Jadi Sorotan usai Pergi ke Jepang Tanpa Izin, Bupati Indramayu Lucky Hakim Sampaikan Klarifikasi Begini

Tangkap layar video yang menampilkan Bupati Indramayu, Lucky Hakim sedang menyampaikan penjelasan di depan awak media
Tangkap layar video yang menampilkan Bupati Indramayu, Lucky Hakim sedang menyampaikan penjelasan di depan awak media Source: (Foto/Instagram/@luckyhakimofficial)

Indramayu, gemasulawesi - Bupati Indramayu, Lucky Hakim, memberikan klarifikasi kepada publik terkait perjalanannya ke Jepang yang sempat menjadi sorotan.

Perjalanan tersebut dilakukan pada momen libur Lebaran dan menuai kritik karena dianggap meninggalkan tanggung jawab sebagai kepala daerah di saat penting.

Tak hanya itu, Lucky juga dikritik karena diduga tidak membuat laporan ataupun meminta izin resmi sebelum melakukan perjalanan ke luar negeri bersama keluarganya.

Dalam keterangannya kepada awak media pada Selasa, 8 April 2025, Lucky menjelaskan bahwa rencana keberangkatannya ke Jepang bukanlah sesuatu yang mendadak.

Baca Juga:
Dukung Acara Puncak Haul Guru Tua ke-57, Calon Bupati Parigi Moutong Nizar Rahmatu Sumbang Dua Ekor Sapi

Ia menegaskan bahwa perjalanan ini telah dirancang sejak lama, bahkan sebelum dirinya resmi menjabat sebagai Bupati.

Menurutnya, liburan tersebut merupakan bentuk janji yang ia berikan kepada keluarga, terutama anak-anaknya, yang merasa kehilangan waktu bersama selama masa kampanye Pilkada 2024.

"Selama kampanye saya jarang di rumah. Karena itu, saya berjanji kepada keluarga, khususnya anak-anak, untuk mengajak mereka liburan setelah pilkada usai," jelas Lucky Hakim di Indramayu.

Lebih lanjut, Lucky menyebut tiket keberangkatan ke Jepang sudah dibeli sejak Desember 2024. Dalam rencana awal, ia beserta keluarganya akan berangkat pada 2 April dan kembali pada 11 April 2025.

Baca Juga:
Abaikan Opsi Skema FWA dari Pemerintah, Pemkot Depok Wajibkan ASN Masuk Kerja 8 April 2025, Begini Alasannya

Namun, mengingat adanya hari kerja di antara tanggal tersebut, yaitu 8 hingga 10 April, ia menyatakan telah mencoba mengurus izin melalui staf yang ada di kantor pemerintahan daerah.

Sayangnya, permohonan izin itu tidak bisa diproses karena aturan yang berlaku mengharuskan pengajuan dilakukan minimal 14 hari kerja sebelum keberangkatan.

Menyadari hal itu, Lucky pun memilih untuk mempercepat kepulangannya menjadi 6 April, agar bisa kembali melaksanakan tugas pada 8 April sebagaimana mestinya.

Keputusan memajukan kepulangan, menurut Lucky, adalah bentuk tanggung jawabnya sebagai kepala daerah dan sebagai upaya menaati aturan meski ia menyadari ada keterlambatan administratif dalam proses pengajuan izin.

Baca Juga:
Heboh Ibu Muda di NTB Terpaksa Bawa Pulang Jenazah Bayi Pakai Taksi Online usai Tak Mampu Bayar Ambulans Jutaan Rupiah

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya baru mengetahui adanya surat edaran yang membatasi perjalanan kepala daerah selama masa libur Lebaran setelah sudah berada di Jepang.

"Mungkin saya kurang teliti. Banyak surat masuk setiap hari dan saya belum sempat membaca semuanya," ujar Lucky Hakim.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan transparansi, Lucky menyatakan telah berkoordinasi langsung dengan Gubernur Jawa Barat.

Ia juga berencana menyampaikan penjelasan secara langsung kepada Kementerian Dalam Negeri untuk menjernihkan adanya perbedaan tafsir mengenai definisi hari kerja dalam pengajuan izin perjalanan dinas.

Di akhir penjelasannya, Lucky menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indramayu apabila keputusannya menimbulkan kesalahpahaman. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Dukung Acara Puncak Haul Guru Tua ke-57, Calon Bupati Parigi Moutong Nizar Rahmatu Sumbang Dua Ekor Sapi

Calon Bupati Parigi Moutong, M. Nizar Rahmatu menyumbangkan 2 ekor sapi guna mendukung acara puncak Haul Guru Tua ke-57

Abaikan Opsi Skema FWA dari Pemerintah, Pemkot Depok Wajibkan ASN Masuk Kerja 8 April 2025, Begini Alasannya

Pemkot Depok mewajibkan para ASN di wilayahnya untuk masuk kerja lagi mulai 8 April 2025, meski pemerintah beri opsi FWA

Pj Bupati Parigi Moutong Tegaskan Komitmen Lestarikan Tradisi Lebaran Ketupat dan Jaga Persatuan Jelang PSU

Pj Bupati Parigi Moutong, Richard Arnaldo, tegaskan komitmen lestarikan tradisi Lebaran Ketupat sebagai warisan budaya.

Heboh Ibu Muda di NTB Terpaksa Bawa Pulang Jenazah Bayi Pakai Taksi Online usai Tak Mampu Bayar Ambulans Jutaan Rupiah

Seorang ibu terpaksa membawa jenazah bayinya pulang dari rumah sakit menggunakan taksi online karena tak mampu bayar ambulans di NTB

Gubernur Bali Larang Peredaran Air Minum Kemasan Plastik di Bawah 1 Liter di Wilayahnya, Begini Alasannya

Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan larangan untuk produksi maupun peredaran air minum kemasan plastik di bawah 1 liter di Bali

Berita Terkini

wave

10 HP Terbaik yang Akan Hadir di 2026: Spesifikasi, Fitur AI, dan Perbandingan Lengkap

Sedang mencari HP terbaik 2026? Simak daftar 10 smartphone terbaru dari Samsung, Xiaomi, Google, Vivo hingga OPPO lengkap dengan fitur AI

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali


See All
; ;