Aksi Oknum Polisi di Jakarta Selatan Terekam Pukul Sopir Taksi Online Viral, Begini Kronologi dan Nasibnya Sekarang

Video pemukulan sopir taksi online oleh seorang anggota polisi viral, mengundang sorotan publik dan penegakan hukum.
Video pemukulan sopir taksi online oleh seorang anggota polisi viral, mengundang sorotan publik dan penegakan hukum. Source: Foto/Instagram @fakta.indo

Nasional, gemasulawesi - Belum lama ini, media sosial dihebohkan dengan aksi pemukulan yang dilakukan oleh Kompol Muhammad Bambang Surya Wiharga talias Kompol Bambang terhadap sopir taksi online, Rizki Fitrianda. 

Video insiden yang melibatkan Kompol Bambang ini cepat menyebar, menarik perhatian publik, dan memicu perdebatan tentang penegakan hukum di Indonesia. 

Kompol Bambang, yang saat kejadian tengah cuti menikah, kini dicopot dari jabatan Kasubdit Gakkum Ditlantas dan dipindahkan ke bagian Yanma tanpa jabatan struktural.

Kejadian tersebut bermula saat Rizki menjemput Kompol Bambang dan istrinya dari Senayan City menuju Halte Polda Metro Jaya. 

Baca Juga:
Kumpulkan Kayu secara Mandiri, Pria ODGJ di Kebumen Ini Berhasil Bangun Rumah Bertingkat di Tepi Pantai

Dalam perjalanan, Rizki memastikan tujuan mereka, namun cara penyampaiannya dianggap merendahkan oleh Bambang. 

Situasi semakin memanas ketika Rizki mengarahkan untuk mengubah tujuan perjalanan agar tidak ke Polda Metro Jaya, yang direspons marah oleh Bambang dan istrinya.

Ketegangan memuncak ketika Rizki, yang ingin memastikan tujuan, secara tidak sengaja menabrak mobil Alphard di depan mereka karena Bambang menginjak kopling tanpa menekan rem. 

Setelah menyelesaikan masalah dengan sopir Alphard, Rizki kembali ke mobil dan mendapati Bambang dan istrinya masih marah. 

Baca Juga:
Viral! Sejumlah Desa di Indonesia Tiba-tiba Ramai dengan Proyek Perbaikan Jalan, Imbas Ratusan Kades Diperiksa?

Merasa frustrasi, Rizki meminta mereka turun dari mobil, dan saat itulah Kompol Bambang memukul Rizki sekali.

Rekaman aksi pemukulan ini berhasil diabadikan Rizki dan menjadi viral di media sosial. 

Video tersebut menggambarkan momen-momen tegang, di mana Bambang terlihat menyerang Rizki tanpa provokasi yang jelas. 

Tindakan ini kemudian memicu kemarahan warganet, dengan banyak yang mempertanyakan keadilan hukum dan tindakan apa yang akan diambil terhadap oknum polisi tersebut.

Baca Juga:
Ditepuk dan Dibuat Linglung! Pria di Bekasi Kehilangan Motor hingga Uang Tunai Senilai Jutaan Rupiah, Begini Kronologinya

Dalam berbagai komentar, banyak warganet yang menyuarakan ketidakpuasan mereka. 

Akun @brorondm mengungkapkan, "Copot doang? Sudah tindakan pidana loh."

Pengguna lain juga menyoroti ketidakadilan dalam penegakan hukum, dengan menyatakan bahwa guru yang memukul murid bisa dipenjara, tetapi polisi yang melakukan kekerasan hanya dipindahkan.

Setelah video viral tersebut, pihak kepolisian mengambil langkah untuk menanggapi situasi. 

Baca Juga:
Operasi Kilat Densus 88! Tiga Terduga Teroris Dibekuk di Kudus, Demak, dan Solo dalam Satu Hari

Kompol Bambang dicopot dari jabatannya sebagai Kasubdit Gakkum Ditlantas dan dipindahkan ke bagian Yanma tanpa jabatan struktural. 

Keputusan ini muncul setelah Rizki melaporkan tindakan pemukulan tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Kasus ini menjadi contoh nyata dari perlunya akuntabilitas di kalangan aparat penegak hukum. 

Publik menuntut agar tindakan tegas diambil terhadap oknum yang menyalahgunakan kekuasaan, terutama ketika berhadapan dengan warga sipil. 

Dengan banyaknya sorotan yang dialamatkan pada institusi kepolisian, harapan akan keadilan dan transparansi harus terus diperjuangkan. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Kumpulkan Kayu secara Mandiri, Pria ODGJ di Kebumen Ini Berhasil Bangun Rumah Bertingkat di Tepi Pantai

Kisah menyentuh pria ODGJ yang berhasil mendirikan rumah di pantai, namun terpaksa ambruk akibat angin kencang.

Kerugian Capai Rp6 Miliar! Enam Tersangka Terjerat Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi di Jambi, Begini Modus Operandi Pelaku

Kasus BBM subsidi di Jambi terungkap, enam orang tersangka ditangkap, satu masih buron. Begini kronologinya.

BSIP Sulteng dan BBPSI Veteriner, Menggelar Kegiatan Penguatan Kapasitas Penerapan Standar SNI Bagi Pelaku Usaha Burung Walet

BSIP berkomitmen memastikan Standar Nasional Indonesia secara merata diterapkan oleh masyarakat Sulteng khususnya Parigi moutong.

Ditepuk dan Dibuat Linglung! Pria di Bekasi Kehilangan Motor hingga Uang Tunai Senilai Jutaan Rupiah, Begini Kronologinya

Kasus perampasan dengan modus gendam di Bekasi, motor korban raib setelah korban dibuat linglung oleh pelaku.

Kurir Sabu dari Aceh Diciduk di Jakarta Timur, Polsek Tamansari Sita 505 Gram Barang Bukti

Seorang kurir narkoba asal Aceh ditangkap. Polisi sita 505 gram sabu, targetkan dalang jaringan antarprovinsi.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;