Polresta Gorontalo Ungkap Sindikat Pencurian Baterai Panel Surya

Kotak komponen listrik lampu tenaga surya yang telah dibobol oleh pelaku pencurian di Kota Gorontalo.
Kotak komponen listrik lampu tenaga surya yang telah dibobol oleh pelaku pencurian di Kota Gorontalo. Source: (Foto/ANTARA/HO Humas Polresta Gorontalo Kota)

Daerah, gemasulawesi - Tim Opsnal Satreskrim Polresta Gorontalo Kota mengungkap jaringan pencuri baterai panel listrik tenaga surya.

Peristiwa itu terjadi di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

AKP Akmal Novian Reza, Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kota, menyampaikan di Gorontalo, Kamis, bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan.

Laporan tersebut datang dari bagian supervisi teknik PT. Pelindo Gorontalo.

Baca Juga:
DPR Minta Imigrasi Perbaiki Sistem SDUWHV Setelah Ribuan Pelamar Mengeluh Kesulitan Unggah Dokumen

Isi laporan mencatat hilangnya dua baterai beserta rangkaian komponen listrik pada panel surya.

“Dalam laporan itu, kerugian perusahaan diperkirakan mencapai Rp7 juta, sehingga petugas langsung turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan,” ujar Akmal.

Setelah memeriksa beberapa saksi, tim Opsnal Satreskrim berhasil mengidentifikasi tiga orang yang diduga pelaku.

Mereka dicurigai melakukan pembongkaran dan pencurian aset perusahaan tersebut.

Baca Juga:
Kemendag Panggil Gold’s Gym: Tuntut Penjelasan atas Penutupan Gerai dan Kompensasi Konsumen

Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa pelaku utama adalah seorang pria berinisial A, yang tercatat sebagai residivis kasus pencurian.

Berdasarkan informasi itu, tim Opsnal berhasil menangkap pria tersebut di rumahnya pada Selasa (14/10) tanpa perlawanan.

Pelaku mengaku melakukan aksi itu bersama dua rekannya yang berinisial I dan H.

Selanjutnya, tim Opsnal berhasil mengamankan I dan H di kediaman mereka masing-masing tanpa adanya perlawanan.

Baca Juga:
Bulog Pastikan Beras Bantuan dan SPHP Layak Konsumsi dengan Kualitas Terjaga

Pengembangan penyelidikan dilanjutkan ke salah satu lokasi penjualan barang bekas di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, di mana polisi berhasil mengamankan dua unit baterai sebagai barang bukti.

Ketiga pemuda itu mengakui perbuatannya, bahwa mereka mencuri peralatan tersebut dan menjualnya ke tempat barang bekas.

Setelah menangkap para pelaku dan mengamankan barang bukti, tim Opsnal membawa mereka ke Mapolresta Gorontalo Kota untuk diproses lebih lanjut.

“Tiga orang ini kini diamankan di Mapolres untuk menjalani proses hukum dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada polisi jika menemukan atau mengetahui tindak kejahatan yang mengganggu keamanan dan ketertiban,” jelasnya.

Baca Juga:
BMKG: Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan, Sejumlah Daerah Diperkirakan Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang

Untuk mencegah kejadian serupa, Polresta Gorontalo Kota bersama jajaran Polsek akan meningkatkan patroli wilayah dan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), khususnya di area rawan gangguan keamanan. (ANTARA)

...

Artikel Terkait

wave

Menakar Pengaruh Game Online Terhadap Potensi Teroris

Game online berpotensi menjadi cikal bakal membentuk karakter-karakter teroris jika tidak dalam kontrol atau pengawasan ketat dari orang tua

Bupati Berang Lampiran Jumlah Titik WPR Dimanipulasi, Nama Wabup Parigi Moutong dan Hamka Lagala Ikut Terseret

Bupati Parigi moutong tidak terima lampiran pengusulan titik WPR dirubah oleh oknum tidak bertanggungjawab.

Hindari Risiko Keracunan, Dapur SPPG di Lampung Terapkan Pencucian Bertahap

Dapur SPPG Rama Indera 2 membersihkan ompreng MBG secara berlapis, menjaga kebersihan dan higienitas makanan siswa.

Pelindo Pastikan Pelabuhan Pulau Baai Aman Pasca Senggolan MT Kencana Express dan CSD Costa Fortuna 3

Insiden kapal di Pulau Baai ditangani cepat, aktivitas pelabuhan tetap lancar, normalisasi alur dan keselamatan dijaga ketat.

Pemerintah Kabupaten Parimo akan Membagikan Seragam Gratis kepada Siswa Baru

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) membagikan 15.440 seragam sekolah gratis senilai Rp3,8 miliar bagi siswa baru SD dan SMP.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;