Gandeng BI Perwakilan Sulsel, Pemerintah Kota Makassar Memperkuat Tata Kelola Digital di BUMD

Ket. Foto: Pemkot Makassar Memperkuat Tata Kelola Digital di BUMD
Ket. Foto: Pemkot Makassar Memperkuat Tata Kelola Digital di BUMD Source: (Foto/ANTARA/HO-Pemkot Makassar)

Makassar, gemasulawesi – Pemerintah Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, memperkuat tata kelola digital di perusahaan yang dinaunginya atau pada BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) dengan menggandeng Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan.

Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar, pada hari Selasa, tanggal 1 Juli 2025, menerangkan berbagai layanan publik seperti PD Parkir, PD Pasar, terminal hingga PDAM diarahkan untuk meminimalkan transaksi tunai demi akuntabilitas, transparansi, dan kemudahan layanan untuk masyarakat.

Menurutnya, ini bukan hanya sekadar untuk menghindarkan fitnah tetapi juga mencegah potensi risiko lain yang tidak diinginkan.

“Ada komitmen,” ujarnya. Dia menambahkan hal tersebut adalah dalam hal mendorong transformasi digital lewat program QRIS.

Baca Juga:
Upaya Turunkan Angka Kemiskinan, Gubernur Sulawesi Tengah Minta Pemkab dan Pemkot Perkuat Kolaborasi bersama Pemprov

Dia melanjutkan pembayaran-pembayaran yang berhubungan langsung dengan masyarakat harus diminimalisir semaksimal mungkin dengan tujuannya agar tidak ada lagi pembayaran tunai.

Dikutip dari Antara, dia mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Makassaar sebagai kota kedua di Indonesia yang dalam hal ini menjadi tuan rumah pelaksanaan Festival QRIS TAP.

Menurutnya, ini merupakan sebuah besar di Makassar. Dia berharap Kota Makassar semakin menjadi kota yang melek digital dan masyarakat Makassar siap menerima transformasi digital dengan baik.

Dia juga berharap Festival QRIS TAP Sulawesi Selatan yang diadakan di Makassar menjadi langkah akselerasi penggunaan QRIS secara luas, meningkatkan daya saing ekonomi daerah, dan mendukung inklusi keuangan.

Baca Juga:
Proses Autopsi Jenazah Pendaki Brazil yang Jatuh di Gunung Rinjani Batal Dilakukan di Mataram, Begini Alasannya

Oleh karena itu, Pemkot Makassar akan terus memperkuat kolaborasi dengan Bank Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan proses digitaliasi berjalan dengan optimal.

Itu termasuk dalam penerimaan retribusi serta pendapatan asli daerah.

Dia menyatakan pihaknya berharap ini menjadi bagan dari progres tata pemerintahan yang lebih baik.

Dia juga menyampaikan pihaknya memohon untuk terus diberikan bimbingan dan masukan dari masyarakat agar seluruh proses pemerintahan didukung sistem pembayaran digital yang kuat. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave

Upaya Turunkan Angka Kemiskinan, Gubernur Sulawesi Tengah Minta Pemkab dan Pemkot Perkuat Kolaborasi bersama Pemprov

Gubernur Sulteng meminta pemkab dan pemkot untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi bersama dengan pemerintah provinsi.

Proses Autopsi Jenazah Pendaki Brazil yang Jatuh di Gunung Rinjani Batal Dilakukan di Mataram, Begini Alasannya

Proses autopsi terhadap jenazah pendaki Brasil, Juliana Marins, yang sebelumnya direncanakan akan dilakukan di Mataram, batal, ini sebabnya

Penegak Hukum Didesak BEM Nusantara Tertibkan Tambang Ilegal di Parigi Moutong

Penegak hukum didesak oleh BEM Nusantara untuk menertibkan tambang ilegal di Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong Perpanjang Masa Kontrak PPPK dari 1 Tahun Menjadi 5 Tahun

Masa kontrak PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong diperpanjang dari 1 tahun menjadi 5 tahun.

142 Korban Terorisme di Sulawesi Tengah Terima Kompensasi Rp23,9 Miliar, LPSK Tegaskan Hak Penyintas Harus Terpenuhi

LPSK mengabarkan bahwa sebanyak 142 korban tindak pidana terorisme di wilayah Sulawesi Tengah telah menerima kompensasi dari negara

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;