabatan dan reaksi tajam warganet.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;