Viral Warga di Tabanan Bali Keluhkan Asap Pembakaran dari TPA Mandung, Sebut Jadi Polusi Bertahun-tahun

Tangkap layar video yang menampilkan kondisi salah satu desa di Tabanan yang terdampak asap pembakaran di TPU Mandung
Tangkap layar video yang menampilkan kondisi salah satu desa di Tabanan yang terdampak asap pembakaran di TPU Mandung Source: (Foto/Instagram/@st.ramawijaya)

Tabanan, gemasulawesi - Keluhan warga Desa Kukuh di Kabupaten Tabanan, Bali, kembali mencuat ke publik terkait asap pembakaran dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mandung.

Asap yang berasal dari pembakaran sampah tersebut dikabarkan cukup tebal dan terus-menerus mencemari udara di sekitar desa.

Kondisi ini membuat masyarakat Desa Kukuh resah karena asap tetap menggantung di udara bahkan hingga malam hari.

Sebagaimana terlihat dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @st.ramawijaya pada Minggu 27 April 2025, tampak seorang warga menyusuri jalan desa di tengah kepungan asap yang tidak kunjung menghilang.

Baca Juga:
Heboh Kandang Kambing di Malang Jawa Timur Terbakar Malam Hari, Pemilik Ditaksir Merugi Hingga Rp 50 Juta

Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa masalah asap ini bukanlah sesuatu yang baru, melainkan sudah berlangsung selama bertahun-tahun.

Asap yang terus-menerus mengepul dari TPA Mandung menimbulkan kekhawatiran serius terkait kesehatan masyarakat setempat.

Pihak warga kemudian meminta dengan tegas kepada penanggung jawab atau pihak yang memiliki wewenang atas pengelolaan TPA Mandung untuk segera mengambil tindakan nyata.

"Untuk para pewenang atau yang memiliki tanggung jawab untuk masalah TPA di Tabanan. Kami sebagai perwakilan Warga kami (Desa Kukuh) memohon agar segera lakukan tindakan terhadap hal ini. Asap ini sudah terjadi hampir bertahun-tahun," demikian keterangan dalam unggahan tersebut.

Baca Juga:
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Sebut Wisuda TK-SMA Hanya Indonesia, Umar Hasibuan: Kalo Ngomong Riset Dulu

Masalah polusi asap yang telah berlangsung lama ini tentu saja memantik berbagai reaksi dari warganet. 

Banyak dari mereka menyatakan keprihatinannya terhadap dampak kesehatan yang ditimbulkan akibat polusi asap bertahun-tahun itu.

"Bertahun tahun duhh gmna gk sesak ya pernafasannya pasti terganggu," tulis balasan dari akun @ngu*** dalam kolom komentar unggahan tersebut.

Tanggapan warganet tersebut menegaskan betapa bahayanya paparan asap bagi kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitar TPA Mandung.

Baca Juga:
Polsek Pulau Bunaken Terus Menggencarkan Patroli Jaga Kenyamanan Wisman dan Warga

Fenomena asap dari TPA ini menambah daftar panjang persoalan lingkungan yang perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

Selain mengganggu kenyamanan, keberadaan asap dalam jangka panjang berpotensi menimbulkan penyakit saluran pernapasan bagi warga, terutama anak-anak dan lansia.

Warga Desa Kukuh berharap agar pemerintah segera merespon keluhan ini dengan langkah-langkah nyata agar udara di desa mereka kembali bersih dan sehat. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Heboh Kandang Kambing di Malang Jawa Timur Terbakar Malam Hari, Pemilik Ditaksir Merugi Hingga Rp 50 Juta

Sebuah kandang kambing di Kabupaten Malang Jawa Timur mengalami kebakaran pada Minggu malam 27 April 2025 saat tanpa pengawasan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Sebut Wisuda TK-SMA Hanya Indonesia, Umar Hasibuan: Kalo Ngomong Riset Dulu

Pegiat medsos, Umar Hasibuan mengomentari pernyataan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang tak setuju dengan adanya wisuda untuk TK-SMA

Polsek Pulau Bunaken Terus Menggencarkan Patroli Jaga Kenyamanan Wisman dan Warga

Patroli jaga kenyamanan wisatawan mancanegara atau wisman dan warga di daerah Pulau Bunaken terus digencarkan oleh Polsek Pulau Bunaken.

Sebut Tak Ingin Bantu Penunggak Pajak Kendaraan di Jakarta, Gubernur Pramono Anung: Saya Akan Kejar Dia

Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengaku bakal mengejar penunggak pajak kendaraan di Jakarta karena telah menikmati fasilitas

Balai Karantina Lampung Gagalkan Penyelundupan 326 Ekor Burung Dilindungi dari Sumatera ke Jawa, Begini Kronologinya

Balai Karantina Lampung menggagalkan upaya penyelundupan ratusan burung dilindungi melalui pelabuhan Bakauheni Lampung

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;