Bukan Paslon Ahmad Luthfi dan Taj Yasin, Dokter Tifa Komentari Hasil Pilkada Jateng 2024: Yang Menang Itu Bansos

Potret pegiat media sosial X atau Twitter, Dokter Tifa yang mengomentari hasil Pilkada Jateng 2024
Potret pegiat media sosial X atau Twitter, Dokter Tifa yang mengomentari hasil Pilkada Jateng 2024 Source: (Foto/Instagram/@tifauziatyassuma)

Jawa Tengah, gemasulawesi - Pegiat Media Sosial yang sekaligus seorang dokter, Dr Tifauzia Tasuuma, M.Sc atau yang akrab dipanggil Dokter Tifa mengomentari hasil Pilkada Jateng 2024.

Hasil Pilkada Jawa Tengah 2024 menjadi bahan perbincangan hangat, terutama menyusul persaingan ketat antara dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, yakni Andika Perkasa-Hendrar Prihadi dan Ahmad Luthfi-Taj Yasin.

Pada hitungan cepat (quick count) yang dirilis beberapa lembaga survei, pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin unggul, sedangkan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi yang diusung PDI Perjuangan berada di posisi tertinggal.

Hasil ini cukup mengejutkan mengingat Jawa Tengah dikenal sebagai basis utama PDI Perjuangan.

Baca Juga:
Beri Pesan Kepada Relawan, Cagub Jakarta Dharma Pongrekun Minta Semua Hati-hati dengan Potensi Pandemi

Kemenangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin di Jawa Tengah memicu tersebut pun memicu sorotan dari beberapa pihak, salah satunya Dokter Tifa.

Dalam cuitannya di platform Twitter atau X pada Jumat, 29 November 2024, Dokter Tifa menyatakan bahwa pemenang sebenarnya di Jawa Tengah bukan pasangan calon tersebut, melainkan bantuan sosial (bansos).

"JATENG itu yang menang Bansos," tulisnya, sembari membagikan video pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin menjelang Pilgub.

Pandangan serupa disampaikan oleh politikus PDI Perjuangan, Deddy Sitorus, dalam konferensi pers di kantor DPP PDIP Jakarta pada Kamis, 28 November 2024.

Baca Juga:
Klaim Pilkada Jakarta 2024 Dua Putaran, Sufmi Dasco Ungkap Rencana Tim Ridwan Kamil - Suswono Jika Ada Pencoblosan Lagi

Deddy secara gamblang menyebut Jawa Tengah saat ini tidak lagi menjadi "kandang banteng" yang selama ini identik dengan PDI Perjuangan.

Ia menyebutnya sebagai "kandang bansos" dan "kandang parcok" atau partai cokelat.

Menurut Deddy, kemenangan sementara Ahmad Luthfi-Taj Yasin disinyalir terjadi akibat pemanfaatan bantuan sosial untuk memikat hati masyarakat Jawa Tengah.

Isu penggunaan bansos dalam Pilkada ini menambah polemik terkait integritas proses pemilu.

Baca Juga:
BPK Sulawesi Tenggara Gelar Kegiatan Goes To School untuk Edukasi Pelajar Terkait Pengelolaan Keuangan Negara

Kritik dari berbagai pihak muncul, mempertanyakan sejauh mana program bantuan sosial seharusnya dapat digunakan tanpa memengaruhi independensi pemilih.

Pilkada Jawa Tengah 2024 mencerminkan dinamika politik yang tak hanya melibatkan persaingan antarcalon, tetapi juga perdebatan mengenai praktik-praktik politik yang dinilai tidak sehat.

Jika benar bansos menjadi faktor dominan, maka ini menjadi catatan penting untuk perbaikan ke depan, demi menjaga demokrasi yang lebih adil dan bermartabat. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Beri Pesan Kepada Relawan, Cagub Jakarta Dharma Pongrekun Minta Semua Hati-hati dengan Potensi Pandemi

Calon Gubernur Jakarta nomor urut 2, Dharma Pongrekun berikan pesan kepada relawannya dan minta semua pihak hati-hati dengan potensi pandemi

Meski Hasil Quick Count Hanya 10 Persen, Rocky Gerung Sebut Cagub Jakarta Dharma Pongrekun Fenomenal, Begini Alasannya

Rocky Gerung memberikan pujian kepada cagub DKI Jakarta Dharma Pongrekun karena mampu meraih 10 persen suara di Pilkada 2024

BPS Catat Jumlah Angkatan Kerja di Bone Bolango pada Agustus 2024 Bertambah 1.924 Orang

Jumlah angkatan kerja di Bone Bolango, disebutkan BPS, bertambah sebanyak 1.924 orang pada bulan Agustus tahun 2024.

BPK Sulawesi Tenggara Gelar Kegiatan Goes To School untuk Edukasi Pelajar Terkait Pengelolaan Keuangan Negara

Kegiatan Goes To School diadakan oleh BPK Perwakilan Sultra untuk edukasi terkait pengelolaan keuangan negara.

Klaim Pilkada Jakarta 2024 Dua Putaran, Sufmi Dasco Ungkap Rencana Tim Ridwan Kamil - Suswono Jika Ada Pencoblosan Lagi

Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco jelaskan rencana tim cagub Jakarta, Ridwan Kamil jika terjadi putaran kedua di Pilkada 2024

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;