SPMB Gantikan PPDB, Disdikbud Parimo Sosialisasikan Mekanisme Baru

Peserta mengikuti sosialisasi Pedoman Pengelolaan Ijazah dan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar tahun 2025, yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, di aula Kantor Bupati, Jumat (23/5/2025).
Peserta mengikuti sosialisasi Pedoman Pengelolaan Ijazah dan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar tahun 2025, yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, di aula Kantor Bupati, Jumat (23/5/2025). Source: (Foto : Doc, Bisalanews.id)

Parigi Moutong, gemasulawesi – Untuk tahun ajaran 2025/2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, mulai memperkenalkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) sebagai pengganti mekanisme Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Sosialisasi tersebut diadakan pada hari Jumat, 23 Mei 2025, serta digelar di aula lantai dua Kantor Bupati Parimo.

Pada acara sosialisai tersebut juga dihadiri dan dipimpin oleh Kepala Bidang Manajemen Pembinaan Sekolah Dasar Disdikbud Parimo, Ibrahim.

Menurut Ibrahim, adanya SPMB bertujuan menciptakan mekanisme penerimaan yang transparan, adil, dan inklusif di seluruh sekolah negeri, dan tidak terkecuali padea sekolah swasta.

Ia menambahkan, pemahaman menyeluruh dari seluruh pihak sangat penting agar sistem dapat diterapkan dengan lancar.

Ibrahim juga berharap agar segala pihak yang terlibat mampu paham secara menyeluruh terkait regulasi ini.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap agar seluruh pihak, mulai dari sekolah, orang tua, maupun calon siswa, bisa memahami regulasi baru secara menyeluruh,” ucap Ibrahim.

Adapun mekanisme penerimaan siswa melalui SPMB dibagi berdasarkan jenjang pendidikan, dengan beberapa jalur yang disesuaikan untuk SD dan SMP.

Untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), SPMB terdiri dari 3 jalur penerimaan, yaitu sebagai berikut:

1). Jalur domisili, dengan kriteria jarak rumah ke sekolah sebagai pertimbangan;

2). Jalur afirmasi, dengan krteria siswa dari keluarga kurang mampu serta siswa penyandang disabilitas;

3). Jalur mutasi, dengan kriteria anak dari orang tua yang pindah tugas dan juga anak dari guru.

Sementara itu, untuk jenjang SMP, tersedia beberapa jalur penerimaan, yaitu sebagai berikut:

1). Jalur domisili atau lokasi tempat tinggal siswa;

2). Jalur afirmas atau prioritas untuk siswa berkebutuhan khusus dan keluarga tidak mampu;

3). Jalur prestasi, yaitu untuk siswa yang memiliki prestasu di bidang akademik atau non-akademik;

Disdikbud menegaskan bahwa SPMB akan diterapkan di seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta, di Kabupaten Parigi Moutong.

Langkah ini akan dapat mulai diberlakukan pada tahun ajaran 2025/2026, sebagai upaya standarisasi proses penerimaan siswa di lingkup sekolah pada wilayah terkait.

Dengan penerapan kebijakan ini, diharapkan proses pendaftaran siswa baru menjadi lebih objektif dan menjamin akses pendidikan yang setara. (*/Dani)

...

Tags

Artikel Terkait

wave

Disdikbud Parimo Dorong Transformasi Evaluasi Belajar SD Lewat Bimtek Soal AKM Berbasis Literasi dan Numerasi

Disdikbud Parigi Moutong menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan soal ujian semester berbasis Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)

Disdikbud Parigi Moutong Optimalkan DAK Fisik Rp30 Miliar untuk Rehabilitasi dan Pembangunan Sarana Sekolah 2024

Disdikbud Parimo menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun Anggaran 2024 berjalan dengan baik

Cegah Stunting di Parigi Moutong: Prioritas Nasional, Pemetaan Desa, dan Pelatihan Gizi Lokal

Pemda Parigi Moutong tegaskan komitmen entaskan stunting lewat Program Prioritas Nasional yang jadi fokus Bappelitbangda.

MBG Sebagai Program Nasional Dukung Visi Misi Indonesia Emas 2025

Bappelitbangda Parigi Moutong menjadikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai fokus utama dalam daftar prioritas nasional.

Disdikbud Parimo Gelar O2SN, GSI, dan FLS2N SMP 2025 Sebagai Wujud Komitmen Pengembangan Potensi Siswa

Disdikbud Parimo gelar O2SN, GSI, dan FLS2N 2025 tingkat SMP, wadah kembangkan bakat olahraga, seni, dan sastra siswa se-Parigi Moutong.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;