Zainal Abidin Sebut Jabatan Ketua Umum PB Alkhairat Masih Sah

<p>Zainal Abidin Sebut Jabatan Ketua Umum PB Alkhairat Masih Sah</p>
Zainal Abidin Sebut Jabatan Ketua Umum PB Alkhairat Masih Sah

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Ketua Dewan Pakar Pengurus Besar (PB) Alkhairat Prof Dr Zainal Abidin menyebutkan jabatan Ketua Umum PB Alkhairat Habib Ali bin Muhammad Aljufri dianggap masih sah menurut AD/ART, status ketua utama lebih tinggi dari muktamar.

Prof Dr Zainal Abidin yang juga merupakan Ketua Steering Commite (SC) Muktamar Besar IX itu menambahkan, keputusan ketuan utama itu sah berdasarkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga PB Alkhairat, dimana ketua utama memiliki hak prerogatif termasuk penunjukan ketua umum untuk melanjutkan masa jabatannya.

“Di Anggaran Dasar atau Anggaran Rumah Tangga PB alkhairat, ketua utama statusnya lebih tinggi dari Muktamar. Bahkan kami diminta, oleh ketua utama pada waktu itu, untuk merancang AD/ART yang membolehkan ketua utama untuk mengangkat ketua umum juga meminta beberapa orang untuk membantu menetapkan komposisi dan personalia PB Alkhairaat,” ujarnya.

Prof dr Zainal Abidin menanggapi, pihak yang mengatasnamakan tokoh pemuda alkhairat yang mempertanyakan keabsahan masa jabatan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Alkhairat Habib Ali bin Muhammad Aljufri.

Baca: Tim Satgas Adipura Dikerahkan Pantau Kebersihan Kota di Palu

Ia mengakui, masa kepengurusan PB Alkhairat memang telah berakhir dan seharusnya sudah digantikan pergantian melalui muktamar.

Untuk itu, pihaknya juga mengagendakan muktamar yang sedianya akan digelar pada 2020 tahun lalu, namun ditunda dikarenakan adanya pandemi Covid-19.

Ia menambahkan, muktamar kali ini kembali digelar, antara lain karena atas instruksi dari ketua utama.

“Jika situasinya baik dan kondusif dan pemerintah mengizinkan, maka muktamar akan kembali dilaksanakan. Itu yang dilakukan pimpinan PB saat ini dengan kepanitiaanian yang dibentuk dua tahun lalu,” ujarnya. (*/Ikh)

Baca: Hilang Saat Memancing, Nelayan di Muna Ditemukan Meninggal Dunia

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Tim Satgas Adipura Dikerahkan Pantau Kebersihan Kota di Palu

Satuan Tugas (Satgas) Razia Adipura dikerahkan Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah memantau ketertiban dan menjaga kebersihan kota

Hilang Saat Memancing, Nelayan di Muna Ditemukan Meninggal Dunia

Hilang saat memancing di perairan Torega, Desa Moasi, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara pada Jumat

Nelayan Hilang di Perairan Majene, SAR Bentuk TIM Pencarian

Nelayan Bernama Bakri 41 tahun, dilaporkan hilang keluarganya, saat pergi melaut Sabtu 09 Juli 2022 pukul 05.00 WITA di perairan majene

Banjir Rendam Tiga Kelurahan di Kabupaten Tojo Una-Una

Banjir merendam tiga kelurahan di Kabupaten Tojo Una-una, Provinsi Sulawesi Tengah, pukul 17.00 WITA, Sabtu 09 Juli 2022

Antisipasi Bencana Alam, BPBD Palu Tinjau Lokasi Buat Gudang Logisitik

Antisipasi bencana Alam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu, Sulawesi tengah, tinjau lokasi yang direncanakan untuk

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;