Viral Mobil Ambulans di Kupang Terjebak di Sungai, Nekat Menerobos Aliran Deras Karena Bawa Pasien Sakit

Tangkap layar video yang menampilkan momen mobil ambulans di Kupang terjebak di sungai
Tangkap layar video yang menampilkan momen mobil ambulans di Kupang terjebak di sungai Source: (Foto/X/@ bacottetangga__)

Kupang, gemasulawesi - Sebuah video viral menunjukkan sebuah mobil ambulans terjebak di sungai di wilayah Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Video tersebut direkam oleh seseorang di lokasi kejadian dan kemudian diunggah ulang oleh akun X @bacottetangga__ pada Sabtu, 8 Februari 2025.

Kejadian itu dilaporkan terjadi di Desa Oelatimo, Kecamatan Kupang Timur, Kupang.

Dalam video yang beredar, mobil ambulans terlihat berusaha menerobos sungai yang memiliki arus cukup deras.

Baca Juga:
Sekitar 20 Mitra Dinas Perpustakaan Makassar Siap Memberikan Diskon dan Berbagai Keuntungan ke Anggota Perpustakaan

Upaya tersebut tampaknya tidak berjalan mulus, karena di tengah perjalanan, mobil tersebut berhenti dan tampak kesulitan melanjutkan ke daratan.

Arus sungai yang kuat membuat kendaraan tersebut terjebak di tengah dan tidak bisa bergerak lebih jauh.

Melihat situasi tersebut, sejumlah warga yang berada di seberang dan di sekitar sungai segera bertindak.

Mereka berlari menghampiri mobil dan berusaha mendorongnya agar bisa sampai ke daratan.

Baca Juga:
Viral Pasar di Bekasi Dilanda Banjir Dadakan Akibat Hujan Deras, Pedagang Sibuk Selamatkan Dagangannya

Dengan kerja sama dan usaha yang cukup besar, akhirnya mobil ambulans itu berhasil didorong dan perlahan-lahan bisa mencapai tepi sungai.

Dalam unggahan akun @bacottetangga__, dijelaskan bahwa mobil ambulans tersebut sedang membawa pasien dalam kondisi kritis, yang membuat sopir nekat menerobos sungai meskipun arusnya deras. 

Keputusan tersebut kemungkinan diambil karena tidak ada jalur alternatif lain yang lebih aman untuk mencapai fasilitas kesehatan terdekat.

"Sopir Mobil Ambulance Nekat Menerobos Banjir Bandang karena Mengangkut Pasien Sakit Kritis," tulis keterangan dalam unggahan yang menyertai video tersebut.

Baca Juga:
Ledakan Dahsyat Tabung Gas di Bekasi Lukai Dua Orang, Polisi Usut Penyebabnya

Video ini pun memicu perhatian luas dari warganet, yang merasa prihatin dengan kondisi infrastruktur di daerah tersebut.

Banyak yang mempertanyakan mengapa tidak ada jembatan yang bisa digunakan sebagai jalur aman bagi kendaraan, terutama bagi ambulans yang membawa pasien dalam keadaan darurat.

Sebagian warganet juga mengkritik kondisi pemerataan pembangunan infrastruktur di Indonesia, yang masih menyisakan daerah-daerah dengan akses transportasi yang kurang memadai.

Salah satu komentar yang cukup mendapat perhatian datang dari akun @ant***, yang menyinggung janji pemerataan pembangunan yang pernah digaungkan pemerintah sebelumnya.

Baca Juga:
Gubernur Terpilih Sultra Andi Sumagerukka Melakukan Kunjungan Silaturahim ke Jajaran Pemprov

"Katanya infrastruktur dah dibangun merata di era bapak yang kemarin, lha kok masih seperti ini?" tulis akun tersebut, mengungkapkan kekecewaannya terhadap situasi di lokasi kejadian.

Selain kritik terhadap infrastruktur, beberapa warganet juga mengapresiasi keberanian dan dedikasi sopir ambulans serta warga yang sigap membantu.

Mereka menilai tindakan tersebut sebagai bukti kepedulian masyarakat terhadap satu sama lain, meskipun dalam kondisi sulit. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Sekitar 20 Mitra Dinas Perpustakaan Makassar Siap Memberikan Diskon dan Berbagai Keuntungan ke Anggota Perpustakaan

Diskon dan berbagai keuntungan siap diberikan oleh sekitar 20 mitra Dinas Perpustakaan Makassar ke anggota perpustakaan.

Viral Pasar di Bekasi Dilanda Banjir Dadakan Akibat Hujan Deras, Pedagang Sibuk Selamatkan Dagangannya

Sebuah pasar di Bekasi Jawa Barat baru-baru ini dilanda banjir mendadak akibat curah hujan yang deras, dagangan pedagang ikut hanyut

Dorong Ekspor Durian, Pemkab Parigi Moutong Gagas Kerjasama Petani dan Perbankan Disertai Bimtek Terpadu

Pemkab Parigi Moutong dorong ekspor durian lewat kolaborasi petani & perbankan.

Ledakan Dahsyat Tabung Gas di Bekasi Lukai Dua Orang, Polisi Usut Penyebabnya

Tabung gas meledak di Bekasi, mengakibatkan dua korban alami luka bakar. Polisi usut penyebab, masyarakat diminta waspada.

Gubernur Terpilih Sultra Andi Sumagerukka Melakukan Kunjungan Silaturahim ke Jajaran Pemprov

Kunjungan silaturahim dilakukan oleh Gubernur terpilih Sulawesi Tenggara ke jajaran pemerintah provinsi atau pemprov.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;